Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Polri » Bareskrim Telusuri Informasi Dugaan WNI Jadi Korban TPPO di Jeju Korsel

Bareskrim Telusuri Informasi Dugaan WNI Jadi Korban TPPO di Jeju Korsel

  • account_circle (**/BEN)
  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
  • visibility 568
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, PRONEWS5.COM – Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (Dittipid PPA-PPO) Bareskrim Polri menelusuri informasi mengenai dugaan warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban dan terlibat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Pulau Jeju, Korea Selatan.

Direktur PPA-PPO Bareskrim Polri Brigjen Pol. Nurul Azizah mengatakan, informasi tersebut diketahui pihaknya melalui media sosial. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri serta kementerian dan lembaga terkait.

“Terkait pemberitaan tersebut, dari Direktorat PPA dan PPO Bareskrim sudah melakukan koordinasi dengan Div Hub Inter Polri dan kementerian terkait. Sampai saat ini belum ada laporan resmi yang kami terima,” kata Nurul saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (30/8/2026).

Nurul menjelaskan, informasi mengenai dugaan TPPO tersebut telah menjadi bahan pembahasan dan ditindaklanjuti melalui koordinasi awal secara informal dengan sejumlah pihak terkait.

Menurutnya, hingga kini belum ada laporan resmi yang diterima Dittipid PPA-PPO Bareskrim Polri terkait dugaan TPPO yang disebut terjadi terhadap WNI di Jeju. “Alurnya ini laporan itu dari P2MI maupun BP2MI, tapi sampai sekarang belum ada laporan resmi yang kami terima. Tetapi, informasi tersebut sudah kami tindak lanjuti,” ujarnya.

Nurul menambahkan, apabila pelapor telah menyampaikan informasi tersebut kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Korea Selatan, seharusnya informasi tersebut dapat diteruskan kepada pihak terkait untuk ditindaklanjuti.

Namun, hingga saat ini, pihaknya belum menerima pemberitahuan maupun laporan resmi yang berkaitan dengan unggahan tersebut. “WNI ilegal tetap menjadi tanggung jawab negara, tetapi mereka tetap melapor. Kami tetap berkoordinasi, biasanya P2MI yang menerima laporan, atau kami share ke desk perlindungan imigran Indonesia. Dari P2MI akan berkoordinasi dengan pihak Korea, di situlah titik alurnya bertemu,” jelasnya.

Ia menuturkan, terkait ada atau tidaknya laporan yang telah disampaikan, hal tersebut masih akan dikonfirmasi melalui koordinasi antara P2MI dan perwakilan Indonesia di Korea Selatan.

Informasi mengenai dugaan TPPO tersebut sebelumnya beredar melalui unggahan di media sosial Instagram. Akun @Kioyyx_ yang mengaku sebagai WNI dan tinggal di Jeju menyampaikan dugaan perdagangan manusia yang disebut terjadi di wilayah Seogwipo.

Dalam unggahannya, pemilik akun meminta bantuan masyarakat untuk mengetahui instansi atau pihak yang dapat dihubungi guna melaporkan dugaan tersebut. Ia juga meminta pihak yang mengetahui saluran pelaporan, termasuk aparat kepolisian, untuk menghubunginya melalui pesan langsung (direct message/DM).

Pemilik akun mengklaim telah menyampaikan laporan kepada Kantor Imigrasi Jeju melalui surat elektronik (email). Menurut pengakuannya, laporan tersebut telah diterima dan akan diproses sesuai antrean.

Ia juga mengaku telah menghubungi KBRI di Korea Selatan. Namun, berdasarkan informasi yang diterimanya, pelaporan terkait tindak pidana harus dilakukan oleh korban secara langsung kepada Kantor Polisi Seogwipo.

Pemilik akun kemudian menyebut sebagian korban merupakan imigran ilegal yang disebut takut melapor langsung kepada kepolisian. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi alasan dirinya berupaya menggunakan jalur lain untuk menyampaikan informasi dugaan TPPO.

Dalam unggahannya, pemilik akun juga mengklaim terdapat ratusan WNI yang datang ke Jeju untuk bekerja secara ilegal. Ia menuding pelaku merupakan WNI yang tinggal di Jeju dan mengaku memiliki bukti terkait dugaan tersebut.

Ia menyebut pihak yang hendak dilaporkan diduga merekrut WNI di Indonesia untuk diberangkatkan ke Jeju dengan imbalan sekitar 7 juta won per orang atau sekitar Rp90 juta lebih.

