Pimpin Apel Kendaraan Dinas, Gubernur YSK Tegaskan Tertib Pengelolaan Aset
- account_circle (**/VAN)
- calendar_month Senin, 20 Apr 2026
- visibility 338
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling saat memimpin apel dan pemeriksaan kendaraan dinas di halaman Kantor Gubernur Manado, Senin (20/04/2026). (Foto:Dok)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MANADO, PRONEWS5.COM — Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling memimpin langsung Apel Kendaraan Dinas (Kendis) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulut, Senin (20/04/2026), di halaman belakang Kantor Gubernur Manado. Kegiatan ini menjadi langkah konkret audit fisik dan penataan aset daerah guna memperkuat transparansi dan akuntabilitas.
Dalam arahannya, YSK menegaskan bahwa apel kendaraan dinas bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya sistematis memastikan seluruh aset milik daerah terdata, terawat, dan digunakan sesuai peruntukannya. Ia menekankan bahwa setiap kendaraan dinas harus dapat dipertanggungjawabkan secara administrasi maupun fisik.
“Kendaraan dinas bukan simbol status sosial, melainkan instrumen vital untuk melayani masyarakat. Setiap aset berasal dari mandat dan uang rakyat,” tegas YSK di hadapan jajaran perangkat daerah.
Ia juga mengingatkan pentingnya integritas dalam pengelolaan aset. Mulai dari komponen kecil hingga penggunaan bahan bakar, seluruhnya harus diawasi secara ketat. Menurutnya, lemahnya pengawasan selama ini berpotensi membuka celah penyalahgunaan yang berdampak pada kerugian daerah.
Dalam apel tersebut, Gubernur menginstruksikan seluruh kepala perangkat daerah dan pengguna kendaraan dinas untuk melakukan perawatan rutin, pengawasan melekat, serta memastikan kendaraan selalu dalam kondisi prima.
Ia juga memperingatkan agar tidak ada lagi kelalaian atau penyalahgunaan fasilitas negara.
“Perawatan yang baik akan mencegah kerusakan berat, memperpanjang usia pakai, dan menekan beban anggaran daerah. Tata kelola aset yang sehat mencerminkan birokrasi yang profesional dan bersih,” ujarnya.
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya penertiban aset daerah yang selama ini kerap menjadi sorotan dalam pengelolaan keuangan pemerintah.
Dengan audit fisik langsung di lapangan, pemerintah berupaya memastikan tidak ada kendaraan dinas yang disalahgunakan atau tidak terdata.
Di akhir arahannya, YSK mengajak seluruh jajaran untuk menjaga amanah pengelolaan aset daerah demi peningkatan pelayanan publik di Sulawesi Utara.
- Penulis: (**/VAN)
- Editor: Christo Senduk



Saat ini belum ada komentar