Peduli Kemanusiaan, GFB Bersama Tim Jendral Gold Kapu Kap’s Salurkan Bantuan kepada Keluarga Korban Drag Race
- account_circle (**/NOX)
- calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
- visibility 739
- comment 0 komentar
- print Cetak

GFB bersama tim Jendral Gold Kapu Kap’s saat menyambangi keluarga korban tragedi Drag Race Kotamobagu untuk menyerahkan bantuan dan memberikan dukungan moril, Sabtu (15/8/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM — Duka akibat tragedi Drag Race di Kotamobagu masih dirasakan keluarga korban. Di tengah suasana kehilangan tersebut, kepedulian dan dukungan terus berdatangan dari berbagai pihak.
Sabtu (15/8/2026), Gofal Fauzan Bonde (GFB) bersama tim Jendral Gold Kapu Kap’s yang diwakili Ukam Muler, menyambangi sejumlah keluarga korban tragedi Drag Race Kotamobagu.
Rombongan datang tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada keluarga yang masih berduka atas kehilangan orang-orang yang mereka cintai.
Santunan diserahkan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan sedikit kekuatan bagi keluarga korban dalam melewati masa sulit.
Jendral Gold Kapu Kap’s yang dikenal sebagai bagian dari Gunung Bita Racing Team tersebut berasal dari Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Dalam kunjungan itu, Ukam Muler hadir bersama GFB yang berasal dari Doloduo, Bolaang Mongondow.
Kegiatan sosial tersebut turut mendapat dukungan dari Sipatuo JR dan Reza Gold.
GFB mengatakan, dalam situasi duka seperti yang dialami keluarga korban, dukungan moril menjadi salah satu hal penting. Menurutnya, kehadiran dan perhatian dari sesama dapat menjadi penguat ketika keluarga masih berjuang menerima kehilangan.
“Kami ikut mendoakan semoga saudara-saudara kita yang telah berpulang mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan. Untuk korban yang masih menjalani perawatan, semoga diberikan kesembuhan dan kekuatan. Dan bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus mendoakan para korban yang meninggal dunia maupun mereka yang masih menjalani perawatan.
Sementara itu, Ukam Muler yang mewakili Jendral Gold Kapu Kap’s menyampaikan bahwa kedatangan mereka merupakan bentuk solidaritas sekaligus kepedulian terhadap keluarga korban.
“Kami dari tim Jendral Gold Kapu Kap’s dari Ratatotok datang untuk berbagi duka, memberikan sedikit bantuan dan yang paling penting mendoakan agar keluarga diberi kekuatan menghadapi semua ini,” ujar Ukam.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan kebutuhan keluarga, meskipun tidak sebanding dengan kehilangan yang mereka alami.
Suasana haru mewarnai pertemuan rombongan dengan keluarga korban. Di tengah suasana duka, cerita tentang orang-orang yang telah pergi kembali dikenang dan nama mereka terus disebut dalam doa.
Bagi keluarga korban, bantuan tersebut tentu tidak dapat menghapus rasa kehilangan. Namun, kehadiran orang-orang yang datang dengan ketulusan, memberikan dukungan dan doa menjadi bentuk penguatan di tengah masa sulit.
Tragedi Drag Race Kotamobagu tidak hanya meninggalkan catatan tentang jumlah korban, tetapi juga menyisakan duka mendalam bagi keluarga yang kehilangan orang-orang tercinta.
Di tengah kondisi tersebut, kepedulian dan solidaritas menjadi pengingat bahwa keluarga korban tidak menghadapi masa sulit ini seorang diri.
- Penulis: (**/NOX)



Saat ini belum ada komentar