Ketua Baru TIDAR Sulut Dilantik, Gubernur Soroti Masa Depan Generasi Muda
- account_circle (**/ARP)
- calendar_month Senin, 27 Apr 2026
- visibility 415
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gubernur Sulut Yulius Selvanus bersama Ketua Umum TIDAR Rahayu Saraswati dan Ketua PD TIDAR Sulut terpilih Standius Bara Prima Lumbaa saat menghadiri Musda dan pelantikan pengurus TIDAR Sulut di Four Points by Sheraton Manado, Minggu (26/4/2026) malam. (Foto:Dok)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MANADO, Pronews5.com — Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) sekaligus pelantikan pengurus baru Pengurus Daerah Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Sulut periode 2026–2031 di Four Points by Sheraton Manado, Minggu (26/4/2026) malam. Dalam forum tersebut, Standius Bara Prima Lumbaa resmi ditetapkan sebagai Ketua PD TIDAR Sulut yang baru.
Pelantikan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sayap kepemudaan yang berafiliasi dengan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), sekaligus penegasan arah gerak TIDAR dalam memperkuat peran generasi muda di Sulawesi Utara.
Kehadiran jajaran pengurus pusat hingga daerah menunjukkan upaya serius memperkuat struktur dan pengaruh organisasi di tingkat lokal.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus menegaskan pentingnya kepemimpinan baru dalam mendorong kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Standius Bara Prima Lumbaa atas amanah yang kini diemban.
“Kepercayaan ini harus dijawab dengan kerja nyata, integritas, dan dedikasi tinggi untuk membina generasi muda yang mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah,” ujar Selvanus.
Lebih jauh, Gubernur menyoroti kehadiran Ketua Umum PP TIDAR, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, sebagai sinyal kuat dukungan pusat terhadap dinamika organisasi di daerah.
Menurutnya, kehadiran elite nasional tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penguatan jejaring politik dan kaderisasi.
“Kehadiran Ketua Umum menjadi motivasi bagi kader di Sulut untuk terus berinovasi dan mengambil peran aktif dalam kehidupan sosial dan pembangunan,” tambahnya.
Secara strategis, Musda dan pelantikan ini juga menjadi ruang evaluasi sekaligus penataan ulang arah organisasi.
TIDAR diharapkan tidak hanya menjadi wadah politik, tetapi juga ruang pembinaan kepemimpinan muda yang adaptif terhadap tantangan zaman, termasuk isu ekonomi, sosial, hingga transformasi digital.
Gubernur pun mendorong sinergi konkret antara pengurus baru dengan Pemerintah Provinsi Sulut. Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan generasi muda yang kompetitif dan berdaya saing.
“Sinergi ini penting agar program pembinaan pemuda berjalan selaras dengan visi pembangunan daerah menuju Sulawesi Utara yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Pelantikan pengurus bborneo aru TIDAR Sulut ini diharapkan menjadi titik awal penguatan peran pemuda dalam percaturan pembangunan daerah, sekaligus mempertegas posisi organisasi sebagai salah satu kekuatan strategis dalam membentuk kepemimpinan masa depan.
- Penulis: (**/ARP)
- Editor: Christo Senduk



Saat ini belum ada komentar