Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Terkuaknya Dugaan Rekrutmen Berbayar Pendamping Desa di Purbalingga: Ujian Serius Integritas Publik dan Kepercayaan Masyarakat

Terkuaknya Dugaan Rekrutmen Berbayar Pendamping Desa di Purbalingga: Ujian Serius Integritas Publik dan Kepercayaan Masyarakat

  • account_circle rafael
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • visibility 319
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Purbalingga – Publik dikejutkan dengan mencuatnya dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam proses rekrutmen pendamping desa di Purbalingga.

Dugaan ini tidak hanya menimbulkan keresahan, tetapi juga membuka pertanyaan besar terkait integritas proses rekrutmen yang seharusnya menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan.

Berdasarkan informasi yang beredar, kronologi bermula pada awal tahun 2025 ketika Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi mengeluarkan kebijakan terkait penguatan peran pendamping desa, termasuk Tenaga Ahli (TA), Pendamping Desa (PD), dan Pendamping Lokal Desa (PLD).

Kebijakan ini sejatinya bertujuan memperkuat pembangunan desa agar lebih efektif dan tepat sasaran.

Namun, pada pertengahan tahun 2025, tepatnya saat kegiatan reses yang dilakukan oleh seorang anggota DPR RI di wilayah Purbalingga, muncul agenda pengumpulan data calon TA dan PD yang seharusnya menjadi bagian awal dari proses rekrutmen yang transparan.

Dalam perkembangannya, justru muncul dugaan praktik menyimpang yang mencederai proses tersebut.

Seorang oknum anggota DPRD Purbalingga berinisial MSF diduga melakukan rekrutmen dengan pola “berbayar”.

Berdasarkan pengakuan salah satu pihak yang merasa menjadi korban, sejumlah biaya disebut dipatok dengan nominal yang tidak kecil, yakni berkisar antara Rp3,5 juta hingga lebih dari Rp10 juta, tergantung posisi yang diinginkan.

Bahkan, disebutkan adanya janji bahwa pihak yang membayar akan dipastikan lolos dalam seleksi.

Ironisnya, proses seleksi yang dijanjikan tidak pernah benar-benar terlaksana sebagaimana mestinya.

Jadwal seleksi yang semula direncanakan mengalami penundaan berulang, sementara para peserta yang telah membayar biaya justru berada dalam ketidakpastian.

Hingga akhirnya, pada awal tahun 2026, kebijakan perpanjangan masa tugas pendamping desa lama dikeluarkan, yang berdampak pada tidak adanya pengangkatan baru.

Akibatnya, para pihak yang telah mengeluarkan sejumlah uang tidak hanya gagal mendapatkan posisi yang dijanjikan, tetapi juga tidak memperoleh pengembalian dana.

Kondisi ini menimbulkan rasa dirugikan dan kekecewaan mendalam, karena mereka merasa telah dijanjikan sesuatu yang tidak pernah terealisasi.

Dugaan praktik ini, apabila terbukti benar, berpotensi melanggar berbagai ketentuan, termasuk prinsip rekrutmen yang transparan sebagaimana diatur dalam regulasi terkait desa, serta beririsan dengan ketentuan hukum mengenai penyalahgunaan wewenang dan tindak pidana korupsi.

Lebih dari itu, praktik semacam ini juga mencoreng citra lembaga serta merusak kepercayaan masyarakat terhadap proses pemerintahan.

Oleh karena itu, diperlukan langkah serius dan transparan dari seluruh pihak terkait untuk menelusuri kebenaran dugaan ini.

Penanganan yang terbuka tidak hanya penting untuk memberikan keadilan bagi pihak yang dirugikan, tetapi juga untuk menjaga integritas sistem rekrutmen publik ke depan.

Publik berhak mendapatkan kejelasan atas persoalan ini. Kepercayaan masyarakat hanya dapat dijaga apabila setiap dugaan pelanggaran ditangani secara jujur, tegas, dan akuntabel.

