Gibran Pikul Salib di Kupang, Warganet: “Potret Terbaik Tahun Ini”
- account_circle (**/IND)
- calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
- visibility 372
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, memikul salib saat mengikuti Festival Pawai Paskah di Bundaran PU, Kota Kupang, NTT, Senin (6/4/2026), yang viral dan disebut warganet sebagai potret terbaik tahun ini. (Foto: Dok)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KUPANG, NTT — memikul salib dalam Festival Pawai Paskah di Bundaran PU, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (6/4/2026). Aksi tersebut viral di media sosial dan menuai apresiasi luas, bahkan banyak warganet menyebutnya sebagai “potret paling terbaik tahun ini” yang mencerminkan nilai toleransi dan persatuan.
Dalam prosesi keagamaan tersebut, Gibran berjalan berdampingan dengan dan , serta sejumlah tokoh lintas agama. Kehadiran Wakil Presiden dinilai sebagai simbol kuat bahwa negara hadir menjaga harmoni di tengah keberagaman.
Sebelum pawai dimulai, Gibran menyapa ribuan warga yang telah memadati lokasi sejak pagi. Ia menerima selendang adat dari Ketua Sinode GMIT Semuel Pandie, serta topi rajutan hasil karya kelompok disabilitas.
Momen ini memperlihatkan kedekatan pemimpin nasional dengan masyarakat. Gibran juga melepas secara resmi peserta Pawai Paskah Sinode GMIT dari titik start Bundaran PU.
Di media sosial, respons publik terus mengalir. Banyak warganet memuji gestur tersebut sebagai simbol toleransi yang langka dan menyentuh. “Ini bukan sekadar seremoni, ini potret Indonesia yang sesungguhnya,” tulis salah satu pengguna.
Bahkan, tidak sedikit yang menyebut aksi itu sebagai potret paling terbaik tahun ini karena menggambarkan kebersamaan lintas iman tanpa sekat.
Tokoh masyarakat, , turut menegaskan bahwa NTT adalah “Nusa Terindah Toleransi” yang terus merawat persaudaraan dan kemanusiaan.
Dalam sambutannya, Gibran mengingatkan pentingnya menjaga persatuan nasional serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi palsu.
“Persatuan adalah kunci. Tidak ada negara yang bisa maju jika terus dilanda perpecahan,” tegasnya.
Pawai berlangsung meriah dengan pengamanan ketat aparat gabungan TNI dan Polri.
Ribuan peserta dari berbagai denominasi gereja dan komunitas ambil bagian, menampilkan atraksi kreatif bernuansa iman dan budaya lokal.
Panitia mengaku bangga atas kehadiran Wakil Presiden. Mereka menilai momentum ini bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga penguatan citra NTT sebagai daerah toleran yang berpotensi mendorong sektor pariwisata dan ekonomi lokal.
Selain menghadiri Pawai Paskah, agenda kunjungan kerja Gibran di Kupang juga mencakup peninjauan kawasan agrowisata serta program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Aksi simbolik Gibran di Kupang tidak hanya viral, tetapi juga memantik narasi kuat tentang wajah Indonesia yang damai.
Di tengah dinamika sosial yang kerap terbelah, momen ini oleh warganet dinilai sebagai potret paling terbaik tahun ini tentang persatuan dalam keberagaman.
- Penulis: (**/IND)



Saat ini belum ada komentar