Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Polri » Wakapolda Sulut Tekankan 8 Prinsip Polisi Bersama Masyarakat

Wakapolda Sulut Tekankan 8 Prinsip Polisi Bersama Masyarakat

  • account_circle (**/ARP)
  • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
  • visibility 91
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MANADO, PRONEWS5.COM — Wakapolda Sulawesi Utara Brigjen Pol Susetio Cahyadi meminta seluruh personel Polda Sulut menerjemahkan slogan Kapolri “Polisi Bersama Masyarakat” ke dalam tindakan konkret melalui pelayanan yang adil, humanis, responsif, dan terbuka terhadap kritik. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi di Lapangan Presisi Mapolda Sulut, Senin (12/10/2026).

Apel yang diikuti para pejabat utama (PJU) dan seluruh personel Polda Sulut itu menjadi momentum untuk memperkuat orientasi pelayanan kepolisian yang berpusat pada kebutuhan masyarakat.

Implementasi slogan tersebut, menurut arahan Wakapolda, tidak cukup berhenti pada penyampaian pesan institusi, tetapi harus tercermin dalam perilaku dan kualitas pelaksanaan tugas setiap anggota.

Dalam arahannya, Susetio menguraikan delapan prinsip yang perlu menjadi acuan personel dalam menjalankan fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), pelayanan, serta penegakan hukum. Prinsip tersebut mencakup kehadiran polisi di tengah warga, keadilan dalam bertindak, kemampuan mendengarkan aspirasi, pendekatan humanis, respons cepat, penyelesaian masalah, keterbukaan terhadap kritik, dan kolaborasi lintas elemen.

Kehadiran polisi di tengah masyarakat menjadi prinsip pertama yang ditekankan. Personel diharapkan tidak hanya muncul ketika terjadi tindak kriminal atau gangguan keamanan, tetapi juga aktif melakukan patroli, sambang, dialog, dan kegiatan sosial.

Pendekatan tersebut memungkinkan kepolisian mengenali potensi gangguan sejak dini sekaligus membangun kedekatan dengan warga.

Aspek keadilan juga menjadi fondasi penting dalam pelaksanaan tugas. Setiap anggota dituntut bersikap objektif, menghindari diskriminasi, serta memberikan perlakuan setara sesuai ketentuan hukum.

Profesionalisme penegakan hukum harus dijaga agar keputusan dan tindakan kepolisian tidak dipengaruhi kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

Selain itu, personel diminta membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat. Keluhan, laporan, dan aspirasi warga perlu didengar secara saksama agar penanganan persoalan didasarkan pada pemahaman terhadap kondisi yang sebenarnya.

Komunikasi yang efektif juga menjadi salah satu sarana untuk mencegah kesalahpahaman antara aparat dan masyarakat.

Dalam aspek pelayanan, pendekatan humanis harus berjalan beriringan dengan ketegasan yang sesuai aturan.

Sikap sopan, ramah, dan penghormatan terhadap martabat manusia perlu diterapkan dalam berbagai bentuk pelayanan, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga proses penegakan hukum.

Wakapolda juga menekankan pentingnya responsivitas dan kemampuan mencari solusi. Setiap laporan maupun permintaan bantuan masyarakat perlu ditindaklanjuti secara tepat dan proporsional.

Anggota Polri diharapkan tidak sekadar menerima pengaduan, tetapi juga mengupayakan penyelesaian berdasarkan kewenangan, prosedur, dan ketentuan yang berlaku.

Prinsip berikutnya adalah keterbukaan terhadap kritik. Masukan masyarakat perlu diperlakukan sebagai bahan evaluasi untuk mengidentifikasi kekurangan dan meningkatkan mutu pelayanan.

Sikap terbuka tersebut diharapkan mendorong setiap personel memperbaiki kinerja serta mempertahankan profesionalisme dalam menjalankan tanggung jawabnya.

Sementara itu, prinsip kolaborasi menempatkan masyarakat sebagai mitra dalam menjaga keamanan.

Polri membutuhkan dukungan pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, komunitas, dan berbagai unsur lainnya untuk membangun situasi yang aman dan kondusif.

Kedelapan prinsip tersebut menegaskan bahwa kualitas pelayanan kepolisian tidak hanya diukur dari pelaksanaan tugas formal, tetapi juga dari kemampuan anggota memahami kebutuhan warga, merespons persoalan secara tepat, serta membangun komunikasi yang terbuka.

