Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » DPR Dorong Penguatan Sinergi dan Data Terpadu untuk Percepat Program 3 Juta Rumah

DPR Dorong Penguatan Sinergi dan Data Terpadu untuk Percepat Program 3 Juta Rumah

  • account_circle rafael
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • visibility 365
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, PRONews5.com — Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati mendorong penguatan sinergi antara pemerintah dan parlemen dalam mempercepat realisasi Program 3 Juta Rumah melalui kebijakan berbasis data yang terintegrasi, akurat, dan tepat sasaran. Hal tersebut disampaikan usai pertemuan strategis dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) di Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah konkret untuk memperkuat kolaborasi dalam penyediaan hunian layak bagi masyarakat, khususnya bagi keluarga berpenghasilan rendah (MBR) dan kelompok rentan. Program 3 Juta Rumah sendiri merupakan salah satu prioritas nasional dalam upaya mengurangi backlog perumahan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau.

Dalam kesempatan itu, Sari menegaskan bahwa keberhasilan program perumahan nasional sangat bergantung pada ketersediaan basis data yang terpadu dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, data yang valid menjadi landasan utama dalam perencanaan kebijakan, penentuan sasaran penerima manfaat, serta optimalisasi penggunaan anggaran negara.“Dengan basis data yang dipantau secara baik, manfaat nyata bisa dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Sari dalam keterangan tertulis yang diterima Parlementaria di Jakarta.

Ia menambahkan, integrasi data antarlembaga menjadi langkah strategis untuk menghindari tumpang tindih program sekaligus memastikan bantuan perumahan tepat sasaran. Oleh karena itu, kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dan instansi terkait lainnya dinilai penting untuk memperkuat validitas dan pemutakhiran data secara berkala.

Menurut politisi asal Lombok, Nusa Tenggara Barat tersebut, pendekatan berbasis data juga sejalan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara. Dengan sistem yang terukur dan terpantau, pemerintah dapat meningkatkan efektivitas program sekaligus meminimalkan potensi penyimpangan dalam pelaksanaannya.

Selain penguatan data, Sari juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung percepatan pembangunan perumahan. Ia menyebut keterlibatan pemerintah pusat dan daerah, dukungan legislatif, partisipasi dunia usaha, serta peran aktif masyarakat menjadi faktor kunci dalam mencapai target nasional.

Sebagai unsur legislatif, DPR RI, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan melalui fungsi penganggaran, legislasi, dan pengawasan agar program perumahan dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat.“Dengan kerja sama yang kuat, dukungan parlemen, pemanfaatan data yang tepat, serta keterlibatan dunia usaha dan masyarakat, harapan akan rumah layak bukan lagi sekadar cita-cita, tetapi langkah nyata menuju kesejahteraan bersama,” kata legislator Fraksi Partai Golkar itu.

Program 3 Juta Rumah merupakan salah satu agenda strategis pemerintah dalam menjawab kebutuhan hunian nasional yang masih tinggi. Selain menekan angka backlog, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan permukiman, mengurangi kawasan kumuh, serta mendorong pertumbuhan sektor konstruksi dan perekonomian nasional.

Melalui penguatan koordinasi dan pemanfaatan data yang terintegrasi, pemerintah dan DPR optimistis percepatan penyediaan hunian layak bagi seluruh masyarakat Indonesia dapat tercapai secara lebih efektif, merata, dan berkelanjutan.

