Gempa M7,6 Guncang Bitung-Sulut, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami
- account_circle (**/BEN)
- calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
- visibility 371
- comment 0 komentar
- print Cetak

Tangkapan layar rilis BMKG terkait gempa bumi magnitudo 7,6 di Bitung, Sulawesi Utara, yang disertai peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah di Sulut dan Maluku Utara,.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BITUNG — Gempa bumi tektonik dahsyat berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis (2/4/2026) pukul 05.48 WIB. Getaran kuat turut dirasakan hingga Kota Manado, Minahasa, dan sejumlah daerah sekitarnya, memicu kepanikan warga yang berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika dengan cepat merespons kejadian ini dengan mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah di Sulawesi Utara dan Maluku Utara, mengingat potensi dampak lanjutan yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat pesisir.
Berdasarkan rilis resmi BMKG, gempa terjadi pada koordinat 1,25 Lintang Utara dan 126,27 Bujur Timur dengan kedalaman 62 kilometer.
Pusat gempa berada di laut, sekitar wilayah tenggara Bitung, sehingga berpotensi memicu gelombang tsunami.
BMKG menetapkan status SIAGA untuk sejumlah daerah yang berpotensi terdampak, di antaranya Kota Bitung dan Minahasa Selatan (Sulut), serta wilayah Maluku Utara seperti Kota Ternate, Halmahera, dan Tidore.
Peringatan ini merupakan hasil pemodelan cepat berdasarkan parameter gempa yang menunjukkan adanya potensi pergerakan massa air laut.
“Potensi tsunami untuk diteruskan kepada masyarakat,” demikian pernyataan resmi BMKG dalam unggahan terverifikasi yang dirilis sesaat setelah gempa terjadi.
Secara ilmiah, gempa dengan magnitudo besar yang berpusat di laut dan memiliki kedalaman menengah seperti ini berpotensi memicu deformasi dasar laut.
Perubahan ini dapat mengangkat kolom air secara tiba-tiba dan menghasilkan gelombang tsunami yang menjalar ke pesisir dalam waktu singkat.
BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah pesisir agar segera melakukan langkah mitigasi, termasuk evakuasi ke tempat yang lebih tinggi, serta tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi.
Sejumlah warga di Bitung dan sekitarnya dilaporkan merasakan guncangan kuat selama beberapa detik. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait kerusakan maupun korban jiwa, namun pemantauan terus dilakukan oleh pihak berwenang.
BMKG menegaskan bahwa informasi resmi hanya bersumber dari kanal resmi lembaga tersebut.
Masyarakat diminta tetap tenang namun waspada, serta mengikuti arahan pemerintah daerah dan aparat terkait guna meminimalisir risiko jika gelombang tsunami benar-benar terjadi.
- Penulis: (**/BEN)



Saat ini belum ada komentar