Belanda Angkat Koper! Maroko Menang Dramatis Lewat Adu Penalti
- account_circle Red Pronews
- calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
- visibility 230
- comment 0 komentar
- print Cetak

Selebrasi para pemain Maroko usai memastikan kemenangan dramatis atas Belanda melalui adu penalti pada babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026. (Foto: Dok)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PRONEWS5.COM, PRONEWS5.COM – Tim Nasional Maroko memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 setelah menyingkirkan Belanda melalui drama adu penalti dengan skor 3-2. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit pada pertandingan babak 32 besar yang berlangsung di Stadion BBVA, Meksiko, Selasa (30/6/2026).
Kemenangan Maroko menjadi salah satu kejutan terbesar di fase gugur. Meski menghadapi salah satu kekuatan tradisional sepak bola Eropa, wakil Afrika itu tampil lebih dominan sepanjang pertandingan dengan menguasai 70 persen penguasaan bola serta melepaskan 12 tembakan, enam di antaranya tepat sasaran.
Sejak peluit awal dibunyikan, Maroko mengambil inisiatif menyerang. Permainan cepat yang dibangun Brahim Díaz dan kolega beberapa kali merepotkan pertahanan Belanda yang dikomandoi Virgil van Dijk. Namun disiplin lini belakang De Oranje membuat babak pertama berakhir tanpa gol.
Belanda justru mampu mencuri keunggulan lebih dulu pada menit ke-72.
Berawal dari serangan balik cepat, Crysencio Summerville mengirim umpan matang yang diselesaikan dengan tenang oleh Cody Gakpo untuk membawa Belanda unggul 1-0.
Saat kemenangan Belanda sudah di depan mata, Maroko menunjukkan mental bertanding yang luar biasa.
Pada menit ke-90, pemain pengganti Chemsdine Talbi mengirim umpan akurat yang disambut bek Issa Diop menjadi gol penyama kedudukan. Skor berubah menjadi 1-1 dan memaksa pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.
Selama extra time, kedua tim sama-sama menciptakan sejumlah peluang. Namun kokohnya lini pertahanan dan penampilan impresif kedua penjaga gawang membuat tidak ada tambahan gol hingga 120 menit berakhir.
Drama sesungguhnya terjadi pada babak adu penalti. Kiper Maroko Yassine Bounou tampil sebagai pembeda setelah menggagalkan tiga penendang Belanda.
Justin Kluivert, Quinten Timber, dan Crysencio Summerville gagal menjalankan tugasnya dari titik putih.
Di kubu Maroko, hanya Neil El Aynaoui dan Achraf Hakimi yang gagal mencetak gol.
Soufiane Rahimi, Chemsdine Talbi, serta Ismael Saibari sukses menaklukkan Bart Verbruggen, dengan gol Saibari memastikan kemenangan 3-2 sekaligus membawa Singa Atlas melangkah ke babak 16 besar.
Secara statistik, kemenangan Maroko dinilai layak. Dominasi penguasaan bola mencapai 70 persen serta jumlah peluang yang lebih banyak menunjukkan efektivitas permainan tim Afrika Utara tersebut.
Meski sempat tertinggal, mereka tetap konsisten menekan hingga akhirnya mampu memaksa pertandingan berakhir melalui adu penalti.
Sebaliknya, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Belanda. Tim asuhan Ronald Koeman harus mengakhiri perjalanan mereka lebih cepat di Piala Dunia FIFA 2026, meski sempat berada di ambang kemenangan pada waktu normal.
Dengan hasil tersebut, Maroko resmi mengamankan tiket ke babak 16 besar dan kembali menegaskan status mereka sebagai salah satu tim paling berbahaya di turnamen.
Penampilan disiplin, penguasaan bola yang dominan, serta kepahlawanan Yassine Bounou menjadi modal penting bagi Singa Atlas untuk menghadapi tantangan berikutnya.
[**/VAN]
- Penulis: Red Pronews



Saat ini belum ada komentar