Kapolri Buka Muktamar Pemuda Persis, Soroti Ancaman Digital hingga Ajak Perkuat Persatuan Bangsa
- account_circle (**/ARP)
- calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
- visibility 260
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat membuka Muktamar XIV Pemuda Persis di Hotel Sutan Raja, Soreang, Bandung, Sabtu (25/4/2026), menekankan pentingnya sinergi menjaga stabilitas kamtibmas. (Foto: Dok)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BANDUNG|Pronews5.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan pentingnya kolaborasi lintas elemen bangsa dalam menjaga stabilitas keamanan dan keselamatan masyarakat (kamtibmas), di tengah meningkatnya tantangan global dan ancaman kejahatan berbasis teknologi.
Penegasan itu disampaikan saat Kapolri membuka Muktamar XIV Pemuda Persatuan Islam (PERSIS) di Hotel Sutan Raja, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (25/4/2026).
Dalam berbagai hal, Sigit menyoroti perkembangan teknologi yang selain membawa kemajuan, juga membuka celah bagi kejahatan baru. Ia menyebut maraknya penyebaran misinformasi, kejahatan siber, narkoba, hingga kekerasan seksual sebagai ancaman nyata yang perlu diantisipasi bersama.
“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan dukungan dan sinergi seluruh elemen bangsa, termasuk PERSIS, untuk menghadapi berbagai tantangan ini,” ujar Sigit.
Kapolri berharap Pemuda PERSIS sebagai bagian dari kekuatan generasi muda dapat berperan aktif menjaga stabilitas sosial sekaligus menjadi mitra strategis Polri. Menurutnya, kolaborasi yang dilandasi semangat persahabatan dan kekeluargaan menjadi kunci memperkuat ketahanan nasional.
Ia juga menggambarkan kondisi global yang masih terus berlanjut dan berdampak langsung pada situasi di negeri ini. Dalam konteks tersebut, Sigit menilai langkah-langkah yang diambil Presiden Prabowo Subianto melalui berbagai program strategis perlu mendapat dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat.
“Ini menjadi tugas bersama, terutama generasi muda, untuk tetap eksis, berkontribusi, dan menjaga bangsa di tengah dinamika global,” katanya.
Mengakhiri Perayaannya, Sigit mengingatkan kembali nilai sejarah perjuangan bangsa Indonesia yang berhasil meraih kemerdekaan melalui persatuan.
Ia optimistis, dengan semangat yang sama, Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan ke depan. “Persatuan dan kesatuan adalah kekuatan utama kita. Dengan itu, kita yakin mampu menjaga dan membawa bangsa ini tetap kuat,” tutup Kapolri.
- Penulis: (**/ARP)



Saat ini belum ada komentar