Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » JK Meledak: Kasih Tahu ke “Termul-termul”, Jokowi Jadi Presiden karena Saya

JK Meledak: Kasih Tahu ke “Termul-termul”, Jokowi Jadi Presiden karena Saya

  • account_circle (**/CS)
  • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
  • visibility 465
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, PRONEWS5.COM – Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, melontarkan pernyataan tegas soal perannya dalam perjalanan politik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Ia bahkan secara terbuka menyebut bahwa Jokowi tidak akan menjadi presiden tanpa perannya di awal.

Pernyataan itu disampaikan Kalla kepada awak media di kediamannya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026), sekaligus merespons berbagai narasi di media sosial yang dinilainya telah memelintir fakta.

“Kasih tahu semua itu termul-termul itu, Jokowi jadi Presiden karena saya. Tanpa jadi gubernur, mana bisa jadi Presiden?” tegas Kalla.

Kalla menegaskan, ia tidak pernah membiayai atau “mengatur” perjalanan politik Jokowi seperti yang dituduhkan sejumlah pihak. Ia menyebut narasi tersebut sebagai hoaks yang sengaja dibangun.

“Jangan dipelintir seolah-olah saya yang membawa atau membiayai. Itu tidak benar. Hoaks,” ujarnya.

Namun demikian, Kalla tidak menampik bahwa dirinya memiliki peran penting saat mendorong Jokowi maju sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Ia mengungkapkan, saat itu Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, sempat menolak pencalonan Jokowi. Kalla mengaku harus beberapa kali meyakinkan hingga akhirnya Jokowi mendapat restu.

“Saya yang bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta. Saya yakinkan Ibu Mega bahwa ini orang baik. Awalnya ditolak, tapi akhirnya disetujui,” kata Kalla.

Menurut Kalla, momentum menjadi Gubernur DKI Jakarta adalah titik krusial yang membuka jalan Jokowi menuju kursi presiden pada Pemilihan Presiden Indonesia 2014.

Ia menilai tanpa pengalaman sebagai kepala daerah di ibu kota, peluang Jokowi melangkah ke level nasional tidak akan sebesar yang terjadi saat itu.

“Tanpa jadi gubernur, tidak mungkin jadi Presiden. Itu prosesnya,” tegasnya.

Singgung “Termul” dan Buzzer

Dalam kesempatan itu, Kalla juga menyinggung istilah “termul” yang ramai di media sosial—merujuk pada kelompok tertentu yang kerap mengangkat narasi terkait Jokowi.

Ia meminta pihak-pihak tersebut, termasuk buzzer, untuk berhenti menyebarkan informasi yang dinilai tidak benar dan berpotensi memecah belah publik.

“Jangan sembarangan bicara. Kalau dibiarkan, ini bisa merusak keadaan,” ujarnya.

Tak Pernah Minta Jadi Cawapres
Kalla juga meluruskan isu bahwa dirinya berambisi menjadi wakil presiden.

Ia menegaskan justru diminta langsung oleh Megawati untuk mendampingi Jokowi pada Pilpres 2014.

“Saya tidak pernah minta jadi wakil presiden. Saya diminta karena dianggap punya pengalaman untuk membimbing,” kata Kalla.

Ia bahkan mengaku sempat ingin kembali ke kampung halamannya di Makassar, sebelum akhirnya diminta tetap mendampingi Jokowi.

Nasihat ke Jokowi Soal Polemik Ijazah
Di sisi lain, Kalla juga menyinggung polemik ijazah Jokowi yang belakangan kembali mencuat.

Ia menyarankan agar isu tersebut segera diselesaikan secara terbuka demi meredam konflik di masyarakat.

“Sudahlah, kasih lihat saja supaya tidak terus jadi polemik,” ucapnya.

Menutup pernyataannya, Kalla mengingatkan agar publik tidak membalik fakta sejarah politik.

“Soal perjalanan politik Jokowi itu panjang. Tapi jangan dibalik-balik seolah-olah saya yang menentukan segalanya,” tegasnya.

