Pasca Bentrok Polres Kotamobagu Perketat Razia Sajam dan Miras
- account_circle (**/NOX)
- calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
- visibility 164
- comment 0 komentar
- print Cetak

Personel URC Polres Kotamobagu melakukan pemeriksaan kendaraan dalam upaya mengantisipasi peredaran senjata tajam dan minuman keras pascabentrok warga Upai dan Poopo.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM – Polres Kotamobagu memperketat pemeriksaan kendaraan yang melintas di wilayah Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, dan Desa Poopo, Kecamatan Passi Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow, Senin (28/9/2026) malam hingga Selasa (29/9/2026) dini hari.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian mengantisipasi kembali munculnya gangguan keamanan setelah bentrokan antarkelompok warga yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di wilayah tersebut.
Penyisiran dilakukan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Kotamobagu dengan menyasar kendaraan yang keluar-masuk kawasan serta sejumlah jalur yang dinilai berpotensi digunakan untuk membawa senjata tajam, minuman keras maupun barang berbahaya lainnya.
Kanit URC Polres Kotamobagu Aiptu Miky Rori memimpin langsung kegiatan tersebut bersama personel di lapangan. Setiap kendaraan yang dianggap perlu diperiksa dihentikan untuk memastikan tidak membawa benda yang dapat digunakan untuk memicu kembali aksi kekerasan.
Kasat Reskrim Polres Kotamobagu AKP Mahadewa Bayu Sulistyanarendra mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari pengamanan pascabentrok sekaligus upaya mencegah masuknya barang berbahaya ke lingkungan permukiman warga.
“Kami ingin memastikan tidak ada senjata tajam, miras maupun barang berbahaya lainnya yang dibawa masuk ke wilayah tersebut,” kata AKP Mahadewa Bayu mewakili Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik, Selasa (29/9/2026).
Menurutnya, pemeriksaan dilakukan untuk mempersempit ruang gerak pihak-pihak yang berpotensi membawa benda berbahaya ke wilayah yang sebelumnya terlibat bentrokan.
Selain melakukan pemeriksaan kendaraan, personel juga terus memantau situasi di sejumlah titik yang dianggap rawan. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan dapat mencegah terjadinya aksi lanjutan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Hingga Selasa dini hari, kondisi di wilayah yang menjadi lokasi pengamanan dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali. Kepolisian tetap meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi kemungkinan munculnya gangguan keamanan susulan.
Polres Kotamobagu juga mengimbau masyarakat tidak membawa senjata tajam maupun barang yang dapat membahayakan orang lain. Warga diminta segera menyampaikan informasi kepada aparat apabila menemukan aktivitas atau benda yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.
- Penulis: (**/NOX)



Saat ini belum ada komentar