Sekjen PWI Pusat Wafat, Penasehat PWI Sulut Hangky Arther Gerungan Sampaikan Duka Mendalam
- account_circle (**/ARP)
- calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
- visibility 488
- comment 0 komentar
- print Cetak

Insert: Zulmansyah Sekedang. Kanan: Hangky Arther Gerungan menyampaikan duka atas wafatnya Sekjen PWI Pusat. (Foto: Dok)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MANADO, PRONEWS5.COM — Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB di RS Budi Kemuliaan akibat serangan jantung.
Kabar duka tersebut memicu gelombang belasungkawa dari berbagai kalangan insan pers di Tanah Air, termasuk Penasehat PWI Sulawesi Utara periode 2021–2026 di era kepemimpinan Voucke Lontaan, yakni Hangky Arther Gerungan.
Kepergian Zulmansyah tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, tetapi juga bagi komunitas pers nasional. Sosok yang dikenal tegas, berintegritas, dan konsisten memperjuangkan independensi pers itu dinilai sebagai figur sentral dalam menjaga marwah organisasi PWI di tengah berbagai dinamika zaman.
Hangky Arther Gerungan (HAG), yang juga dikenal sebagai pendiri sejumlah media cetak di Sulawesi Utara, menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam. Ia menilai kepergian almarhum menjadi pukulan bagi dunia jurnalistik Indonesia.
“Saya pribadi dan keluarga turut berbelasungkawa atas meninggalnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang.
Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan,” ujar HAG.
Lebih lanjut, HAG menekankan bahwa nilai-nilai perjuangan yang ditinggalkan almarhum harus menjadi pedoman bagi seluruh insan pers, khususnya anggota PWI di daerah.
“Semoga seluruh pengurus dan anggota PWI, baik di provinsi maupun kabupaten/kota, dapat meneladani nilai-nilai yang telah diwariskan almarhum. Integritas, keberanian, dan komitmen terhadap kebenaran adalah warisan terbesar beliau,” tegasnya.
Dalam pandangan HAG, sosok Zulmansyah bukan hanya seorang organisator, tetapi juga penjaga etika jurnalistik yang berperan penting dalam memperkuat posisi wartawan sebagai pilar demokrasi.
HAG juga menitipkan salam duka kepada keluarga almarhum dan seluruh anggota PWI yang tengah berduka.
Ia berharap semangat dan dedikasi yang telah ditorehkan Zulmansyah Sekedang dapat terus hidup dalam setiap langkah insan pers di Indonesia.
“Selamat jalan sahabat. Dunia pers kehilangan salah satu putra terbaiknya,” pungkas HAG.
- Penulis: (**/ARP)



Saat ini belum ada komentar