  • Penulis: (**/CS)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Takut Ditembak Polisi, Dua Pelaku Penikaman Sopir Angkot di Manado Langsung Menyerahkan Diri

    Takut Ditembak Polisi, Dua Pelaku Penikaman Sopir Angkot di Manado Langsung Menyerahkan Diri

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 351
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com – Dua pelaku penikaman yang menewaskan seorang sopir angkutan kota (angkot) di kawasan Pasar 45, Kota Manado, Sulawesi Utara, memilih menyerahkan diri ke Polresta Manado sesaat setelah kejadian. Keduanya mengaku takut ditembak polisi jika mencoba melarikan diri. Pelaku yang diketahui berinisial BD alias Bombi (25) dan ND alias Nelson (23) datang ke Mapolresta […]

  • Banjir Bandang Terjang Padang 672 Warga Mengungsi

    Banjir Bandang Terjang Padang 672 Warga Mengungsi

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 61
    • 0Komentar

    PADANG, PRONEWS5.COM — Banjir dan banjir bandang yang melanda sejumlah kawasan di Kota Padang, Sumatera Barat, sejak Sabtu (10/10/2026), memaksa 672 warga mengungsi hingga Minggu (11/10/2026). Bencana yang dipicu hujan berintensitas tinggi tersebut merendam sekitar 120 rumah, mengganggu akses jalan, dan mendorong pengerahan tim gabungan untuk mengevakuasi warga serta menyalurkan bantuan darurat. Data sementara yang […]

  • Hukum Tua Desa Koha Timur Indria Lighaya Suwu Dipercaya Pimpin DPC AKSI Minahasa

    Hukum Tua Desa Koha Timur Indria Lighaya Suwu Dipercaya Pimpin DPC AKSI Minahasa

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 849
    • 0Komentar

    MINAHASA, PRONEWS5.COM – Kepercayaan terhadap Indria Lighaya Suwu, SH terus menguat. Baru sehari setelah resmi dilantik sebagai Hukum Tua Desa Koha Timur, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa, pada Selasa (14/7/2026), ia kembali menerima mandat strategis sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) Kabupaten Minahasa untuk masa bakti 2026–2030. Penetapan tersebut tertuang […]

  • Buronan Penyiksa Kekasih Ditangkap di Bandung, Sayembara Rp250 Juta Dedi Mulyadi Berakhir

    Buronan Penyiksa Kekasih Ditangkap di Bandung, Sayembara Rp250 Juta Dedi Mulyadi Berakhir

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 324
    • 0Komentar

    BANDUNG, PRONEWS5.COM – Tim Gabungan Resmob Priangan Polda Jawa Barat menangkap Taufik Hidayat (30), buronan kasus penyekapan dan penganiayaan berat terhadap kekasihnya, di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung, Selasa (23/6/2026) malam. Penangkapan berlangsung tanpa perlawanan dan mengakhiri pelarian tersangka yang sebelumnya telah ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Polda Jawa Barat. Sebelum penangkapan, Gubernur Jawa […]

  • Propam Polda Sulut Lidik Dugaan Keterlibatan Kasat Reskrim Minahasa dalam Mafia Solar Subsidi

    Propam Polda Sulut Lidik Dugaan Keterlibatan Kasat Reskrim Minahasa dalam Mafia Solar Subsidi

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 1.298
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM – Dugaan keterlibatan Kasat Reskrim Polres Minahasa, Iptu Pol. Kadek Agus Surya Darma, dalam praktik penimbunan solar subsidi ilegal akhirnya mendapat respons serius dari Polda Sulawesi Utara. Melalui Kabid Propam, Kombes Pol. Reindolf Unmehopa, kepolisian memastikan akan melakukan penyelidikan atas informasi yang beredar di publik, Sabtu (11/4/2026). Langkah tersebut diambil menyusul mencuatnya pemberitaan […]

  • Tensi Memanas, Kursi Ketua PWI Sulut 2026–2031 Jadi Rebutan

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 695
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com — Tensi pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Sulawesi Utara (PWI Sulut) periode 2026–2031 mulai memanas. Sejumlah wartawan pemegang KTA Utama dan sertifikat UKW Utama secara terbuka menyatakan kesiapan maju dalam konferensi yang dijadwalkan berlangsung 31 Maret 2026 di Manado. Dinamika ini mengemuka setelah Pengurus Harian PWI Sulut menetapkan tahapan resmi Konferensi PWI […]

expand_less