Melalui arahan tersebut, jajaran Polda Sulut diharapkan semakin konsisten menerapkan prinsip “Polisi Bersama Masyarakat” dalam pekerjaan sehari-hari. Pelaksanaannya menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan antara kepolisian dan warga sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

  • Penulis: (**/ARP)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati HUT Ke-80 Jalasenastri, Ketua Daerah Kodaeral VI Gabungan Jalasenastri Koarmada RI Pimpin Ziarah di TMP Panaikang

    Peringati HUT Ke-80 Jalasenastri, Ketua Daerah Kodaeral VI Gabungan Jalasenastri Koarmada RI Pimpin Ziarah di TMP Panaikang

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle (**/BEN)
    • visibility 129
    • 0Komentar

    MAKASSAR, PRONEWS5.COM – Ketua Daerah Kodaeral VI Gabungan Jalasenastri Koarmada RI, Ny. Upiek Andi Abdul Aziz, memimpin langsung kegiatan Ziarah Rombongan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Jalasenastri Tahun 2026. Kegiatan khidmat ini berlangsung di Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang, Makassar,  Senin (24/08/2026). Pada peringatan hari jadi yang ke-80 ini, Jalasenastri mengusung tema: […]

  • MBG Ramadan Sajikan Menu Kering Tanpa UPF, Gizi Tetap Terjamin

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan menghadirkan inovasi menu kering tanpa kandungan Ultra-Processed Food (UPF) guna memastikan kualitas asupan tetap terjaga bagi para penerima manfaat. Kebijakan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga keseimbangan gizi masyarakat meski pola konsumsi mengalami penyesuaian selama bulan puasa. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, sudah menegaskan bahwa […]

  • 22 Personel Polda Sulut Dipecat Apa Pelanggaran Mereka?

    22 Personel Polda Sulut Dipecat Apa Pelanggaran Mereka?

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 123
    • 0Komentar

    0MANADO, PRONEWS5.COM– Polda Sulawesi Utara menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap 22 personel yang dinilai tidak lagi memenuhi ketentuan untuk dipertahankan sebagai anggota Polri. Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Kapolda Sulut Nomor Kep/502/X/2026 tertanggal 13 Oktober 2026 dan ditegaskan melalui upacara di Mapolda Sulut, Rabu (14/10/2026). Kapolda Sulut Irjen Pol Yudo Hermanto menegaskan […]

  • Pecah Rekor! Sintya Bojoh Ukir Sejarah sebagai Ketua Perempuan Pertama PWI Provinsi

    Pecah Rekor! Sintya Bojoh Ukir Sejarah sebagai Ketua Perempuan Pertama PWI Provinsi

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle ARP
    • visibility 516
    • 0Komentar

    MANADO —  Sintya Bojoh resmi mencetak sejarah sebagai perempuan pertama yang terpilih menjadi Ketua (PWI) di tingkat provinsi, usai meraih kemenangan dalam Konferensi PWI Sulawesi Utara, Selasa (31/03/2026). Dalam pemilihan yang digelar di Aula Pemkot Manado, Sintya Bojoh berhasil meraih 149 suara, mengungguli dua kandidat lainnya, yakni Merson Simbolon dengan 109 suara dan John Paransi […]

  • Robby Dondokambey Hadiri Hari Terakhir Rakernas XVII APKASI 2026 di Batam, Tegaskan Sinergi Pusat–Daerah

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 444
    • 0Komentar

    BATAM, PRONews5.com — Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si, MAP, menghadiri hari terakhir Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Tahun 2026, yang digelar Selasa (20/1/2026) di Ballroom Hotel Aston Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Kehadiran ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam memperkuat sinergi kebijakan pusat dan daerah guna percepatan pembangunan. Bupati […]

  • Kunker Presiden Prabowo: Strategi Diplomasi Perdagangan Hadapi Tantangan Ekonomi Global

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Jakarta – Di tengah fragmentasi ekonomi global dan meningkatnya rivalitas dagang antarnegara, Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat guna memperkuat diplomasi perdagangan Indonesia. Langkah ini ditempuh untuk menjaga stabilitas pertumbuhan nasional sekaligus memperluas akses pasar ekspor di tengah dinamika global yang kian kompetitif. Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjelaskan bahwa kunjungan ini […]

expand_less