Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Sebelum Berstatus Tersangka, Dadan Cs Masih Dapat Apresiasi dan Ucapan Terima Kasih dari BGN

Sebelum Berstatus Tersangka, Dadan Cs Masih Dapat Apresiasi dan Ucapan Terima Kasih dari BGN

  • account_circle Red Pronews
  • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
  • visibility 295
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, PRONews5.com – Unggahan apresiasi yang dipublikasikan akun resmi Badan Gizi Nasional (BGN) kepada mantan Kepala BGN Dadan Hindayana serta dua mantan Wakil Kepala BGN, Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung dan Irjen Pol (Purn) Sony Sanjaya, kini menjadi sorotan publik setelah ketiganya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Kejaksaan Agung.

Berdasarkan pantauan PRONews5.com, Minggu (7/6/2026), unggahan yang dipublikasikan sekitar empat hari sebelum penetapan tersangka itu berisi ucapan terima kasih dan apresiasi atas kepemimpinan, pengabdian, serta dedikasi ketiganya selama memimpin lembaga yang menjadi ujung tombak pelaksanaan Program MBG.

Dalam unggahan tersebut, BGN menyampaikan “apresiasi tertinggi dan terima kasih yang mendalam” kepada Dadan Hindayana yang menjabat Kepala BGN periode Agustus 2024 hingga Mei 2026, Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung sebagai Wakil Kepala BGN periode Oktober 2024 hingga Mei 2026, serta Irjen Pol (Purn) Sony Sanjaya yang menjabat Wakil Kepala BGN periode September 2025 hingga Mei 2026.

BGN bahkan menyebut ketiganya telah memberikan kepemimpinan, kerja keras, dan dedikasi luar biasa dalam meletakkan fondasi program pemenuhan gizi nasional di Indonesia.

Namun situasi berubah drastis. Pada 3 Juni 2026, Kejaksaan Agung resmi menetapkan dan menahan ketiganya sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis Tahun Anggaran 2025–2026.

Usai menjalani pemeriksaan di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sanjaya terlihat mengenakan rompi tahanan berwarna oranye saat digiring penyidik menuju mobil tahanan.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Syarief Sulaeman, mengungkap penyidik menemukan dugaan pengaturan yayasan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terafiliasi dengan para tersangka.

Menurut penyidik, sejumlah yayasan yang diduga memiliki hubungan dengan para tersangka tetap dinyatakan lolos menjadi mitra Program MBG meskipun tidak memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Proses verifikasi mitra diduga dimanipulasi sehingga yayasan tertentu memperoleh akses untuk menjalankan program yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Kejagung menduga yayasan-yayasan yang terafiliasi tersebut memperoleh keuntungan dan insentif hingga miliaran rupiah setiap hari dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Selain dugaan pengaturan mitra, penyidik juga menemukan indikasi penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa yang dinilai tidak sesuai kebutuhan program serta berpotensi menimbulkan kerugian negara akibat dugaan penggelembungan harga (mark up).

Beberapa proyek yang menjadi perhatian penyidik antara lain pengadaan 21.801 unit motor listrik dengan nilai sekitar Rp1 triliun, lebih dari 31 ribu unit tablet, 32 ribu pasang sepatu, serta 5.400 unit televisi berukuran 75 inci.

Penyidik menduga sejumlah pengadaan tersebut tidak memiliki relevansi langsung dengan kebutuhan utama Program MBG dan berpotensi digunakan sebagai sarana penyimpangan anggaran.

Perubahan status dari menerima penghormatan institusi menjadi tersangka korupsi hanya dalam hitungan hari memicu beragam reaksi di media sosial.

Banyak warganet mempertanyakan unggahan apresiasi yang masih terpampang di akun resmi BGN di tengah proses hukum yang kini menjerat para mantan pimpinan lembaga tersebut.

Hingga berita ini ditulis, unggahan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sanjaya masih dapat ditemukan di media sosial resmi BGN dan terus menuai komentar dari publik.

Sementara itu, Kejaksaan Agung menyatakan penyidikan perkara dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis masih terus berkembang.

Penyidik saat ini masih menghitung total kerugian negara, menelusuri aliran dana, serta membuka kemungkinan adanya pihak lain yang dimintai pertanggungjawaban hukum apabila ditemukan keterlibatan dalam perkara tersebut.

