Levita Supit Buka Jalan Investor, HIPPINDO Dukung Penuh TIFF 2026
- account_circle (**/ARP)
- calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
- visibility 176
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua Umum Panitia TIFF 2026 Levita G. Supit bersama Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk dan Wakil Wali Kota Sendy Tumajar saat bertemu jajaran HIPPINDO di Jakarta untuk membahas dukungan dan peluang investasi pada TIFF 2026. (Foto. Dok)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TOMOHON, PRONEWS5.COM – Upaya Ketua Umum Panitia Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026, Levita G. Supit, SH., MH, membangun sinergi dengan dunia usaha nasional mulai menunjukkan hasil nyata. Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan TIFF 2026, sekaligus membuka peluang masuknya investor ke Kota Tomohon.
Dukungan tersebut mengemuka dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor HIPPINDO, Jakarta, yang dihadiri Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk, Wakil Wali Kota Sendy Tumajar, bersama Ketua Umum Panitia TIFF 2026, Levita G. Supit.
Pertemuan itu menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kota Tomohon dan panitia dalam memperkuat kolaborasi antara sektor pemerintahan dengan dunia usaha menjelang pelaksanaan TIFF 2026 pada 7–12 Agustus mendatang.
Tidak sekadar memberikan dukungan simbolis, HIPPINDO memastikan akan berpartisipasi dengan menghadirkan satu float pada agenda puncak Tournament of Flowers.
Lebih dari itu, organisasi yang menaungi pelaku usaha ritel nasional tersebut juga menyatakan kesiapan membawa sejumlah pelaku usaha yang berpotensi menjadi investor untuk melihat langsung berbagai peluang investasi yang dimiliki Kota Tomohon.
Ketua Umum Panitia TIFF 2026, Levita G. Supit, menegaskan bahwa sejak awal konsep penyelenggaraan TIFF tahun ini tidak hanya difokuskan sebagai festival bunga bertaraf internasional.
Menurutnya, TIFF harus menjadi instrumen pembangunan daerah yang mampu mempertemukan potensi lokal dengan dunia investasi.
“TIFF 2026 kami rancang bukan hanya sebagai ajang promosi pariwisata, tetapi juga sebagai pintu masuk investasi.
Kami ingin para pelaku usaha melihat langsung potensi Tomohon sehingga dapat membuka peluang kerja sama yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Strategi tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam meningkatkan nilai tambah penyelenggaraan TIFF. Selama ini festival bunga identik dengan atraksi wisata dan budaya.
Namun, melalui pendekatan yang lebih komprehensif, panitia berupaya menjadikan TIFF sebagai momentum memperkenalkan potensi investasi di berbagai sektor, mulai dari pariwisata, perdagangan, pertanian hortikultura, ekonomi kreatif hingga pengembangan usaha berbasis kearifan lokal.
Kehadiran HIPPINDO juga dipandang sebagai sinyal positif terhadap meningkatnya kepercayaan dunia usaha terhadap Kota Tomohon.
Dengan jaringan pelaku usaha yang luas di tingkat nasional, organisasi tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam memperluas promosi investasi sekaligus memperkenalkan peluang bisnis yang tersedia di daerah.
TIFF 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 7–12 Agustus 2026 dengan menghadirkan rangkaian kegiatan yang memadukan promosi pariwisata, budaya, perdagangan, serta investasi.
Pemerintah Kota Tomohon berharap penyelenggaraan tahun ini tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga menghasilkan kerja sama investasi yang memberikan manfaat jangka panjang bagi pembangunan daerah.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, panitia pelaksana, dan dunia usaha diharapkan menjadi fondasi kuat dalam memperkuat posisi Tomohon sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia sekaligus kota yang semakin menarik bagi investor nasional maupun internasional.
- Penulis: (**/ARP)



Saat ini belum ada komentar