Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Polri » Polri Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla di Seluruh Wilayah

Polri Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla di Seluruh Wilayah

  • account_circle (**/BEN)
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • visibility 61
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, PRONEWS5.COM – Polri memperkuat langkah pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di seluruh wilayah Indonesia. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi masih adanya praktik pembukaan lahan dengan cara membakar yang dapat berdampak terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, serta aktivitas sosial dan ekonomi.

Penguatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1895/VIII/OPS.1.2./2026 tanggal 31 Agustus 2026 yang ditujukan kepada seluruh Kapolda. Melalui telegram tersebut, jajaran Polda diperintahkan mengambil sejumlah langkah strategis dan terpadu dalam mencegah serta menanggulangi karhutla di wilayah masing-masing.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, penanganan karhutla tidak hanya dilakukan ketika kebakaran telah terjadi, tetapi harus dimulai melalui langkah pencegahan dan kesiapsiagaan sejak dini.

“Polri memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian karhutla dengan mengedepankan kesiapsiagaan, sinergi lintas sektor, serta keterlibatan masyarakat. Pencegahan menjadi langkah utama agar potensi kebakaran dapat diminimalkan dan tidak berkembang menjadi bencana yang lebih luas,” ujar Trunoyudo.

Dalam telegram tersebut, jajaran Polda diminta menetapkan kebijakan daerah yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar, termasuk melakukan moratorium terhadap peraturan yang masih memberikan ruang terhadap praktik tersebut.

Selain itu, koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kehutanan, TNI, perusahaan perkebunan, serta pihak terkait lainnya diperkuat untuk melaksanakan langkah pencegahan dan penanggulangan karhutla.

“Koordinasi dan kolaborasi seluruh pihak sangat diperlukan. Pemerintah daerah, TNI, dunia usaha, dan masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi,” katanya.

Langkah pencegahan juga dilakukan melalui pembangunan embung dan sekat kanal di sekitar lahan perusahaan, serta mempersiapkan relawan tanggap api yang akan dibina dan dilatih dalam pengendalian karhutla.

Di sisi kesiapsiagaan, Polri menginstruksikan pelaksanaan apel siaga di masing-masing Polres untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana. Pelatihan bagi anggota Satbrimob dan Samapta juga dilakukan sebagai bagian dari kesiapan menghadapi karhutla, termasuk pembentukan Satgas Aman Nusa II maupun pelaksanaan operasi kontinjensi sebagai power on hand Polda.

Trunoyudo menuturkan, upaya penanganan karhutla juga memperhatikan dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk terhadap aktivitas pendidikan dan kondisi psikologis warga terdampak.

“Polri juga mendorong keterlibatan masyarakat melalui Satgas Karhutla, pembentukan kelas aman asap bagi pelajar agar kegiatan belajar mengajar tetap dapat berjalan, serta pendampingan psikologis bagi masyarakat yang terdampak. Penanganan karhutla harus memperhatikan keselamatan dan kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, patroli terpadu terus dilakukan di wilayah yang rawan terjadi kebakaran maupun pembakaran hutan dan lahan. Jajaran Polda juga diperintahkan melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) guna mencegah, mengantisipasi, dan menanggulangi karhutla.

Terhadap setiap pelanggaran, Polri akan melakukan penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku, baik melalui sanksi administratif, denda, maupun pidana secara tegas dan terukur terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan.

“Penegakan hukum tetap menjadi bagian dari upaya Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dan lingkungan. Setiap pelanggaran akan ditindak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, secara profesional, proporsional, dan terukur,” kata Trunoyudo.

Penguatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk memastikan pencegahan dan penanganan karhutla dilakukan secara terpadu, mulai dari kesiapan personel dan sarana prasarana, pemetaan serta patroli di wilayah rawan, pelibatan masyarakat, hingga penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan.

  • Penulis: (**/BEN)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Kotamobagu Raih Terbaik I Pengelolaan Dana Negara, IKPA Triwulan I 2026 Sempurna

    Polres Kotamobagu Raih Terbaik I Pengelolaan Dana Negara, IKPA Triwulan I 2026 Sempurna

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 200
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU|PRONews5.com – Polres Kotamobagu kembali menorehkan prestasi gemilang di bidang tata kelola keuangan negara. Di bawah kepemimpinan AKBP Irwanto, Polres Kotamobagu berhasil meraih penghargaan Terbaik I dalam Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Triwulan I Tahun Anggaran 2026 dengan nilai sempurna 100. Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Press Conference APBN April […]

  • Ekonomi Desa Menguat, 1.839 Koperasi Merah Putih Sulut Berbadan Hukum

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 277
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com – Sebanyak 1.839 Koperasi Merah Putih di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) resmi terdaftar dan telah mengantongi status badan hukum dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Legalitas tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkuat kelembagaan dan daya saing koperasi di tingkat kelurahan dan desa.Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak […]

  • Prof Masengi Apresiasi Nelayan yang Serahkan Coelacanth Langka untuk Penelitian

    Prof Masengi Apresiasi Nelayan yang Serahkan Coelacanth Langka untuk Penelitian

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 1.802
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com – Kemunculan kembali ikan purba Coelacanth (Latimeria menadoensis) di perairan Sulawesi Utara kembali mengguncang dunia konservasi dan sains. Satwa laut yang dijuluki “fosil hidup” itu ditemukan dalam kondisi mati oleh seorang nelayan di perairan Pulau Siladen, kawasan Taman Nasional Bunaken, Kota Manado, Jumat (26/6/2026). Penemuan ini menjadi catatan ilmiah penting karena hanya beberapa […]

  • Bansos Reguler Triwulan II Disalurkan Pekan Kedua April 2026

    Bansos Reguler Triwulan II Disalurkan Pekan Kedua April 2026

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Dio
    • visibility 547
    • 0Komentar

    JAKARTA – Bantuan sosial (bansos) reguler Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) triwulan kedua akan disalurkan pada pekan kedua April 2026. Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos yang sebelumnya diterima setiap tanggal 20 pada awal triwulan, kini dimajukan menjadi tanggal 10, yakni 10 April, 10 Juli, dan […]

  • PT Futai Dikepung Warga Bitung, Aksi Protes Pecah di Gerbang Pabrik

    PT Futai Dikepung Warga Bitung, Aksi Protes Pecah di Gerbang Pabrik

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 371
    • 0Komentar

    BITUNG, PRONews5.com – Penolakan warga terhadap aktivitas PT Futai Sulawesi Utara kembali memuncak. Ratusan warga Kelurahan Tanjung Merah, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, turun ke jalan menggelar aksi demonstrasi di depan gerbang perusahaan, Jumat (19/6/2026), menuntut penghentian sementara operasional pabrik serta pengusutan dugaan pencemaran lingkungan yang disebut telah berlangsung bertahun-tahun. Aksi yang berlangsung sejak pagi tersebut […]

  • Kepala Dinas Perkebunan Pemprov Sulut Darwin Muksin Meninggal Saat Bertugas di ToF TIFF 2026

    Kepala Dinas Perkebunan Pemprov Sulut Darwin Muksin Meninggal Saat Bertugas di ToF TIFF 2026

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 416
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONEWS5.COM – Kabar duka menyelimuti jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Utara, Darwin Muksin, S.Sos., MM, meninggal dunia pada Sabtu (8/8/2026), di tengah pelaksanaan Tournament of Flowers (ToF) 2026 yang merupakan bagian utama dari Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026. Darwin dikabarkan mengalami kondisi darurat saat menjalankan tugas di sela-sela […]

expand_less