Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Kejagung Setor Rp11,4 Triliun ke Negara, Hasil Sikat Korupsi dan Penertiban Hutan

Kejagung Setor Rp11,4 Triliun ke Negara, Hasil Sikat Korupsi dan Penertiban Hutan

  • account_circle [**/VIC]
  • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
  • visibility 293
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, PRONEWS5.COM – Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung) kembali menunjukkan tajinya dalam penyelamatan keuangan negara. Lembaga penegak hukum itu menyetorkan total Rp11,4 triliun ke kas negara, dalam sebuah seremoni yang disaksikan langsung Presiden Prabowo Subianto, Jumat (10/4/2026).

Setoran tersebut merupakan akumulasi dari berbagai sumber penerimaan negara yang berhasil diamankan melalui penegakan hukum dan penertiban sektor kehutanan.

Rinciannya meliputi denda administratif dan hasil kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) sebesar Rp7,23 triliun.
Selain itu, Kejagung juga menyumbang penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari penanganan perkara korupsi senilai Rp1,96 triliun.

Sementara dari sektor perpajakan, terdapat tambahan pemasukan Rp967 miliar, ditambah setoran pajak dari PT Agrinas Palma Nusantara sebesar Rp108 miliar.
Tak hanya itu, denda dari pelanggaran lingkungan hidup turut menyumbang Rp1,1 triliun dalam total dana yang diserahkan ke negara.

Jaksa Agung, ST Burhanuddin, menegaskan bahwa lemahnya penegakan hukum akan berdampak serius terhadap keuangan negara. Ia mengingatkan bahwa negara bisa kehilangan aset strategis hingga kewibawaan jika praktik-praktik ilegal, khususnya di sektor kehutanan, tidak ditindak tegas.

“Negara tidak boleh kalah dari mafia yang mengeksploitasi kekayaan hutan Indonesia,” tegasnya.

Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi capaian tersebut. Ia menyebut keberhasilan penyelamatan keuangan negara ini menjadi bukti konkret kerja pemerintah dalam waktu relatif singkat.

Menurutnya, sejak awal masa pemerintahannya, upaya serupa telah berulang kali membuahkan hasil. Pada Oktober 2025, negara berhasil menyelamatkan Rp13,25 triliun dari kasus ekspor crude palm oil (CPO).

Dua bulan kemudian, kembali diamankan Rp6,62 triliun.

Dengan tambahan terbaru ini, total dana yang berhasil diselamatkan pemerintah mencapai sekitar Rp31,3 triliun.

Presiden menekankan, angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan memiliki dampak nyata bagi pembangunan nasional. Salah satu contohnya, dana tersebut berpotensi digunakan untuk memperbaiki puluhan ribu fasilitas pendidikan di seluruh Indonesia.

Langkah agresif Kejagung dalam memulihkan kerugian negara dinilai menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak memberi ruang bagi praktik mafia, khususnya dalam pengelolaan sumber daya alam. Penegakan hukum yang tegas diharapkan terus berlanjut demi menjaga stabilitas dan kesejahteraan nasional.

  • Penulis: [**/VIC]

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hilirisasi Jadi Kunci Komoditas Perkebunan Naik Kelas

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah terus memperkuat strategi hilirisasi sebagai langkah konkret untuk meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan nasional. Upaya ini dinilai menjadi kunci dalam mendorong daya saing produk Indonesia di pasar global sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika perekonomian dunia yang masih berfluktuasi. Dalam beberapa waktu terakhir, sektor perkebunan menunjukkan tren positif, baik dari […]

  • Program Kampung Nelayan Merah Putih Perkuat Kesejahteraan Nelayan di Pesisir Papua

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Papua — Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Papua menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan. Program ini dirancang untuk memaksimalkan potensi kelautan Papua yang dikenal memiliki wilayah perairan luas dan sumber daya ikan melimpah. Melalui pembangunan yang terencana dan terintegrasi, pemerintah berupaya menjadikan sektor perikanan sebagai […]

  • Keberadaan Ikan Padi Air Tawar (Medaka) sebagai Penanda Sejarah Geologi dan Biogeografi Pulau Sulawesi

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 470
    • 0Komentar

    Oleh: Ixchel Feibie Mandagi, S.Pi., M.Si., Ph.D PULAU SULAWESI dikenal sebagai salah satu wilayah paling unik di dunia. Bentuknya yang menyerupai huruf “K”, tingkat endemisme yang sangat tinggi, serta posisinya di kawasan Wallacea menjadikan pulau ini laboratorium alam bagi para ilmuwan. Namun, di balik keunikannya, satu pertanyaan fundamental terus mengemuka: bagaimana sebenarnya Pulau Sulawesi terbentuk?Jawaban […]

  • Tiga Kartu Merah dan Air Mata Jimenez Warnai Kemenangan Meksiko di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

    Tiga Kartu Merah dan Air Mata Jimenez Warnai Kemenangan Meksiko di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 269
    • 0Komentar

    MEXICO CITY, PRONews5.com – Piala Dunia 2026 dibuka dengan pertandingan sarat emosi dan drama di Estadio Azteca, Mexico City, Jumat (12/6/2026) dini hari WIB. Tuan rumah Meksiko sukses mengawali turnamen dengan kemenangan 2-0 atas Afrika Selatan pada laga perdana Grup A, dalam pertandingan yang diwarnai tiga kartu merah dan momen haru Raul Jimenez. Kemenangan tersebut […]

  • Tuturuga Beach di Kecamatan Kombi Tak Lagi Memberi Rasa Aman? Wisatawan Mengaku Diancam Pria Bersenjata Tajam

    Tuturuga Beach di Kecamatan Kombi Tak Lagi Memberi Rasa Aman? Wisatawan Mengaku Diancam Pria Bersenjata Tajam

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle (**/VIC)
    • visibility 576
    • 0Komentar

    MINAHASA, PRONEWS5.COM – Dugaan aksi pengancaman menggunakan senjata tajam terhadap pengunjung di kawasan wisata Pantai Tuturuga (Tuturuga Beach) di Desa Ranowangko II, Kecamatan Kombi, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, memicu kekhawatiran soal aspek keamanan di lokasi wisata tersebut. Sejumlah wisatawan mengaku mengalami peristiwa mencekam saat berkemah pada malam hari hingga terpaksa menyelamatkan diri demi menghindari ancaman. […]

  • Soroti PETI Soyowan, Aktivis Desak Kapolda Sulut Usut Tuntas Tiga Bos Tambang Ilegal

    Soroti PETI Soyowan, Aktivis Desak Kapolda Sulut Usut Tuntas Tiga Bos Tambang Ilegal

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 148
    • 0Komentar

    RATATOTOK, PRONEWS5.COM — Aparat penegak hukum (APH) dan Penegakan Hukum (Gakkum) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sulawesi Utara terkesan tak berkutik menghadapi maraknya Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Soyowan, Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Tiga nama—Yobel Lengkey, Feybi Adam (FA), dan Roy Korua—disebut-sebut melenggang bebas merusak hutan tanpa pernah tersentuh hukum. Aktivitas ilegal yang berlangsung […]

expand_less