Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Enam Oknum TNI AL Dicokok POMAL Pasca Penganiayaan Guru di Pelabuhan Talaud

Enam Oknum TNI AL Dicokok POMAL Pasca Penganiayaan Guru di Pelabuhan Talaud

  • account_circle rafael
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • visibility 608
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TALAUD, PRONews5.com — Tekanan warga akhirnya memaksa aparat militer bertindak. Enam oknum anggota TNI Angkatan Laut dari Lanal Melonguane resmi ditahan Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) setelah diduga mengeroyok seorang guru SMK, Berkam Saweduling, di Pelabuhan Umum Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Kamis malam (22/1/2026).

Penahanan dilakukan menyusul kemarahan masyarakat adat dan ratusan warga Talaud yang menuntut penegakan hukum tegas atas insiden kekerasan terhadap warga sipil.

Kasus ini dinilai mencederai rasa aman masyarakat perbatasan serta menguji komitmen TNI AL terhadap prinsip supremasi hukum dan perlindungan warga sipil.

Berdasarkan informasi sumber terpercaya media ini, Insiden bermula sekitar pukul 23.00–23.30 WITA.

Saat itu, Berkam Saweduling, guru SMK di Talaud, tengah memancing bersama rekannya di kawasan pelabuhan.

Situasi berubah ketika sekelompok oknum anggota Lanal Melonguane datang dalam kondisi diduga terpengaruh minuman keras, berteriak, dan membuat keributan.

Korban sempat menegur secara lisan dan merekam situasi menggunakan ponsel. Namun, teguran tersebut justru memicu emosi.

Korban dikeroyok secara berkelompok, dipukul menggunakan tangan dan benda tumpul, hingga mengalami luka serius.

Akibat penganiayaan itu, Berkam harus dilarikan ke RSUD Talaud di Desa Mala dan hingga berita ini diturunkan masih menjalani perawatan intensif.

Gelombang Protes Warga Memuncak
Keesokan harinya, Jumat (23/1/2026), ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Singkaramonane Melonguane menggelar aksi protes besar-besaran.

Massa bergerak dari Monumen Yesus Raja Memberkati menuju Markas Lanal Melonguane di Desa Mala Timur, dipimpin langsung tokoh adat dan tokoh masyarakat.


Tuntutan mereka tegas dan terbuka:
usut tuntas, tahan pelaku, dan hentikan impunitas aparat bersenjata.

Tekanan sosial inilah yang akhirnya mendorong Pomal mengambil langkah penahanan terhadap para terduga pelaku.

Tokoh adat Melonguane, Godfried Timpua, memastikan keenam oknum TNI AL telah diamankan di tahanan Pomal Lanal Melonguane.

“Mereka sudah ditahan. Masyarakat adat akan terus mengawal agar proses hukum tidak berhenti di tengah jalan,” tegas Godfried, Sabtu (24/1/2026), usai meninjau lokasi penahanan bersama Wakil Bupati Kepulauan Talaud, Anisya G. Bambungan.

Menurut Godfried, kasus ini bukan sekadar persoalan personal, melainkan ujian moral, etik, dan hukum bagi institusi bersenjata negara, khususnya di wilayah perbatasan.

Di sisi lain, Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi dalam konferensi pers menyebut insiden tersebut sebagai “kesalahpahaman” yang dipicu pengaruh minuman keras.

Pernyataan ini menuai kritik luas, mengingat fakta di lapangan menunjukkan adanya kekerasan fisik berkelompok terhadap warga sipil tak bersenjata, yang berujung luka serius dan trauma.

Meski demikian, pihak TNI AL menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Talaud serta menegaskan bahwa institusi tidak mentolerir pelanggaran hukum dan memastikan proses pemeriksaan berjalan.

Komandan Lanal Melonguane, Letkol Laut (P) Yogie Kuswara, menyatakan pihaknya telah melakukan langkah internal, termasuk mediasi kekeluargaan dengan korban serta pemberian bantuan biaya pengobatan.

Namun, masyarakat adat dan kalangan aktivis menegaskan bahwa mediasi tidak boleh menjadi pengganti proses pidana, terlebih kasus ini menyangkut kekerasan aparat negara terhadap warga sipil.

