Yohanes Jaffray Pimpin Persiapan LC Karombasan Menuju Apel Akbar di Tomohon
- account_circle (**/ARP)
- calendar_month Senin, 5 Okt 2026
- visibility 39
- comment 0 komentar
- print Cetak

Yohanes Jaffray bersama pengurus dan senior Legio Christi Paroki HKY Karombasan dalam rapat persiapan menuju Apel Akbar LC di Tomohon, Minggu (4/10/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MANADO, PRONEWS5.COM— Legio Christi (LC) Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Karombasan mulai mematangkan persiapan menghadapi Apel Akbar Legio Christi se-Keuskupan Manado yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Desember 2026 di Paroki Santo Yosep Saronsong, Kota Tomohon.
Untuk memastikan seluruh persiapan berjalan terarah, LC Karombasan dalam rapat umum yang digelar di kediaman tokoh Kaum Bapak Katolik (KBK) Karombasan, Dr. Ir. Adi Nelwan, Minggu (4/10/2026), menetapkan Yohanes Jaffray sebagai Ketua Tim Kerja persiapan.
Tim tersebut mendapat mandat mengoordinasikan berbagai kebutuhan LC Karombasan, mulai dari kesiapan anggota, kedisiplinan, hingga hal-hal teknis yang diperlukan untuk mengikuti agenda besar tersebut.
Keputusan itu diambil setelah rapat yang dipimpin Koordinator LC Karombasan Rendy Rombon bersama Sekretaris LC Hut Kamrin. Jalannya pembahasan kemudian dipandu moderator Royke Pangau yang juga menjabat Ketua Wilayah Rohani Santo Agustinus.
Usai dipercaya memimpin tim kerja, Yohanes Jaffray menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan persiapan tidak dapat dibebankan kepada satu atau dua orang, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh legioner.
“Terima kasih sudah mempercayakan saya. Yang saya butuh kita semua sama-sama bekerja karena apel akbar ini momentum besar, tentu banyak hal yang harus kita siapkan bersama,” ujar Jaffray.
Koordinator LC Karombasan Rendy Rombon meminta seluruh anggota meningkatkan keterlibatan sekaligus membangun kedisiplinan sejak jauh hari sebelum pelaksanaan apel.
Menurut Rombon, kedisiplinan menjadi bagian penting karena apel akbar bukan sekadar kegiatan berkumpul, tetapi juga menuntut kesiapan sikap, gerakan dan tata cara anggota selama mengikuti kegiatan.
“Apel akbar itu identik dengan disiplin diri. Cara kita berdiri, bergerak, berjalan, memberi hormat dan berbaris harus diperhatikan. Bahkan dalam bertutur kata pun ada aturan dan etikanya,” jelas Rombon.
Ia menjelaskan, Apel Akbar LC merupakan agenda besar yang mempertemukan legioner dari berbagai paroki di wilayah Keuskupan Manado. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk melakukan pengecekan pasukan sekaligus memperkuat koordinasi dan kebersamaan antarkomunitas LC.
“Tujuannya untuk melakukan pengecekan pasukan, pengarahan, konsolidasi, atau memperkuat solidaritas dan komitmen bersama seluruh LC,” katanya.
Sementara itu, Wakil Koordinator LC Karombasan Lucky Liuw mengingatkan agar persiapan tidak hanya berorientasi pada aspek teknis. Menurutnya, kekompakan dan semangat persaudaraan harus menjadi bagian utama dalam setiap tahapan persiapan.
“Penting bagi kita untuk membangun semangat kekompakan, persaudaraan dan rasa hormat satu sama lain,” pesan Lucky.
Rapat tersebut turut dihadiri Penasihat LC Karombasan Jhon Rantung serta sejumlah senior LC, di antaranya Hanock Londah, Michale Pangalila dan Noldy Pangalila.
Dalam kesempatan itu, Jhon Rantung juga menyampaikan usulan agar pengurus sementara memprioritaskan pembinaan anggota yang sudah ada sebelum kembali membuka penerimaan anggota baru.
“Usul saya untuk pengurus, kita batasi dulu penerimaan anggota. Tugas LC ke depan meningkatkan kualitas hidup anggota baru, disiplin diri semua legioner, baru buka pendaftaran lagi,” ujarnya.
Dengan terbentuknya tim kerja di bawah koordinasi Yohanes Jaffray, LC Karombasan kini memiliki struktur persiapan yang diharapkan mampu menggerakkan seluruh legioner secara lebih terarah menuju Apel Akbar Desember mendatang.
- Penulis: (**/ARP)



Saat ini belum ada komentar