Tim URC Polres Tomohon Resmi Dibentuk, Kriminal Jalanan Jadi Sasaran
- account_circle Red Pronews
- calendar_month Senin, 8 Jun 2026
- visibility 371
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kapolres Tomohon AKBP Nur Kholis, S.I.K., memimpin pembentukan dan kesiapsiagaan Tim URC Resmob Polres Tomohon di Mapolres Tomohon, Senin (8/6/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TOMOHON, PRONews5.com – Polres Tomohon resmi membentuk Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob untuk memperkuat respons terhadap laporan masyarakat sekaligus menekan berbagai bentuk kejahatan jalanan di wilayah Kota Tomohon.
Acara peluncuran tim khusus tersebut dilaksanakan di Mapolres Tomohon, Senin (8/6/2026), dan dipimpin langsung Kapolres Tomohon AKBP Nur Kholis, S.I.K.
Tim URC Resmob akan difokuskan pada penanganan tindak pidana 3C, yakni pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Kapolres Tomohon melalui Kasat Reskrim Polres Tomohon IPTU Royke Raymon Yafet Mantiri, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pembentukan Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob merupakan implementasi kebijakan Mabes Polri dan Polda Sulawesi Utara dalam memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Menurut Mantiri, kehadiran URC Resmob dirancang untuk memastikan setiap laporan yang masuk dapat ditindaklanjuti secara cepat dan efektif, sekaligus meningkatkan upaya pemberantasan kejahatan jalanan yang meresahkan warga.
“Pembentukan Unit Reaksi Cepat merupakan bagian dari strategi nasional Polri untuk menghadirkan respons yang lebih sigap terhadap pengaduan masyarakat, termasuk menekan angka kejahatan 3C, yakni curas, curat, dan curanmor,” ujar Mantiri kepada PRONews5.com.
Ia menuturkan, personel URC Resmob akan diterjunkan melakukan patroli pada titik dan waktu yang dianggap rawan gangguan kamtibmas. Selain itu, tim juga bertugas menindaklanjuti laporan darurat, melakukan pengejaran terhadap pelaku kejahatan, hingga mengamankan lokasi yang berpotensi menjadi sasaran tindak kriminal.
“Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran polisi secara nyata di lapangan. Karena itu, tim ini akan bergerak cepat setiap kali dibutuhkan dan hadir di lokasi-lokasi yang memiliki tingkat kerawanan tinggi,” katanya.
Dalam mendukung operasional, URC Resmob diperkuat 10 personel Satreskrim Polres Tomohon yang dibekali sarana kendaraan roda dua dan roda empat guna menunjang mobilitas saat menjalankan tugas.
Berdasarkan surat perintah yang telah diterbitkan, tim dipimpin oleh KBO Reskrim Polres Tomohon dan akan berkolaborasi dengan fungsi kepolisian lainnya untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Tomohon.
Mantiri juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan setiap kejadian mencurigakan maupun tindak pidana yang terjadi.
“Apabila menemukan peristiwa darurat atau dugaan tindak kejahatan di wilayah Tomohon, segera hubungi layanan resmi Polres Tomohon agar personel URC Resmob dapat segera diterjunkan untuk melakukan penanganan,” tegasnya.
Langkah Polres Tomohon tersebut mendapat dukungan luas dari tokoh masyarakat.
Ibrahim Tular menilai pembentukan tim merupakan langkah tepat untuk menghadapi potensi meningkatnya kriminalitas jalanan.
“Ini langkah yang sangat tepat dan kami mendukung penuh upaya Polres Tomohon dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat,” katanya.
Hal senada disampaikan Hanny Meruntu yang menilai kehadiran tim reaksi cepat akan memberikan efek pencegahan terhadap pelaku kejahatan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada kepolisian.
Sementara itu, Eddy Rompas meyakini pembentukan Tim URC Resmob akan disambut positif masyarakat karena keamanan merupakan kebutuhan bersama.
Pembentukan Tim URC Resmob dinilai sebagai langkah strategis di tengah meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian yang cepat, profesional, dan responsif.
Selain bertugas melakukan penindakan, kehadiran tim ini juga diharapkan mampu mencegah tindak kriminal melalui patroli dan kehadiran polisi di lapangan.
[**/ARP]
- Penulis: Red Pronews



Saat ini belum ada komentar