Masyarakat kini menuntut transparansi penuh, penegakan hukum tanpa pandang bulu, serta sanksi tegas agar kejadian serupa tidak terulang di wilayah perbatasan NKRI.

[**/IND]

  • Penulis: rafael

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Kota Tomohon Ternyata Bukan Hanya Dingin, Tapi Juga Punya Rahasia Kuliner Bara Api

    Di Kota Tomohon Ternyata Bukan Hanya Dingin, Tapi Juga Punya Rahasia Kuliner Bara Api

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 484
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONEWS5.COM – Di kawasan Kakaskasen Satu, Tomohon Utara, Warong Bakar Bakar menjadi titik singgah kuliner yang ramai dikunjungi wisatawan. Rumah makan ini menyajikan beragam menu khas Sulawesi Utara dengan konsep makan yang memberi pengalaman langsung kepada pengunjung untuk mengolah hidangan mereka sendiri di meja. Sensasi Rahang Tuna dan Cita Rasa Laut Minahasa Menu utama […]

  • Presiden Prabowo : Indonesia Negara Nonblok, Tidak Berpihak Dalam Konflik di Timur Tengah

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 396
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONews5.com – Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan kebijakan politik luar negeri yang tidak memihak negara mana pun atau nonblok. Karenanya, Indonesia perlu mengambil sikap netral dan tidak memihak dalam konflik di Timur Tengah. “Makanya yang paling bener dengan segala hormat, ya kita hormati semua kekuatan dan kalau kita baik sama semua, kita mungkin bermanfaat,” […]

  • Tak Ada Ampun! Kapolres Boltim Tegaskan Jika Terbukti Tambang Ilegal di Mintu Diproses Hukum

    Tak Ada Ampun! Kapolres Boltim Tegaskan Jika Terbukti Tambang Ilegal di Mintu Diproses Hukum

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 174
    • 0Komentar

    BOLTIM, PRONEWS5.COM — Dugaan aktivitas pertambangan tanpa legalitas di wilayah Mintu, Desa Atoga, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), mendapat perhatian serius Polres Boltim. Kapolres Boltim AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan menegaskan setiap laporan akan ditindaklanjuti dan apabila ditemukan unsur pidana serta bukti yang cukup maka proses hukum akan dilakukan. Penegasan tersebut disampaikan Kapolres Boltim melalui rilis […]

  • Propam Polres Boltim Sidak Disiplin Personel Polsek Kotabunan

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 290
    • 0Komentar

    BOLTIM, PRONews5.com – Seksi Profesi dan Pengamanan (Sie Propam) Polres Bolaang Mongondow Timur menggelar inspeksi mendadak (sidak) Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktiblin) di Polsek Kotabunan, Kamis (26/2/2026) pagi. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Seksi Propam Polres Bolaang Mongondow Timur, Ipda Oktavianus Tande, dan didampingi Kapolsek Kotabunan AKP Budi Priyanto. Tim gabungan dari Provos dan Paminal […]

  • Oknum Tokoh Agama di Minsel Jadi Tersangka Dugaan Cabul Dua Anak Ditahan Polisi

    Oknum Tokoh Agama di Minsel Jadi Tersangka Dugaan Cabul Dua Anak Ditahan Polisi

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 1.100
    • 0Komentar

    MINAHASA SELATAN, PRONEWS5.COM – Kasus dugaan pencabulan terhadap dua anak di Kabupaten Minahasa Selatan memasuki babak baru. DI, oknum tokoh agama yang disebut sebagai pimpinan sebuah gereja di wilayah Motoling, kini berstatus tersangka dan telah ditahan oleh penyidik Polres Minahasa Selatan (Minsel). Penahanan dilakukan setelah DI menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam dua laporan polisi terkait […]

  • Seruan Presiden Prabowo Lawan Korupsi Dapat Dukungan Berbagai Tokoh

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyerukan perang tanpa kompromi terhadap korupsi dan memastikan pemerintah tidak akan mundur menghadapi praktik yang merugikan negara. “Kita jangan takut, jangan ragu-ragu untuk mengatakan yang benar itu benar, yang salah itu salah. Kita tidak boleh ragu-ragu dan saya, dan pemerintah yang saya pimpin tidak akan ragu-ragu untuk melawan segala bentuk […]

expand_less