[**/Frank]

  • Penulis: Red Pronews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Integritas di Lingkungan Perguruan Tinggi Negeri, Forum PIEPTN Rumuskan 7 Rekomendasi Strategis

    Perkuat Integritas di Lingkungan Perguruan Tinggi Negeri, Forum PIEPTN Rumuskan 7 Rekomendasi Strategis

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle (**/IND)
    • visibility 124
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM – Forum Penguatan Integritas Ekosistem Perguruan Tinggi Negeri (PIEPTN) merumuskan tujuh rekomendasi strategis untuk memperkuat budaya integritas di lingkungan perguruan tinggi negeri ke depan. Tujuh rekomendasi tersebut merupakan hasil rangkaian diskusi selama dua hari, 19–20 Agustus 2026, yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Direktorat Jejaring Pendidikan (JARDIK) bersama Majelis Rektor Perguruan Tinggi […]

  • Satgas Damai Cartenz Tindak Pasukan Batalyon Eden Sawi, Empat Orang Meninggal Dunia

    Satgas Damai Cartenz Tindak Pasukan Batalyon Eden Sawi, Empat Orang Meninggal Dunia

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle (**/BEN)
    • visibility 385
    • 0Komentar

    YAHUKIMO, PRONEWS5.COM – Personel gabungan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo melakukan penindakan terhadap kelompok bersenjata yang diduga merupakan pasukan KKB Kodap XVI Yahukimo Batalyon Eden Sawi pimpinan Wadanyon Habis Nare di kawasan Kantor KPU Lama, Jalan Miyaro, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Selasa (1/9/2026). Penindakan dilakukan setelah petugas kepolisian menerima informasi melalui proses […]

  • Lebih dari Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal Rajawali Baru 2026 Satukan Warga

    Lebih dari Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal Rajawali Baru 2026 Satukan Warga

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 310
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM — Warga RT 04 dan RT 05 RW 11 Rajawali Baru, Halim Perdanakusuma, memanfaatkan momentum pasca-Idulfitri 1447 Hijriah untuk mempererat kebersamaan melalui kegiatan Halal Bihalal yang digelar di Lapangan Futsal Jalan Rajawali Baru, Minggu (19/4/2026). Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga ruang konsolidasi sosial warga di tengah dinamika kehidupan […]

  • Blunder Gerbong KRL Picu Kegaduhan, Menteri PPPA Akhirnya Minta Maaf

    Blunder Gerbong KRL Picu Kegaduhan, Menteri PPPA Akhirnya Minta Maaf

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle (**/VIC)
    • visibility 272
    • 0Komentar

    JAKARTA | Pronews5.com — Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada publik setelah pernyataannya terkait usulan pemindahan gerbong khusus perempuan di KRL ke bagian tengah rangkaian menuai polemik. Pernyataan itu disampaikan melalui akun resmi Kementerian PPPA, Rabu (29/4/2026). Dalam klarifikasinya, Arifah mengakui bahwa usulan tersebut tidak tepat dan […]

  • Di Rakernas APKASI, Robby Dondokambey Suarakan Kepentingan Daerah

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 469
    • 0Komentar

    BATAM, PRONews5.com — Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si, MAP, selaku Koordinator Wilayah Sulawesi Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII APKASI Tahun 2026 yang digelar di Ballroom Hotel Aston Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (19/1/2026). Kehadiran ini menjadi bagian dari konsolidasi strategis pemerintah kabupaten se-Indonesia dalam menjaga arah otonomi daerah […]

  • Australia Gagal Tembus Benteng Paraguay, Orlando Gill Jadi Tembok Kokoh

    Australia Gagal Tembus Benteng Paraguay, Orlando Gill Jadi Tembok Kokoh

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 200
    • 0Komentar

    CALIFORNIA, PRONEWS5.COM– Australia gagal mengamankan tiga poin setelah hanya bermain imbang tanpa gol melawan Paraguay pada laga terakhir penyisihan Grup Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Levi’s, California, Jumat (26/6/2026). Meski tampil lebih dominan sepanjang pertandingan, Socceroos tidak mampu menaklukkan penampilan luar biasa kiper Paraguay, Orlando Gill, yang menjadi faktor utama lahirnya hasil imbang 0-0. […]

expand_less