PWI Sulut Berduka Pitres Sombowadile Meninggal Dunia
- account_circle (**/VAN)
- calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
- visibility 159
- comment 0 komentar
- print Cetak

Almarhum Pitres Sombowadile, wartawan dan penulis yang aktif di dunia pers sejak era 1990-an. Foto: Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MANADO, PRONEWS5.COM — Kabar duka menyelimuti keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Utara. Wartawan dan penulis Pitres Sombowadile meninggal dunia pada Jumat (18/9/2026) pagi.
Ucapan duka disampaikan Ketua PWI Sulut Sintya NC Bojoh kepada sejumlah wartawan di Manado, Minggu (20/9/2026).
“Segenap keluarga besar PWI Sulut turut berduka. Almarhum Pitres semasa hidupnya, sejak era 1990-an, merupakan pekerja pers yang aktif,” ujar Sintya.
Menurut Sintya, Pitres tidak hanya aktif dalam dunia pers, tetapi juga produktif menulis berbagai artikel yang mengangkat kehidupan sosial masyarakat, politik, ekonomi hingga kebudayaan.
Tulisan dan pemikiran Pitres Sombowadile, lanjut Sintya, turut memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah, khususnya di wilayah Minahasa, Bolaang Mongondow Raya (BMR) dan kawasan Nusa Utara.
“Beliau banyak memberi warna bagi pembangunan di daerah melalui pemikiran dan tulisan-tulisannya,” katanya.
Atas kepergian tersebut, Ketua PWI Sulut Sintya NC Bojoh bersama Sekretaris Ardison Kalumata dan Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Vanny Loupatty menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Kami merasa kehilangan atas meninggalnya sosok intelektual Pak Pitres Sombowadile. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan untuk melewati kedukaan ini,” ungkap Sintya.
Pitres Sombowadile tercatat dalam database PWI Sulut sebagai anggota dengan Kartu Tanda Anggota (KTA) Nomor 20.00.9517.00.
Almarhum Pitres Sombowadile meninggal dunia pada Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.
Kepergian Pitres meninggalkan catatan tersendiri bagi dunia pers Sulawesi Utara, khususnya melalui tulisan dan pemikirannya mengenai berbagai persoalan sosial, politik, ekonomi dan kebudayaan di daerah.
Selamat jalan, Pitres Sombowadil.
- Penulis: (**/VAN)



Saat ini belum ada komentar