Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Habis Bambu Terbitlah Beton! Tanggul 3 Kilometer di Cilincing Bikin Nelayan Bertanya Tanya

Habis Bambu Terbitlah Beton! Tanggul 3 Kilometer di Cilincing Bikin Nelayan Bertanya Tanya

  • account_circle (**/VIC)
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • visibility 553
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, PRONEWS5.COM— Tanggul beton sepanjang lebih dari tiga kilometer yang membentang di kawasan pesisir Cilincing, Jakarta Utara, memicu perhatian nelayan tradisional. Struktur pembatas laut yang kini berdiri kokoh di kawasan tersebut dinilai mengubah wajah pesisir sekaligus menimbulkan pertanyaan mengenai akses perahu, kondisi perairan, dan keberlangsungan aktivitas nelayan.

Keberadaan tanggul tersebut ramai diperbincangkan setelah video yang diunggah akun media sosial KaptenCak beredar luas. Dalam rekaman itu, seorang nelayan terlihat melintas di sisi dinding beton yang memanjang ke arah laut. Unggahan tersebut dibubuhi narasi, “Habis Bambu Terbitlah Beton!”, yang kemudian mengundang beragam reaksi warganet.

Bagi nelayan yang setiap hari menggantungkan penghasilan dari laut, perubahan konstruksi di kawasan pesisir bukan sekadar persoalan bentuk bangunan.

Mereka mempertanyakan bagaimana struktur beton tersebut akan memengaruhi jalur perahu kecil, arus air hingga wilayah yang selama ini digunakan untuk mencari ikan.

“Dulu pakai bambu, sekarang tiba-tiba jadi beton sepanjang ini. Kami heran dan bingung, dampak ke jalur perahu dan tangkapan ikan nantinya bakal seperti apa,” ujar seorang nelayan setempat.

Pembangunan struktur pengaman pantai pada dasarnya dapat menjadi bagian dari upaya menghadapi abrasi dan banjir rob yang selama ini menjadi persoalan kawasan pesisir Jakarta Utara.

Namun, keberadaan struktur beton yang membentang panjang juga perlu dilihat dari sisi masyarakat yang beraktivitas langsung di perairan.

Bagi nelayan tradisional dengan perahu berukuran kecil, perubahan garis pantai maupun akses menuju laut dapat berpengaruh terhadap pola aktivitas mereka.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah akses perahu.

Jika terdapat bagian tanggul yang membatasi jalur keluar-masuk perahu, nelayan berpotensi harus menempuh rute berbeda dibandingkan sebelumnya.

Selain akses, perubahan karakter perairan juga menjadi hal yang perlu diperhatikan.

Struktur pantai berukuran besar dapat memengaruhi pola gelombang dan arus di sekitar lokasi. Dampaknya terhadap aktivitas nelayan tentu membutuhkan kajian teknis, bukan sekadar asumsi.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah kondisi ekosistem. Perubahan kawasan pesisir dan aktivitas konstruksi berpotensi memengaruhi habitat biota laut serta wilayah yang selama ini dimanfaatkan nelayan untuk mencari ikan.

Di tengah ramainya pembicaraan mengenai tanggul tersebut, informasi mengenai tujuan pembangunan, pelaksana proyek, dasar perencanaan, spesifikasi konstruksi, serta kajian dampaknya terhadap aktivitas nelayan menjadi penting untuk diketahui masyarakat.

Pemerintah dan pihak terkait diharapkan memberikan penjelasan secara terbuka mengenai fungsi tanggul, batas pembangunan, akses nelayan, serta langkah mitigasi apabila keberadaan struktur tersebut berdampak terhadap aktivitas masyarakat pesisir.

Nelayan tidak serta-merta menolak pembangunan infrastruktur perlindungan pantai.

Yang mereka butuhkan adalah kepastian bahwa fungsi perlindungan terhadap abrasi dan banjir rob dapat berjalan beriringan dengan kepentingan masyarakat yang menggantungkan hidup dari laut.

