Menlu Sugiono Tinjau Kesiapan SMA Taruna Nusantara Langowan, Tekankan Pendidikan Karakter
- account_circle Red Pronews
- calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
- visibility 234
- comment 0 komentar
- print Cetak

Menteri Luar Negeri RI sekaligus Kepala Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN), Sugiono, memberikan arahan kepada para pamong dan tenaga pendidik saat melakukan kunjungan kerja di Kampus SMA Taruna Nusantara Langowan, Kabupaten Minahasa, Sabtu (27/6/2026), dalam rangka meninjau kesiapan sarana, prasarana, dan penguatan pendidikan karakter calon pemimpin bangsa. (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA, PRONEWS5.COM – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia yang juga menjabat sebagai Kepala Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN), Sugiono, meninjau kesiapan operasional Kampus SMA Taruna Nusantara di Langowan, Kabupaten Minahasa, Sabtu (27/6/2026).
Kunjungan tersebut difokuskan untuk memastikan seluruh sarana, prasarana, serta sistem pembinaan karakter telah siap mendukung proses pendidikan calon pemimpin bangsa.
Kedatangan Sugiono disambut Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara Kampus Langowan, Brigjen TNI (Cpn) Rhino Charles Tuwo, bersama Kapolda Sulawesi Utara, Ketua GEMPAR Sulawesi Utara Ovel Mait, jajaran pengurus Gerindra, serta unsur pimpinan sekolah.
Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dengan penampilan tarian perang Kabasaran dari Kota Tomohon sebagai bentuk penghormatan kepada tamu kehormatan.

Usai penyambutan, Sugiono bersama Brigjen Rhino Charles Tuwo melakukan inspeksi menyeluruh terhadap fasilitas kampus.
Peninjauan mencakup ruang belajar, asrama, fasilitas penunjang pendidikan, hingga area pembinaan taruna dan taruni.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas memenuhi standar pendidikan dan siap digunakan dalam membentuk generasi muda berkarakter, berintegritas, serta memiliki jiwa kepemimpinan.
Dalam arahannya kepada para pamong, Sugiono mengungkapkan bahwa Kampus SMA Taruna Nusantara Langowan merupakan kampus kedua yang dikunjunginya dari enam kampus SMA Taruna Nusantara di Indonesia sejak dipercaya memimpin LPTTN pada 2022.
Menurutnya, penguatan tata kelola lembaga menjadi salah satu prioritas utama agar kualitas pendidikan terus meningkat secara merata di seluruh kampus.
Ia menegaskan keberhasilan sebuah sekolah tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kualitas karakter, integritas, dan kontribusi para alumninya bagi bangsa.
“SMA Taruna Nusantara sejak awal didirikan bukan sekadar mencetak lulusan yang unggul secara akademik, melainkan membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, patriotisme, wawasan kebangsaan, disiplin, keberanian, semangat perjuangan, serta ketahanan mental sebagai bekal menjadi pemimpin Indonesia,” tegas Sugiono.

Ia menjelaskan, proses seleksi peserta didik dilakukan secara ketat untuk memperoleh taruna dan taruni terbaik yang mampu mengikuti sistem pendidikan berbasis karakter.
Pengembangan seluruh kampus SMA Taruna Nusantara, lanjutnya, juga memperoleh dukungan penuh dari Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Sugiono juga meminta seluruh pamong dan tenaga pendidik mampu beradaptasi dengan perkembangan sistem pendidikan tanpa meninggalkan nilai-nilai utama pembentukan karakter.
LPTTN, katanya, akan terus memberikan dukungan terhadap peningkatan kapasitas tenaga pendidik sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka.

Menutup arahannya, Sugiono mengajak seluruh keluarga besar SMA Taruna Nusantara untuk menjaga kesehatan dan terus bersemangat dalam mendidik calon-calon pemimpin bangsa.
Suasana pertemuan semakin hangat ketika Sugiono mengungkapkan dirinya merupakan alumni Angkatan V SMA Taruna Nusantara.
Ia mengaku bangga karena Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara Kampus Langowan, Brigjen TNI (Cpn) Rhino Charles Tuwo, merupakan seniornya semasa menempuh pendidikan.
Hubungan tersebut, menurutnya, menjadi bukti kuatnya ikatan kekeluargaan antarsesama alumni yang terus berkontribusi memajukan SMA Taruna Nusantara sebagai institusi pencetak calon pemimpin Indonesia.
[**/VAN]
- Penulis: Red Pronews



Saat ini belum ada komentar