Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Police Line Tak Bertahan Tambang Ilegal Bowone Kembali Beraktivitas Warga Minta Kapolda Turun Tangan

Police Line Tak Bertahan Tambang Ilegal Bowone Kembali Beraktivitas Warga Minta Kapolda Turun Tangan

  • account_circle (**/Frank)
  • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
  • visibility 109
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SANGIHE, PRONEWS5.COM — Garis polisi atau police line ternyata belum sepenuhnya menghentikan dugaan aktivitas penambangan ilegal di wilayah Desa Bowone, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Sekitar dua bulan setelah operasi gabungan aparat penegak hukum (APH) dilakukan di kawasan tersebut, aktivitas yang diduga berkaitan dengan pertambangan kembali terpantau.

Informasi tersebut diperoleh dari sejumlah warga Sangihe yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Menurut mereka, kondisi di lokasi mulai kembali ramai dan memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan setelah tindakan penertiban sebelumnya.

Situasi ini menjadi perhatian karena kawasan tersebut sebelumnya telah menjadi sasaran operasi gabungan.

Pemasangan police line semestinya menjadi penanda bahwa lokasi sedang dalam penanganan aparat dan tidak boleh kembali digunakan untuk aktivitas yang diduga melanggar hukum.

Namun, berdasarkan informasi yang diterima media, aktivitas di sekitar lokasi kembali terlihat setelah situasi sempat mereda pascaoperasi.

Kembalinya kegiatan tersebut menimbulkan pertanyaan lebih jauh: apakah pengawasan di lapangan benar-benar berjalan secara berkelanjutan atau penindakan hanya berhenti pada saat operasi dilakukan?

Dalam konteks penanganan pertambangan tanpa izin, persoalan tidak berhenti pada tindakan penertiban.

Pengawasan pascapenindakan menjadi bagian penting untuk memastikan lokasi tidak kembali dimanfaatkan.

Kondisi di Bowone justru memperlihatkan adanya dugaan celah dalam pengawasan.

Jika benar aktivitas pertambangan kembali berlangsung setelah operasi dan pemasangan police line, maka aparat perlu menjelaskan bagaimana aktivitas tersebut dapat muncul kembali dan siapa yang bertanggung jawab terhadap pengawasan kawasan.

Warga berharap aparat tidak hanya melakukan tindakan ketika aktivitas sudah kembali ramai, tetapi juga memastikan lokasi yang pernah ditertibkan tetap berada dalam pengawasan.

“Kalau sudah pernah ditertibkan, seharusnya tidak kembali seperti ini,” ujar salah satu sumber warga.

Secara investigatif, muncul sedikitnya tiga pertanyaan penting dari kondisi tersebut.

Pertama, bagaimana aktivitas dapat kembali berjalan setelah operasi gabungan dilakukan?

Kedua, siapa yang melakukan pengawasan terhadap lokasi setelah tindakan penertiban?

Ketiga, apakah seluruh peralatan atau sarana yang sebelumnya digunakan telah diamankan sehingga tidak memungkinkan kegiatan kembali berlangsung?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut penting dijawab agar penanganan dugaan pertambangan ilegal tidak hanya bersifat temporer.

Apalagi, aktivitas pertambangan tanpa izin berpotensi menimbulkan persoalan hukum sekaligus dampak terhadap lingkungan apabila berlangsung tanpa pengawasan dan pengelolaan sesuai ketentuan.

Masyarakat meminta agar Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Brigjen Pol Yudo Hermanto turun tangan dengan melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi terkini di Desa Bowone.

Jika ditemukan aktivitas pertambangan tanpa izin, warga berharap penanganan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Yang jelas, jika dugaan aktivitas ilegal kembali terjadi hanya beberapa bulan setelah operasi penertiban, persoalannya bukan lagi sekadar soal aktivitas di lokasi, melainkan juga menyangkut seberapa kuat pengawasan setelah penindakan dilakukan.