Karena itu, dialog langsung dengan nelayan serta kajian mengenai dampak terhadap arus, akses perahu dan ekosistem pesisir menjadi penting sebelum muncul persoalan baru di kemudian hari.

  • Penulis: (**/VIC)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Magang DPR RI 2026 Dibuka, Cek Posisi dan Batas Pendaftarannya

    Magang DPR RI 2026 Dibuka, Cek Posisi dan Batas Pendaftarannya

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle (**/IND)
    • visibility 1.394
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM — Kesempatan magang di lingkungan Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI masih terbuka bagi mahasiswa yang ingin memperoleh pengalaman kerja di lingkungan pemerintahan. Informasi lowongan, kuota peserta, periode magang, kualifikasi, hingga batas akhir pendaftaran dapat diakses melalui platform resmi SMART Setjen DPR RI. Portal SMART saat ini menampilkan 58 lowongan magang dan Praktik Kerja […]

  • Sintia Bojoh Cetak Sejarah, Perempuan Pertama Maju Calon Ketua PWI Sulut

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 874
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com — Sejarah baru tercipta dalam tubuh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara. Wartawati televisi nasional, Sintya Nidya Christin Bojoh, resmi mendaftar sebagai calon Ketua PWI Sulut periode 2026–2031, Kamis (19/3/2026), di Kantor PWI Sulut, Jalan Sudirman, Manado. Ia menjadi perempuan pertama yang maju dalam kontestasi pemilihan ketua di tingkat provinsi tersebut. Kehadiran Sintia […]

  • Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Boltim Gelar Donor Darah dan Kumpulkan 41 Kantong Darah

    Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Boltim Gelar Donor Darah dan Kumpulkan 41 Kantong Darah

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 198
    • 0Komentar

    BOLTIM, PRONews5.com – Polres Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mengawali rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 dengan menggelar aksi donor darah di Aula Sanika Satyawada Polres Boltim, Kamis (11/6/2026). Kegiatan kemanusiaan yang dimulai pukul 08.30 WITA itu dipimpin langsung Kapolres Boltim, AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, didampingi Wakapolres Kompol Verry A. Liwutang. Kegiatan turut diikuti […]

  • Kapolda Sulut Pastikan Laporan Wartawan Jack Latjandu terhadap Oknum Petinggi GMIM Diproses, SMSI Sulut Apresiasi Sikap Tegas Polisi

    Kapolda Sulut Pastikan Laporan Wartawan Jack Latjandu terhadap Oknum Petinggi GMIM Diproses, SMSI Sulut Apresiasi Sikap Tegas Polisi

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 426
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com — Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara, Roycke Harrie Langie, memastikan laporan wartawan Sulut Times, Jack Latjandu, kepada oknum petinggi GMIM, berinisial RM, akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan kekerasan terhadap jurnalis yang terjadi di Mapolda Sulut pada Senin (27/4/2026), saat RM menjalani pemeriksaan terkait kasus dana GMIM. […]

  • Karier Moncer Komjen Panca Putra, Pernah Kapolda Sulut Kini Kalemdiklat Polri

    Karier Moncer Komjen Panca Putra, Pernah Kapolda Sulut Kini Kalemdiklat Polri

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 509
    • 0Komentar

    JAKARTA|PRONews5.com — Mantan Kapolda Sulawesi Utara Komjen Pol Drs. R.Z. Panca Putra Simanjuntak, M.Si resmi dipercaya menjabat sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri dalam rotasi dan mutasi terbaru di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/960/V/KEP./2026 tanggal 7 Mei 2026 yang mencakup pergeseran jabatan terhadap […]

  • Kejagung Tetapkan Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG, Diduga Atur Pengadaan Sebelum Tender Dimulai

    Kejagung Tetapkan Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG, Diduga Atur Pengadaan Sebelum Tender Dimulai

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 436
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONews5.com– Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali mengembangkan penyidikan dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN). Kali ini, penyidik menetapkan Komisaris sekaligus pengendali PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM), sebagai tersangka baru karena diduga berperan mengatur proyek pengadaan motor listrik senilai triliunan rupiah. Penetapan tersangka dilakukan setelah […]

expand_less