Presiden Lee Jae Myung : Indonesia Satu-satunya Mitra Tingkat Tertinggi Korea
- account_circle IND
- calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
- visibility 505
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pertemuan bilateral Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Republik Korea Lee Jae Myung, di Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae (Blue House), Rabu (1/4/ 2026). (sumber foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KOREA – Hubungan antara Indonesia dengan Republik Korea memiliki makna khusus satu sama lain serta saling melengkapi dalam berbagai bidang. Karenaya, Presiden Republik Korea Lee Jae Myung mendorong peningkatan hubungan bilateral kedua negara menjadi kemitraan strategis komprehensif khusus.
Hal tersebut disampaikan dalam pengantarnya saat melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo yang berlangsung di Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae (Blue House), pada Rabu, 1 April 2026.
“Atas nama rakyat Korea, saya menyambut kunjungan kenegaraan Yang Terhormat Presiden Prabowo ke Korea,” ujar Presiden Lee.
Presiden Lee menyampaikan bahwa pada pertemuan puncak sebelumnya, kedua negara telah berkomitmen untuk membawa hubungan bilateral ke tingkat tertinggi. Selain itu, Presiden Lee juga menekankan bahwa kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo kali ini menjadi momentum penting untuk meraih capaian bersejarah melalui peningkatan hubungan menjadi kemitraan strategis komprehensif khusus.
“Dalam pertemuan terakhir kita, kita berkomitmen untuk meningkatkan hubungan bilateral ke tingkat tertinggi. Pada kesempatan kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Korea ini, menjadi sangat bermakna bahwa kita akan meraih hasil bersejarah dengan meningkatkan hubungan bilateral kita menjadi kemitraan strategis komprehensif khusus, dan Republik Korea hanya memiliki satu hubungan seperti ini dengan negara mana pun di dunia,” imbuh Presiden Lee.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Lee menyebutkan bahwa Indonesia sebagai mitra utama investasi dan pengembangan industri. Presiden Lee juga menyoroti keberhasilan kerja sama konkret, termasuk dalam pengembangan kendaraan listrik sebagai simbol kolaborasi masa depan kedua negara.
“Indonesia merupakan tujuan pertama investasi perusahaan Korea dan mitra berharga yang telah membantu terwujudnya industri pertahanan Korea. Selain itu, kendaraan listrik pertama Indonesia juga diproduksi bersama perusahaan Korea,” ungkap Presiden Lee.
Lebih lanjut, Presiden Lee menyampaikan bahwa kedua negara telah mengambil langkah awal yang kuat dalam berbagai sektor kerja sama dan terus memperluas kemitraan. Presiden Lee optimistis bahwa Indonesia dan Korea Selatan dapat menciptakan lebih banyak proyek masa depan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.
“Selama lebih dari 50 tahun sejak terjalinnya hubungan diplomatik, kita telah menjadi sahabat yang saling percaya dan mitra yang berharga dalam perjalanan bersama, saling membimbing dan mendukung berdasarkan kekuatan, kebijaksanaan, dan kepercayaan masing-masing. Di tengah ketidakpastian global dan berbagai tantangan, Korea dan Indonesia merupakan berkah bagi satu sama lain,” imbuh Presiden Lee.
Menutup pengantarnya, Presiden Lee kembali menyampaikan apresiasi atas kunjungan Presiden Prabowo dan berharap hubungan kedua negara akan semakin erat serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi kedua bangsa. (sumber : BPMI Setpres)
- Penulis: IND



Saat ini belum ada komentar