Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Polri » Polri–KPK Perkuat Integritas Aparat Lewat Pelatnas Tata Nilai dan Antikorupsi 2026

Polri–KPK Perkuat Integritas Aparat Lewat Pelatnas Tata Nilai dan Antikorupsi 2026

  • account_circle rafael
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • visibility 351
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, PRONews5.com — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Pelatihan Tata Nilai, Penguatan Integritas, dan Antikorupsi sebagai langkah strategis memperkuat budaya organisasi yang bersih dan berorientasi pada pencegahan korupsi. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 24 Februari 2026, di Gedung Anti-Corruption Learning Center (ACLC) KPK, Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Pelatihan yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB itu diikuti 40 peserta, terdiri atas 10 personel dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan 30 personel dari Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri.

Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi kelembagaan dalam memperkuat sistem pengawasan internal serta membangun integritas aparat penegak hukum.Inspektur Pengawasan Umum Polri, Wahyu Widada, secara resmi membuka pelatihan tersebut.

Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya penguatan tata nilai dan integritas sebagai fondasi utama dalam meningkatkan profesionalisme serta kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Ketua KPK, Setyo Budiyanto, hadir sebagai keynote speaker dengan menyampaikan materi bertajuk “Diagnosis Kelemahan Menuju Penguatan Berbasis Data”.

Dalam paparannya, ia menekankan bahwa pemanfaatan data secara komprehensif menjadi kunci dalam mengidentifikasi celah kelemahan sistem, sekaligus memperkuat mekanisme pengawasan dan pencegahan korupsi di lingkungan Polri. Selain itu, kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Sumber Daya Manusia Kapolri, Kepala Kortastipidkor Polri, serta Kepala Biro Perencanaan dan Administrasi Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri.

Melalui pelatihan ini, Polri dan KPK berupaya memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Penguatan integritas berbasis data diharapkan mampu mendorong sistem pengawasan yang lebih efektif serta meminimalkan potensi penyimpangan di tubuh kepolisian.

[**/IND]

  • Penulis: rafael

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Evakuasi 32 WNI dari Iran, Kloter Pertama Tiba di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 423
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONews5.com – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memfasilitasi evakuasi bertahap terhadap 32 warga negara Indonesia (WNI) dari Iran menyusul meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Evakuasi dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan para WNI yang berada di negara tersebut. Sebanyak 22 WNI yang tergabung dalam kloter pertama tiba di Bandar […]

  • Proyek Lapangan Dana Desa Kopandakan Satu Diduga Gunakan Material Tambang Ilegal, Terancam Sanksi Pidana

    Proyek Lapangan Dana Desa Kopandakan Satu Diduga Gunakan Material Tambang Ilegal, Terancam Sanksi Pidana

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 217
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU|PRONews5.com – Proyek pembangunan fasilitas lapangan olahraga di Desa Kopandakan Satu, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Kota Kotamobagu, yang dibiayai melalui Dana Desa (DD), diduga menggunakan material pasir dan batu (sirtu) yang berasal dari aktivitas penambangan galian C tanpa izin. Material tersebut diduga diambil dari aliran Sungai Ongkag di wilayah Desa Kopandakan Satu dengan menggunakan alat berat […]

  • Presiden Prabowo Tegaskan Sanksi terhadap Karhutla, Dorong Pelaku Dijerat “Terorisme Ekologi”

    Presiden Prabowo Tegaskan Sanksi terhadap Karhutla, Dorong Pelaku Dijerat “Terorisme Ekologi”

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle (**/IND)
    • visibility 359
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM – Presiden Prabowo Subianto mendorong penguatan sanksi hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan, termasuk kemungkinan menggolongkan tindakan tersebut sebagai “terorisme ekologi”. Kepala Negara menilai persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah menjadi masalah serius yang membutuhkan langkah hukum lebih tegas sekaligus penguatan regulasi. Arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memimpin rapat terbatas […]

  • Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 596
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Pdt. Dr. Djoys Anneke Rantung Dinilai Layak Dipertimbangkan dalam Komposisi BPMS GMIM*

    Jejaknya Panjang, Medan Pelayanannya Luas: Mengapa Nama Pdt. Djoys Anneke Rantung Muncul dalam Percakapan BPMS GMIM?

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle (**/ML)
    • visibility 285
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM — Ada nama yang dikenal karena jabatan. Ada pula nama yang menjadi pembicaraan karena perjalanan panjang yang dibangun melalui pelayanan, pengabdian dan pengalaman. Pdt. Dr. Djoys Anneke Rantung, STh, MTh, DTh berada dalam kategori kedua. Namanya bukan muncul tiba-tiba ketika pembicaraan mengenai regenerasi kepemimpinan Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) bergulir. Jauh sebelum […]

  • Presiden Prabowo Pastikan Kemandirian Sikap Indonesia Ditengah Standar Ganda Global

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 447
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengatakan banyak negara besar kerap menerapkan standar ganda dengan melanggar prinsip demokrasi, hak asasi manusia, rule of law, dan perlindungan lingkungan yang selama ini mereka ajarkan kepada negara lain. Menurutnya berangkat dari pengalaman sejarah Panjang, intervensi dan penjajahan, Indonesia didorong untuk bersikap waspada, memahami realitas dunia apa adanya, serta menjaga […]

expand_less