  • Penulis: (**/Frank)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Huntara Siap Huni, Transisi Penyintas Bencana Dipercepat

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 346
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah terus menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat transisi penyintas bencana menuju kehidupan yang lebih aman, layak, dan bermartabat melalui penyediaan hunian sementara (huntara) siap huni. Langkah ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memastikan pemulihan pascabencana berjalan cepat, terkoordinasi, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat terdampak. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa hingga […]

  • Penghentian MBG di Tomohon Jadi Tanda Tanya, Renovasi Dapur hingga Isu Evaluasi Nasional Memicu Pertanyaan Publik

    Penghentian MBG di Tomohon Jadi Tanda Tanya, Renovasi Dapur hingga Isu Evaluasi Nasional Memicu Pertanyaan Publik

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 302
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONews5.com – Penghentian sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Kota Tomohon terus menjadi perhatian publik. Meski pengelola menyebut penghentian dilakukan untuk renovasi fasilitas dapur, muncul berbagai pertanyaan terkait dampaknya terhadap penerima manfaat serta keterkaitannya dengan dinamika yang terjadi di tingkat nasional. Perwakilan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kamasi, Kelurahan […]

  • Begini Tampang Labkesmas Rp13,2 Miliar di Minahasa, Wahyuni: Jangan Sampai Hanya Jadi Pajangan

    Begini Tampang Labkesmas Rp13,2 Miliar di Minahasa, Wahyuni: Jangan Sampai Hanya Jadi Pajangan

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 1.088
    • 0Komentar

    MINAHASA, PRONEWS5.COM — Proyek Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) senilai Rp13,2 miliar di Kelurahan Rinegetan, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa resmi rampung dan diresmikan pada 24 Februari 2026. Meski berdiri megah dengan fasilitas modern, tokoh masyarakat Yuni Wahyuni Srikandi mengingatkan agar fasilitas tersebut tidak berakhir hanya sebagai “pajangan” tanpa kesiapan operasional yang memenuhi standar, terlebih proyek […]

  • Golkar Sulut Era MEP Terbentuk Ini Deretan Nama di Balik Struktur Baru

    Golkar Sulut Era MEP Terbentuk Ini Deretan Nama di Balik Struktur Baru

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle (**/VIC)
    • visibility 118
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM – dr. Michaela Elsiana Paruntu, MARS, atau MEP tercantum sebagai Ketua DPD I Partai Golongan Karya (Golkar) Sulawesi Utara periode 2026–2030. Dalam struktur kepengurusan yang tercantum pada dokumen hasil Musyawarah Daerah (Musda), Aditya Anugrah Moha dipercaya sebagai sekretaris dan Angelly T. Runtu sebagai bendahara. Dokumen pengesahan komposisi dan personalia tersebut mencantumkan Surat Keputusan […]

  • proyek-peningkatan-jalan-maelang-atinggola-rp152-miliar-diduga-sarat-kejanggalan

    Proyek Peningkatan Jalan Maelang–Atinggola Senilai Rp152 Miliar Diduga Sarat Kejanggalan

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 418
    • 0Komentar

    MANADO|PRONews5.com — LSM INAKOR Sulawesi Utara menemukan sejumlah dugaan kejanggalan pada proyek Preservasi Jalan Maelang – BTS Kabupaten Bolmong/Bolmut – Biontong – Atinggola Tahun Anggaran 2022 dengan nilai kontrak mencapai Rp152.129.949.000. Temuan tersebut mencakup dugaan ketidakwajaran penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS), pola penawaran proyek yang dinilai perlu ditelusuri lebih lanjut, hingga ditemukannya kerusakan jalan berupa […]

  • Diduga Kuasai Kawasan Hutan 80 Hektare Secara Ilegal, Polres Kotamobagu Lidik Aktivitas PETI PT SMG di Tanoyan Selatan

    Tambang Ilegal Gunung Botak Ratatotok Menggila, Warga Nilai APH Takut Bertindak

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 452
    • 0Komentar

    MITRA, PRONEWS5.COM – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Gunung Botak, Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Provinsi Sulawesi Utara, dilaporkan masih berlangsung hingga Sabtu (1/8/2026). Meski berbagai upaya penertiban pernah dilakukan, aktivitas penambangan ilegal di kawasan tersebut disebut belum berhenti dan terus menimbulkan dampak terhadap lingkungan. Berdasarkan pantauan di lapangan pada Sabtu […]

expand_less