Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Begini Tampang Labkesmas Rp13,2 Miliar di Minahasa, Wahyuni: Jangan Sampai Hanya Jadi Pajangan

Begini Tampang Labkesmas Rp13,2 Miliar di Minahasa, Wahyuni: Jangan Sampai Hanya Jadi Pajangan

  • account_circle (**/ARP)
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • visibility 1.089
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MINAHASA, PRONEWS5.COM — Proyek Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) senilai Rp13,2 miliar di Kelurahan Rinegetan, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa resmi rampung dan diresmikan pada 24 Februari 2026.

Meski berdiri megah dengan fasilitas modern, tokoh masyarakat Yuni Wahyuni Srikandi mengingatkan agar fasilitas tersebut tidak berakhir hanya sebagai “pajangan” tanpa kesiapan operasional yang memenuhi standar, terlebih proyek ini masih dalam proses pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Labkesmas ini dibangun melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kesehatan RI dan mulai dikerjakan sejak 6 Agustus 2025 oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa, dengan pelaksana proyek disebut berasal dari pihak ketiga, yakni CV Rioren.

Begini Tampang Labkesmas Rp13,2 Miliar di Minahasa, Wahyuni: Jangan Sampai Hanya Jadi Pajangan

Kondisi bangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat Kabupaten Minahasa di Kelurahan Rinegetan, Kecamatan Tondano Barat, yang telah rampung dan diresmikan Februari 2026. Terlihat gedung utama dua lantai, area halaman yang belum tertata maksimal, serta fasilitas penunjang di sisi bangunan. Gambar ini diambil pada 28 Maret 2026 (Foto: Istimewa/ARP).

Secara fisik, bangunan tampak representatif dengan desain modern yang mengakomodasi berbagai kebutuhan layanan laboratorium kesehatan masyarakat.

Fasilitas yang tersedia meliputi ruang penerimaan sampel, ruang pemeriksaan, ruang penyimpanan bahan dan reagen, hingga sistem pengelolaan limbah medis.

Namun demikian, Wahyuni menegaskan bahwa keberhasilan proyek tidak boleh hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik.

“Bangunan boleh sudah selesai, tapi yang lebih penting adalah bagaimana operasionalnya memenuhi standar keselamatan, mutu, dan regulasi.

Jangan sampai hanya megah di luar, tapi tidak maksimal dalam pelayanan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, sejumlah persyaratan wajib dipenuhi sebelum fasilitas ini benar-benar optimal digunakan.

Dari sisi administratif, harus tersedia izin operasional, Nomor Induk Berusaha (NIB), serta dokumen lingkungan.

Dari aspek teknis, laboratorium wajib menerapkan standar biosafety, termasuk pemisahan area bersih dan kotor serta alur kerja satu arah guna mencegah kontaminasi.

Kelengkapan peralatan seperti mikroskop, centrifuge, autoclave, hingga biosafety cabinet juga harus tersedia dan dikalibrasi secara berkala.

Selain itu, kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor kunci.

Tenaga analis kesehatan wajib memiliki kompetensi dan Surat Tanda Registrasi (STR), serta memahami prosedur biosecurity dan biosafety.

Wahyuni juga menekankan pentingnya pengelolaan limbah medis sesuai standar, baik melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) maupun kerja sama dengan pihak berizin agar tidak menimbulkan dampak lingkungan.

Di sisi lain, informasi yang dihimpun menyebutkan proyek ini saat ini masih dalam pemeriksaan oleh BPK.

Proses audit tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan penggunaan anggaran negara berjalan sesuai ketentuan dan tidak menyisakan persoalan hukum di kemudian hari.

Dalam analisisnya, Labkesmas bukan sekadar proyek pembangunan gedung, melainkan fasilitas strategis yang berkaitan langsung dengan pelayanan kesehatan dan kesiapsiagaan daerah menghadapi potensi wabah penyakit.

Wahyuni menegaskan bahwa Labkesmas harus berdiri di atas tiga pilar utama, yakni legalitas yang lengkap, standar teknis dan keselamatan yang ketat, serta SDM yang kompeten.

Ia berharap fasilitas ini benar-benar berfungsi optimal dan tidak berhenti sebagai proyek bernilai miliaran rupiah yang hanya menjadi pajangan.

“Ini fasilitas yang menyangkut kesehatan masyarakat. Tidak boleh setengah-setengah,” pungkasnya.

  • Penulis: (**/ARP)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Perkuat Ekosistem Hilirisasi Pertanian

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah terus memperkuat strategi hilirisasi sektor pertanian sebagai langkah penting dalam meningkatkan nilai tambah komoditas nasional sekaligus memperkuat perekonomian Indonesia. Melalui pembangunan ekosistem industri pertanian yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, pemerintah menargetkan peningkatan kesejahteraan petani sekaligus memperluas kontribusi sektor pertanian terhadap devisa negara. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa hilirisasi menjadi […]

  • Pemerintah Terus Perketat Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 361
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk tidak membiarkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan tanpa pengawasan ketat. Mulai 2026, evaluasi menyeluruh dan berlapis akan diperkuat guna memastikan program strategis nasional tersebut benar-benar memberikan manfaat optimal dan merata bagi masyarakat. Penegasan ini sekaligus menjawab ekspektasi publik agar MBG dijalankan dengan standar tinggi, akuntabel, dan berorientasi pada […]

  • Kebetulan atau Terencana? Braien Waworuntu dan Tahlis Gallang Diserang di Hari yang Sama

    Kebetulan atau Terencana? Braien Waworuntu dan Tahlis Gallang Diserang di Hari yang Sama

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 1.093
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM – Munculnya dua unggahan yang menyerang anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Braien Waworuntu (BW) dan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Tahlis Gallang pada hari yang sama memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Sejumlah warga hingga pegiat media sosial menduga kedua serangan tersebut tidak terjadi secara kebetulan dan meminta aparat kepolisian mengusut pihak yang […]

  • Ekspor Beras Premium Dorong Swasembada Pangan Indonesia Naik Kelas

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Jakarta – Indonesia memasuki babak baru dalam perjalanan swasembada pangan setelah ekspor beras premium ke Arab Saudi resmi dimulai. Sebanyak 2.280 ton beras premium produksi petani dalam negeri diberangkatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji Indonesia pada musim haji 2026. Ekspor beras premium tersebut dilepas dari Gudang Perum BULOG Jakarta sebagai bagian dari strategi pemerintah […]

  • Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 596
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Terkait Dugaan Korupsi Dana Desa, APH Dikabarkan Periksa Pendamping Desa dan Sekdes Tanoyan Selatan

    Terkait Dugaan Korupsi Dana Desa, APH Dikabarkan Periksa Pendamping Desa dan Sekdes Tanoyan Selatan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 728
    • 0Komentar

    BOLMONG|Pronews5.com — Dugaan kasus korupsi Dana Desa (DD) di Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), terus bergulir dan menjadi perhatian masyarakat. Informasi terbaru yang dihimpun menyebutkan, aparat penegak hukum (APH) telah memanggil dan memeriksa sejumlah pihak terkait. Di antaranya Pendamping Desa berinisial DSP alias Nia serta Sekretaris Desa (Sekdes) Tanoyan Selatan berinisial […]

expand_less