“Setahu saya, tampaknya ratusan bahkan mungkin lebih dari seribu orang telah tiba di Jeju. Setelah tiba, beberapa mengajukan status pengungsi, sementara yang lainnya bekerja sebagai penduduk ilegal,” tulis akun tersebut.

Akun itu juga menyebut sebagian WNI yang diberangkatkan ke Jeju ditolak masuk saat menjalani pemeriksaan imigrasi dan kemudian dikembalikan ke Indonesia.

Bareskrim Polri memastikan informasi tersebut tetap menjadi perhatian dan telah ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi sekaligus menentukan mekanisme penanganan apabila ditemukan adanya dugaan tindak pidana. (Sumber : Humas Polri/mediahub.polri.go.id)

  • Penulis: (**/BEN)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diplomasi Presiden Prabowo Perkuat Aliansi Strategis Indonesia di Kancah Global

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Jakarta – Intensitas kunjungan luar negeri Presiden RI Prabowo Subianto dalam beberapa waktu terakhir dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia di tingkat internasional sekaligus menarik investasi asing ke dalam negeri. Aktivitas diplomasi tersebut dipandang sebagai bagian dari upaya memperluas aliansi strategis Indonesia di tengah persaingan global yang semakin dinamis. Dalam sejumlah forum internasional, […]

  • Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Kotamobagu Anjangsana ke Purnawirawan, Warakawuri dan Personel Sakit Menahun

    Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Kotamobagu Anjangsana ke Purnawirawan, Warakawuri dan Personel Sakit Menahun

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 208
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Kotamobagu menunjukkan kepedulian nyata kepada keluarga besar Polri melalui kegiatan anjangsana kepada purnawirawan, warakawuri, serta personel yang tengah berjuang melawan sakit menahun, Senin (22/6/2026). Kegiatan sosial tersebut dipimpin langsung Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Kompol Romel MC J.A. Pontoh, S.I.P., M.A.P., bersama jajaran […]

  • Baru Empat Hari Jabat Kabid Humas Polda Sulut Steidy Raranta Meninggal Dunia

    Baru Empat Hari Jabat Kabid Humas Polda Sulut Steidy Raranta Meninggal Dunia

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 536
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM — Kabar duka menyelimuti jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Utara. Kombes Pol Steidy Raranta, S.I.K., yang baru empat hari mengemban amanah sebagai Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulut, meninggal dunia pada Jumat (25/9/2026) malam. Informasi tersebut disampaikan dari internal Humas Polda Sulut. Almarhum disebut mengalami kondisi kesehatan yang memburuk secara mendadak hingga […]

  • Puluhan Pejabat Eselon II Minahasa Diganti, RD–Vasung Tancap Gas Awal 2026

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 805
    • 0Komentar

    MINAHASA, PRONews5.com — Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si, MAP bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang, SS (RD–Vasung) langsung menggeber kinerja birokrasi di awal tahun 2026 dengan merombak total jajaran pejabat eselon II Pemerintah Kabupaten Minahasa. Puluhan pejabat pimpinan tinggi pratama resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya, Senin (26/1/2026) pagi, di Gedung Wale Ne Tou, Tondano. Rotasi […]

  • Sekda Minahasa Dorong PJPK Berbasis Data, Bukan Sekadar Dokumen Formal

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 512
    • 0Komentar

    MINAHASA, PRONews5.com — Pemerintah Kabupaten Minahasa mulai mengunci arah kebijakan pembangunan kependudukan daerah. Sekretaris Daerah (Sekda) Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, secara resmi membuka sekaligus menjadi narasumber utama dalam Forum Group Discussion (FGD) II Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) yang digelar Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB), di Ruang Rapat Dinas P2KB […]

  • Safari Dakwah di Kotamobagu, Syekh Muhamad Ali Jaber Jalin Silaturahmi dengan Keluarga Rahman Saleh

    Safari Dakwah di Kotamobagu, Syekh Muhamad Ali Jaber Jalin Silaturahmi dengan Keluarga Rahman Saleh

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 227
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM – Dalam rangkaian Safari Dakwah di Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, Syekh Muhamad Ali Jaber melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Rahman Saleh di Kelurahan Motoboi Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Sabtu (24/7/2026). Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Syekh Muhamad Ali Jaber didampingi Ketua PBNU Kotamobagu, Nasrun Koto, beserta rombongan. Kehadiran ulama […]

expand_less