Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » KPK Diminta Usut Proyek Labkesmas Rp13,2 Miliar di Minahasa

KPK Diminta Usut Proyek Labkesmas Rp13,2 Miliar di Minahasa

  • account_circle (**/ARP)
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • visibility 270
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MINAHASA | PRONews5.com — Proyek pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) senilai Rp13,2 miliar di Kelurahan Rinegetan, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa, mulai menjadi perhatian serius setelah muncul dugaan persoalan teknis, administrasi hingga isu lingkungan yang dinilai berpotensi mengarah pada penyimpangan proyek.

Informasi yang dihimpun PRONews5.com menyebutkan, dugaan persoalan proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kesehatan RI itu kabarnya telah sampai ke telinga Komisi Pemberantasan Korupsi.

Bahkan, lembaga antirasuah tersebut disebut telah melakukan koordinasi pencegahan bersama sejumlah kepala daerah terkait potensi korupsi proyek strategis daerah, termasuk pembangunan Labkesmas di Minahasa.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Setyo Budiyanto, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Selasa (18/6/2026), belum memberikan tanggapan terkait informasi tersebut.

Meski proyek itu telah rampung dan diresmikan pada 24 Februari 2026, sorotan terhadap kualitas pekerjaan justru semakin menguat.

Sejumlah temuan di lapangan memperlihatkan adanya dugaan finishing bangunan yang tidak maksimal, beberapa bagian konstruksi yang terlihat kurang rapi, hingga penggunaan material yang disinyalir tidak sesuai spesifikasi teknis.

Proyek yang mulai dikerjakan sejak 6 Agustus 2025 itu dinilai tidak mencerminkan besarnya anggaran yang dikucurkan pemerintah pusat.

“Ini proyek bernilai miliaran rupiah, tapi hasilnya jauh dari harapan,” ujar salah satu sumber kepada PRONews5.com.

Tak hanya kualitas fisik bangunan, lokasi proyek yang berada di sekitar kawasan Loji Tondano juga menuai kritik warga.

Kondisi lingkungan sekitar disebut belum tertata dan berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat maupun kawasan wisata.

“Kalau musim hujan berbecek, musim panas berdebu. Padahal di sekitar sini ada sekolah, kawasan wisata Loji, dan permukiman warga,” ungkap sumber lainnya.

Dugaan persoalan semakin melebar setelah muncul informasi bahwa proyek tersebut diduga belum dilengkapi dokumen lingkungan seperti AMDAL maupun UKL-UPL saat pembangunan dimulai.

Padahal fasilitas laboratorium kesehatan tergolong bangunan dengan risiko tertentu yang wajib memenuhi ketentuan lingkungan hidup secara ketat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Minahasa, Nofri Lontaan ST, saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu belum memberikan penjelasan detail terkait dokumen lingkungan proyek tersebut.
“Nanti dicek dulu,” ujarnya singkat.

Selain itu, proyek ini juga diduga telah dibangun sebelum mengantongi izin bangunan secara lengkap.

Dugaan tersebut diperkuat dengan pengakuan sejumlah sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.

“Langsung dibangun,” ujar sumber singkat.

Sorotan terhadap proyek ini turut mendapat perhatian dari kalangan penggiat anti korupsi.

Mereka mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi turun tangan melakukan pendalaman jika ditemukan indikasi kerugian negara.

“Anggarannya bukan sedikit. Kalau ada indikasi korupsi, kami minta KPK turun tangan,” tegas Bams dari Lembaga Investigasi Tindak Pidana Korupsi.

Di sisi lain, persoalan sosial juga ikut mencuat. Sejumlah warga mengaku telah lama menempati rumah di lokasi tersebut namun diminta keluar tanpa kompensasi yang jelas dari pemerintah.

“Padahal kami sudah tinggal di tempat ini puluhan tahun. Kami pernah bertemu pihak pemerintah dan menyampaikan persoalan ini, tapi sampai sekarang belum ada kompensasi,” keluh salah seorang warga.

Menanggapi berbagai kritik dan dugaan yang berkembang, Kabid Kesmas sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) merangkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Ivon Watania, menegaskan pihaknya tetap menghormati pengawasan publik terhadap proyek tersebut.

“Terkait informasi yang berkembang di masyarakat, kami menghormati setiap bentuk pengawasan publik terhadap pelaksanaan kegiatan pembangunan,” ujar Ivon kepada PRONews5.com melalui pesan WhatsApp, Minggu (17/6/2026).

Menurutnya, saat ini proses administrasi dan pemeriksaan masih berlangsung, termasuk menunggu hasil Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari pihak berwenang.

