Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Danny Tular Sebut Ada yang Terganggu dengan Kiprah Politik Braien Waworuntu

Danny Tular Sebut Ada yang Terganggu dengan Kiprah Politik Braien Waworuntu

  • account_circle (**/ARP)
  • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
  • visibility 775
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TOMOHON, PRONEWS5.COM – Tokoh masyarakat sekaligus pengamat politik Kota Tomohon, Danny Tular, menilai berbagai isu liar yang belakangan menyerang Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Braien Waworuntu, S.E., tidak akan menggoyahkan kepercayaan masyarakat terhadap politisi muda tersebut.

Menurutnya, rekam jejak dan dukungan publik yang telah teruji selama dua periode menjadi modal kuat bagi Braien menghadapi berbagai serangan opini di ruang digital.

Pernyataan itu disampaikan Danny Tular, Minggu (2/8/2026), menyusul beredarnya narasi dan dugaan liar di media sosial yang mengaitkan nama Braien dalam sebuah percakapan yang kemudian ramai diperbincangkan publik.

Menurut Danny, munculnya isu tersebut tidak dapat dilepaskan dari dinamika politik yang semakin kompetitif.

Ia menduga ada pihak-pihak yang merasa terganggu dengan meningkatnya kiprah politik Braien, termasuk kedekatannya dengan Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus.

“Bisa saja ada yang cemburu, iri hati, atau merasa terganggu dengan kedekatan Braien bersama Bapak Gubernur.

Bisa juga ada yang tidak nyaman karena Braien dikenal tegas dan tidak selalu mengikuti arus.

Dalam politik, hal seperti ini bukan lagu baru,” ujar Danny yang akrab disapa Kobis.

Danny menegaskan, masyarakat di daerah pemilihan Minahasa-Tomohon telah memberikan penilaian nyata melalui dua kali kemenangan Braien pada Pemilu Legislatif.

Menurutnya, legitimasi politik tersebut merupakan bukti bahwa kepercayaan publik terhadap Braien tidak dibangun oleh pencitraan sesaat, melainkan oleh konsistensi kerja politiknya.

“Kepercayaan masyarakat kepada Braien sudah teruji. Dua periode terpilih bukan sesuatu yang datang begitu saja.

Karena itu saya yakin isu-isu liar seperti ini tidak akan memengaruhi pendukungnya, bahkan bisa membuat mereka semakin solid memberikan dukungan,” katanya.

Danny juga mengingatkan bahwa fitnah dan serangan terhadap figur publik sering kali justru menjadi konsekuensi dari meningkatnya perhatian masyarakat terhadap seseorang.

“Orang yang terus difitnah sebaiknya memandang fitnah bukan sebagai kehancuran, tetapi sebagai tanda bahwa dirinya sedang diperhitungkan dan diuji kedewasaannya.

Pujian maupun celaan sesungguhnya lebih banyak mencerminkan persepsi orang lain,” ujarnya.

Braien: Era AI Membuat Siapa Pun Bisa Menjadi Korban

Sementara itu, Braien Waworuntu memilih merespons isu yang beredar dengan pendekatan yang lebih menekankan pentingnya literasi digital dan penegakan hukum.

Politisi muda Sulawesi Utara tersebut menilai perkembangan teknologi, terutama Artificial Intelligence (AI), telah menghadirkan tantangan baru berupa semakin mudahnya manipulasi informasi, rekayasa narasi, hingga penyebaran dugaan yang belum tentu memiliki dasar fakta.

“Dengan kondisi dunia digital yang semakin canggih saat ini, siapa saja berpotensi ‘digoreng’ melalui dugaan-dugaan yang bisa saja merupakan hasil karangan, manipulasi teks, atau penyalahgunaan teknologi AI.

Jika pembiaran terhadap persoalan seperti ini terus berlangsung, ancamannya sangat nyata,” kata Braien.

Ia mengingatkan bahwa siapa pun dapat menjadi sasaran penyebaran informasi yang belum terverifikasi, sehingga masyarakat harus lebih kritis sebelum mempercayai atau menyebarkan sebuah informasi.

Menurut Braien, kemajuan teknologi seharusnya diimbangi dengan peningkatan literasi digital agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang sengaja dibangun untuk membentuk opini tertentu.

“Menghakimi seseorang di era digital sangat mudah karena orang bisa bersembunyi di balik layar.

Yang mampu menghentikannya hanyalah moral dan kedewasaan kita dalam menggunakan media sosial,” ujarnya.

Braien juga menilai penyebaran narasi yang bertujuan menjatuhkan karakter seseorang (character assassination) berpotensi menciptakan iklim politik yang tidak sehat dan memberikan contoh buruk bagi generasi muda.

