Prabowo Pilih Dipanggil Bang Bowo Bukan Mbah atau Eyang
- account_circle (**/VAN)
- calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
- visibility 127
- comment 0 komentar
- print Cetak

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto saat menghadiri puncak peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat (18/9/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, PRONEWS5.COM — Presiden Prabowo Subianto melontarkan candaan soal sapaan yang ingin digunakan kader Partai Amanat Nasional (PAN) saat menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 PAN di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Dalam suasana yang disebutnya penuh kekeluargaan, Prabowo meminta keluarga besar PAN tidak memanggilnya dengan sapaan yang terkesan terlalu dituakan. Ia justru mengaku lebih nyaman disapa “Bang Bowo” atau “Mas Bowo”.
Prabowo menjelaskan bahwa secara resmi dirinya hadir sebagai Presiden Republik Indonesia.
Namun, ketika berada di tengah keluarga besar PAN, ia ingin hubungan tersebut ditempatkan dalam suasana persaudaraan.
“Saya berdiri di sini sebagai saudaramu. Saya lebih senang dianggap sebagai saudaramu, sebagai abangmu,” ujar Prabowo dalam sambutannya yang disiarkan PAN TV.
Pernyataan tersebut kemudian menjadi lebih cair ketika Prabowo membahas soal panggilan untuk dirinya.
Ia secara spontan meminta kader PAN menggunakan sapaan yang menurutnya lebih akrab.
“Aku suka kalau kau panggil saya Bang Bowo. Awas kalau lu panggil gue Mbah Bowo atau Eyang Bowo,” kata Prabowo yang disambut tawa hadirin.
Tak berhenti di situ, Prabowo juga membuka pilihan sapaan lain yang bisa digunakan kader dari latar belakang daerah berbeda.
Ia menyebut “Kang Bowo” sebagai salah satu pilihan, khususnya dalam konteks sapaan masyarakat Sunda.
Namun, dari beberapa pilihan tersebut, Prabowo kemudian mengungkapkan sapaan yang menurutnya paling nyaman.
“Yang lebih enak kalau dipanggil Mas Bowo, itu saja. Awas ya, lu panggil gue Aki,” kelakarnya.
Ucapan tersebut kembali mengundang tawa dan tepuk tangan para peserta acara.
Gurauan mengenai sapaan itu muncul di tengah pembicaraan Prabowo mengenai kedekatannya dengan PAN.
Ia menyebut banyak hubungan persahabatan dengan kader PAN telah terjalin sejak sebelum dirinya mendirikan Partai Gerindra.
Prabowo juga menggambarkan PAN sebagai salah satu kawan seperjuangan yang memiliki hubungan panjang dengannya.
Menurutnya, hubungan persahabatan tidak hanya dibangun ketika berada dalam situasi yang menyenangkan, tetapi juga ketika menghadapi masa sulit.
Puncak HUT ke-28 PAN tersebut dihadiri sejumlah tokoh politik dan pejabat negara. Selain Prabowo, hadir pula Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan serta sejumlah tokoh politik lainnya.
Momen Prabowo meminta dipanggil “Bang Bowo” atau “Mas Bowo” menjadi salah satu bagian yang mencairkan suasana perayaan HUT PAN.
Di tengah forum politik tersebut, Presiden menempatkan hubungan dengan keluarga besar PAN dalam nuansa yang lebih dekat dan kekeluargaan.
- Penulis: (**/VAN)



Saat ini belum ada komentar