[**/IND]

  • Penulis: rafael

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Industri Pupuk Fakfak Dorong Peningkatan Ketahanan Pangan di Papua

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Papua- Pembangunan Kawasan Industri Pupuk (KIP) Fakfak di Papua Barat dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan timur Indonesia. Keberadaan industri pupuk di wilayah tersebut diyakini mampu menjawab tantangan tingginya biaya produksi pertanian yang selama ini membebani petani Papua akibat mahalnya distribusi pupuk dari luar daerah. Anggota Komite Eksekutif […]

  • Luar Biasa di Bawah Pimpinan Abdul Kholik Pocil dan PKS Polres Kotamobagu Juara Umum Tingkat Polda Sulut

    Luar Biasa di Bawah Pimpinan Abdul Kholik Pocil dan PKS Polres Kotamobagu Juara Umum Tingkat Polda Sulut

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 182
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM — Kerja keras Polres Kotamobagu dalam membina dan melatih Polisi Cilik (Pocil) serta Patroli Keamanan Sekolah (PKS) membuahkan prestasi membanggakan. Dua tim binaan Polres Kotamobagu tersebut sukses menjadi Terbaik I dalam lomba tingkat jajaran Polda Sulawesi Utara (Sulut). Capaian itu sekaligus menempatkan Polres Kotamobagu sebagai juara umum pada dua kategori perlombaan, yakni lomba […]

  • Hutan Konservasi Digasak Cukong Jakarta, Polda Sulut Didorong Tindak Tegas Tambang Batu Hitam Ilegal di Toraut

    Hutan Konservasi Digasak Cukong Jakarta, Polda Sulut Didorong Tindak Tegas Tambang Batu Hitam Ilegal di Toraut

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 184
    • 0Komentar

    BOLMONG, PRONEWS5.COM — Kawasan konservasi Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW) di Desa Toraut, Kecamatan Dumoga Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) kian terancam. Aktivitas penambangan batu hitam (black stone) ilegal yang beroperasi secara masif kini memicu keresahan tajam di tengah masyarakat. Mirisnya, penambangan liar di zona lindung tersebut diduga kuat dikendalikan oleh cukong besar asal […]

  • Voucke Lontaan: SMSI Sulut Siap Tindak Lanjuti Program Mediasi Mahkamah Agung

    Voucke Lontaan: SMSI Sulut Siap Tindak Lanjuti Kerja Sama SMSI dan Mahkamah Agung hingga Kabupaten/Kota

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 216
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Sulawesi Utara menyambut baik kerja sama yang dijalin SMSI Pusat dengan Mahkamah Agung Republik Indonesia dalam program pendidikan dan pelatihan mediator bersertifikat guna memperkuat budaya mediasi nasional dan mengurangi penumpukan perkara di pengadilan. Dukungan tersebut disampaikan Ketua SMSI Sulut, Drs. Voucke Lontaan, didampingi Sekretaris SMSI Sulut, […]

  • Anggota Baleg DPR RI Tegaskan Reforma Agraria Harus Berbasis Peta Kepemilikan Tanah

    Anggota Baleg DPR RI Tegaskan Reforma Agraria Harus Berbasis Peta Kepemilikan Tanah

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle (**/IND)
    • visibility 284
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM — Akurasi data dan pemetaan kepemilikan tanah dinilai menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan reforma agraria. Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Ledia Hanifa meminta data mengenai konflik pertanahan dihimpun secara komprehensif untuk memetakan pola dan akar Hal tersebut disampaikan Ledia saat mendalami masukan dari Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) dan Dewan […]

  • Kapolda Sulut Diminta Turun Tangan, Nurbaya Supit Siapkan Laporan Polisi terhadap Rio Koyong

    Kapolda Sulut Diminta Turun Tangan, Nurbaya Supit Siapkan Laporan Polisi terhadap Rio Koyong

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle (**/VAN)
    • visibility 392
    • 0Komentar

    MITRA, PRONEWS5.COM – Dugaan pengrusakan lahan milik pribadi di Desa Ratatotok Tenggara, Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), berujung pada rencana pelaporan ke polisi. Pengusaha setempat, Nurbaya Supit, menyatakan akan melaporkan Rio Koyong alias Tayo ke Polres Minahasa Tenggara karena diduga merusak lahan yang sebelumnya disewa untuk aktivitas pengambilan material. Selain meminta penanganan hukum, sejumlah […]

expand_less