Menurutnya, jika praktik tersebut terus dibiarkan, anak-anak muda akan melihat dunia politik sebagai ruang yang identik dengan fitnah dan serangan personal, bukan sebagai wadah pengabdian kepada masyarakat.

“Kita harus memutus mata rantai ini demi menciptakan demokrasi yang sehat dan ekosistem digital yang lebih bertanggung jawab,” tegasnya.

Braien mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Utara agar lebih bijak menyikapi setiap informasi yang beredar di media sosial, tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang belum memiliki dasar pembuktian hukum, serta mengedepankan budaya verifikasi sebelum menyimpulkan sebuah informasi.

Ia menegaskan bahwa tantangan terbesar saat ini bukan sekadar mencari siapa penyebar isu pertama, melainkan membangun masyarakat yang kritis, cerdas, dan bertanggung jawab dalam mengonsumsi informasi di era digital.

  • Penulis: (**/ARP)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Ajak Masyarakat Jadikan Ramadan Sejuk, Damai, dan Bebas Provokasi

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah bersama para pemuka agama mengimbau seluruh elemen masyarakat menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum memperkuat harmoni sosial dan menjauhkan diri dari segala bentuk provokasi. Negara, melalui kebijakan yang tegas namun inklusif, menegaskan bahwa Ramadan harus menjadi ruang spiritual yang meneduhkan, bukan arena tekanan sosial. Semangat saling menghormati dinilai sebagai fondasi utama menjaga […]

  • Presiden Prabowo Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF ke-11 di Vladivostok

    Presiden Prabowo Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF ke-11 di Vladivostok

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle (**/IND)
    • visibility 156
    • 0Komentar

    RUSIA, PRONEWS5.COM – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Bandar Udara Internasional Vladivostok, Federasi Rusia, pada Rabu, 2 September 2026, pukul 10.45 waktu setempat (WS). Kehadiran Presiden Prabowo di Vladivostok memenuhi undangan Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin, untuk hadir sebagai tamu kehormatan utama pada Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 yang digelar di Far Eastern […]

  • Peduli Kemanusiaan, Ali Mamonto Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Solimandungan

    Peduli Kemanusiaan, Ali Mamonto Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Solimandungan

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 264
    • 0Komentar

    BOLMONG|PRONews5.com — Banjir bandang yang menerjang Desa Solimandungan I dan Solimandungan II, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), pada Rabu (27/5/2026), masih menyisakan duka mendalam bagi masyarakat setempat. Hingga Kamis (28/5/2026), rumah-rumah warga masih dipenuhi lumpur tebal dan material kayu gelondongan yang terbawa arus deras. Sejumlah akses jalan desa juga sempat lumpuh total akibat tertutup […]

  • Kajati Sulut Lantik Ketua ABPEDNAS Srikandi Jaga Desa dan ASLINMAS Manado

    Kajati Sulut Lantik Ketua ABPEDNAS Srikandi Jaga Desa dan ASLINMAS Manado

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 60
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kajati Sulut), Dr. Feri Tas, S.H., M.Hum., M.Si., melantik para ketua dan pengurus organisasi ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa, serta ASLINMAS Kota Manado, Selasa (13/10/2026). Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penyaluran bantuan air bersih bagi masyarakat di Pulau Bunaken, Pulau Siladen, dan Pulau Manado Tua. Dalam pelantikan […]

  • Kalau IT Center Manado Tutup, Kami Ikut Tumbang! Ratusan Karyawan Lawan Dugaan Kriminalisasi

    Kalau IT Center Manado Tutup, Kami Ikut Tumbang! Ratusan Karyawan Lawan Dugaan Kriminalisasi

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 523
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com – Ratusan karyawan dan tenant IT Center Manado turun ke jalan menggelar aksi damai di depan pusat perdagangan gadget terbesar di Sulawesi Utara, Selasa (2/6/2026). Mereka menyuarakan penolakan terhadap dugaan kriminalisasi dalam kasus pencemaran limbah yang menjerat General Manager IT Center Manado, VL alias Lasut. Aksi yang berlangsung sejak pagi tersebut diwarnai orasi, […]

  • Diterpa Isu Operasi Mabes Polri, Tambang Ilegal di Sulut Tiarap Serentak

    Diterpa Isu Operasi Mabes Polri, Tambang Ilegal di Sulut Tiarap Serentak

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 347
    • 0Komentar

    MANADO|Pronews5.com — Aktivitas tambang ilegal di sejumlah wilayah Sulawesi Utara mendadak berhenti total, menyusul beredarnya kabar akan adanya operasi besar dari tim Mabes Polri. Para pelaku memilih “tiarap” untuk menghindari penindakan hukum. Informasi rencana operasi tersebut menyebar cepat di kalangan pekerja dan pelaku tambang ilegal, memicu penghentian aktivitas secara serentak di berbagai lokasi. Wilayah yang […]

expand_less