Ia juga menegaskan pekerjaan dilaksanakan sesuai prosedur, dokumen kontrak, dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

“Terkait temuan administrasi maupun teknis, penyelesaian TGR telah ditindaklanjuti sesuai ketentuan sebesar 1,05 persen,” jelasnya.
Ivon memastikan pihaknya tetap kooperatif dan terbuka terhadap seluruh proses pengawasan yang berjalan.

“Kami tetap kooperatif dan mengikuti seluruh mekanisme yang berlaku,” pungkasnya.

Dugaan persoalan dalam proyek Labkesmas Minahasa kini menjadi ujian serius bagi komitmen transparansi dan pengawasan penggunaan anggaran negara di daerah.

Publik pun menanti apakah dugaan tersebut hanya sebatas persoalan teknis administrasi atau akan berkembang menjadi pintu masuk penyelidikan hukum yang lebih besar.

  • Penulis: (**/ARP)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BW Diserang Lagi Lewat Akun Palsu, Pegiat Medsos Desak Cyber Polda Sulut Bertindak

    BW Diserang Lagi Lewat Akun Palsu, Pegiat Medsos Desak Cyber Polda Sulut Bertindak

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 268
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM– Kemunculan kembali unggahan dari akun anonim dan akun yang diduga palsu di media sosial kembali memicu perhatian publik di Sulawesi Utara. Kali ini, unggahan tersebut memuat berbagai tuduhan terhadap seorang anggota DPRD Sulut Braien Waworuntu (BW terkait dugaan pengendalian proyek hingga isu jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. BW mengaku […]

  • Ternyata Ini Alasan Hasyim Hormati SMSI dan Ketum Firdaus Sampai Bersaksi

    Ternyata Ini Alasan Hasyim Hormati SMSI dan Ketum Firdaus Sampai Bersaksi

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 194
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM – Tokoh pengusaha sekaligus penasihat ekonomi Presiden RI, Hasyim S. Djojohadikusumo, memberikan apresiasi terhadap Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dan program News Room Jaga Desa. Hasyim menilai program tersebut positif serta menegaskan pentingnya pers menyampaikan informasi secara utuh berdasarkan data dan fakta. Hasyim menyampaikan hal itu saat menjadi keynote speaker dalam dialog nasional […]

  • Harga Pala Anjlok, Petani Siau Tertekan Sistem Pasar Tidak Seimbang

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 494
    • 0Komentar

    SIAU, PRONews5.com — Petani pala di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, masih menghadapi tekanan harga akibat struktur pasar yang tidak seimbang. Minimnya jumlah pembeli dibandingkan ribuan petani membuat posisi tawar petani lemah, sehingga mereka hanya menjadi penerima harga (price-taker). Saat ini, harga biji pala di tingkat petani berada di kisaran di bawah Rp70 […]

  • Pemerintah Percepat Transisi Energi di Tengah Konflik Global

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah mempercepat berbagai langkah strategis untuk menjaga ketahanan energi nasional di tengah meningkatnya eskalasi konflik global yang berpotensi mengganggu rantai pasok energi dunia. Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, khususnya yang berdampak pada jalur distribusi minyak dunia, mendorong Indonesia memperkuat kebijakan transisi energi serta memastikan stabilitas pasokan energi domestik tetap terjaga. Direktur Eksekutif […]

  • Polres Boltim Limpahkan Dua Tersangka dan Barang Bukti Kasus Narkoba ke Kejari Kotamobagu

    Polres Boltim Limpahkan Dua Tersangka dan Barang Bukti Kasus Narkoba ke Kejari Kotamobagu

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 259
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU|PRONews5.com — Komitmen pemberantasan peredaran gelap narkotika terus ditunjukkan jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Pada Kamis (21/05/2026), Satresnarkoba Polres Boltim resmi melaksanakan pelimpahan tahap II terhadap dua tersangka beserta barang bukti kasus narkoba ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu. Pelimpahan tersebut dilakukan setelah berkas perkara kedua tersangka dinyatakan lengkap atau P-21 […]

  • BMKG: Gempa Magnitudo 7,6 di Sulut Diikuti 93 Gempa Susulan

    BMKG: Gempa Magnitudo 7,6 di Sulut Diikuti 93 Gempa Susulan

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle **/DIO
    • visibility 282
    • 0Komentar

    JAKARTA – Gempa berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah laut di tenggara Kota Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis, (2/4/2026) pukul 05.48 WIB. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani mengungkap, Peristiwa alam itu diikuti 93 gempa susulan dengan magnitude 2,8 hingga 5,8. “Hasil monitoring kami hingga pukul 12.00 WIB itu, telah terjadi 93 […]

expand_less