  • Penulis: rafael

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemensetneg Gandeng Kemlu Perkuat Kompetensi Pejabat Fungsional Analis Kerja Sama

    Kemensetneg Gandeng Kemlu Perkuat Kompetensi Pejabat Fungsional Analis Kerja Sama

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle (**/IND)
    • visibility 120
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM – Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) melalui Pusat Pembinaan Analis Kerja Sama (Pusbin AKS) berkolaborasi dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyelenggarakan Pelatihan Teknis Penyusunan Dokumen Perjanjian Kerja Sama di Gedung Auditorium Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Luar Negeri (Pusdiklat Kemlu), Jakarta, Senin (07/09/2026). Pelatihan tersebut diselenggarakan untuk meningkatkan kompetensi dan […]

  • Proyek Biorefinery dan Bioethanol Perkuat Ketahanan Energi Hijau

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Jakarta – Proyek biorefinery dan bioethanol yang dikembangkan oleh Pertamina bersama Danantara Indonesia menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional berbasis sumber daya terbarukan dan ekonomi sirkular. Pengoperasian proyek ini tidak hanya berorientasi pada transisi energi, tetapi juga menjadi bagian dari agenda besar pemerintah dalam mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil, memperkuat bauran energi nasional, […]

  • Senator Stefa Turun ke Pasar Tondano, Awasi Bantuan Pangan dan Harga Sembako

    Senator Stefa Turun ke Pasar Tondano, Awasi Bantuan Pangan dan Harga Sembako

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 254
    • 0Komentar

    TONDANO, PRONews5.com — Anggota DPD RI dapil Sulawesi Utara, Stefanus B.A.N. Liow, turun langsung melakukan monitoring dan evaluasi bantuan pangan pemerintah serta pemantauan harga bahan pokok di Pasar Tondano, Kabupaten Minahasa, Senin (11/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan bersama jajaran Bulog Wilayah Sulawesi Utara-Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Minahasa sebagai langkah memastikan stabilitas pangan tetap terjaga di tengah […]

  • Kejati Sulut “Kuliti” dr. Vanny Tamansa dengan 16 Pertanyaan Terkait Dugaan Korupsi Dana Bencana Gunung Ruang

    Kejati Sulut “Kuliti” dr. Vanny Tamansa dengan 16 Pertanyaan Terkait Dugaan Korupsi Dana Bencana Gunung Ruang

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 1.122
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com — Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) Fraksi Golkar, dr. Vanny Tamansa, menjalani pemeriksaan marathon di Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kejati Sulut), Senin (16/3/2026), terkait penyidikan dugaan korupsi dana siap pakai stimulan perbaikan dan pembangunan kembali rumah warga terdampak erupsi Gunung Ruang. Politisi Golkar dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sitaro III […]

  • Masyarakat Dukung Kapolres Boltim Tutup Aktivitas PETI di Perkebunan Mintu

    Masyarakat Dukung Kapolres Boltim Tutup Aktivitas PETI di Perkebunan Mintu

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 247
    • 0Komentar

    BOLTIM, PRONEWS5.COM– Langkah tegas Kapolres Bolaang Mongondow Timur (Boltim), AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, dalam menutup aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Perkebunan Mintu, Desa Motongkad Bersatu, Kecamatan Motongkad, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, mendapat dukungan dan apresiasi dari masyarakat setempat. Warga menilai tindakan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Boltim tersebut merupakan keputusan yang tepat […]

  • Opta Jagokan Spanyol dan Belgia, Matchday Kedua Grup G-H Piala Dunia 2026 Memanas

    Opta Jagokan Spanyol dan Belgia, Matchday Kedua Grup G-H Piala Dunia 2026 Memanas

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 236
    • 0Komentar

    BERITA BOLA, PRONEWS5.COM – Persaingan di Grup G dan H Piala Dunia FIFA 2026 memasuki fase krusial. Setelah seluruh kontestan gagal meraih kemenangan pada laga pembuka, matchday kedua yang digelar Senin (22/6/2026) menjadi momentum penting bagi delapan negara untuk menjaga peluang lolos ke babak 16 besar. Berdasarkan simulasi superkomputer dari , dua raksasa sepak bola […]

expand_less