Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Pimpinan DPR Janji Sahkan RUU Perampasan Aset 15 Desember atau Mundur

Pimpinan DPR Janji Sahkan RUU Perampasan Aset 15 Desember atau Mundur

  • account_circle (**/ARP)
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • visibility 150
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, PRONEWS5.COM — Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menyatakan komitmen untuk mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset Terkait Tindak Pidana paling lambat dalam Sidang Paripurna 15 Desember 2026.

Jika target tersebut tidak terpenuhi, pimpinan DPR disebut siap meletakkan jabatan struktural sekaligus mengundurkan diri sebagai anggota DPR.

Komitmen tersebut disampaikan Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Andre Rosiade saat menemui massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) dalam aksi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Andre menyampaikan pernyataan itu dari atas mobil komando setelah berlangsung audiensi antara perwakilan AMPB dengan pimpinan DPR.

Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan nota komitmen yang disebut telah ditandatangani pimpinan DPR.

“Kami berkomitmen menyelesaikan RUU Perampasan Aset ini selambat-lambatnya 15 Desember 2026.

Jika komitmen ini tidak dipenuhi, seluruh Pimpinan DPR RI siap mundur dari jabatan struktural dan mengundurkan diri dari anggota DPR.”

Pernyataan tersebut menjadi titik penting dalam aksi AMPB yang sejak siang mendesak DPR tidak lagi menunda pembahasan regulasi yang dinilai penting untuk memperkuat upaya negara merampas aset hasil tindak pidana dan memulihkan kerugian negara.

Namun, janji tersebut tidak serta-merta diterima massa.

Sejumlah peserta aksi justru meneriakkan kata “bohong” dan “hoaks” sebagai bentuk ketidakpercayaan terhadap komitmen parlemen.

Keraguan itu muncul karena massa menilai tenggat hingga Desember masih memberikan ruang yang cukup panjang bagi proses politik di DPR.

Mereka menginginkan kepastian bahwa RUU tersebut benar-benar dibawa hingga tahap pengesahan, bukan kembali berhenti dalam rangkaian pembahasan.

Aksi AMPB membawa sedikitnya dua tuntutan utama.

Pertama, percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset.

Kedua, dorongan penerapan hukuman mati terhadap pelaku tindak pidana korupsi.

Bagi massa, RUU Perampasan Aset dipandang penting karena mekanisme pemberantasan korupsi tidak cukup hanya berorientasi pada pemidanaan pelaku.

Pengembalian dan pemulihan aset yang berasal dari tindak pidana juga menjadi bagian penting dalam upaya memulihkan kerugian negara.

Tuntutan tersebut kemudian dibawa ke meja audiensi bersama pimpinan DPR.

Hasilnya, lahir nota komitmen yang menjadikan 15 Desember 2026 sebagai batas waktu yang dijanjikan untuk pengesahan.

Dalam komitmen tersebut, pembahasan materi RUU disebut akan diakselerasi melalui Komisi III DPR RI.

Prosesnya juga dijanjikan tetap membuka ruang bagi masyarakat sipil, termasuk perwakilan AMPB, untuk terlibat dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU).

Langkah tersebut menjadi penting karena pembahasan sebuah undang-undang tidak hanya menyangkut target waktu, tetapi juga substansi aturan yang akan menjadi dasar hukum nasional.

Dengan demikian, ukuran keberhasilan DPR bukan sekadar apakah RUU masuk ke agenda pembahasan, melainkan apakah seluruh tahapan legislasi dapat diselesaikan hingga pengambilan keputusan dalam Sidang Paripurna.

Secara politik, pernyataan DPR kali ini memiliki konsekuensi lebih besar dibanding sekadar janji percepatan pembahasan.

Adanya pernyataan bahwa pimpinan DPR siap mundur apabila target tidak tercapai membuat komitmen tersebut memiliki ukuran yang jelas dan dapat diuji publik.

Pertanyaannya kini sederhana: apakah RUU Perampasan Aset benar-benar akan disahkan pada 15 Desember 2026?

Jika terealisasi, komitmen tersebut akan menjadi bukti bahwa tekanan masyarakat mampu mendorong percepatan agenda legislasi yang selama ini dinilai penting dalam pemberantasan korupsi.

Sebaliknya, jika target kembali meleset, pernyataan mengenai kesiapan mundur akan menjadi taruhan politik yang harus dipertanggungjawabkan oleh para pimpinan DPR yang menandatangani komitmen tersebut.

Publik kini memiliki satu tanggal untuk menguji janji parlemen: 15 Desember 2026.

  • Penulis: (**/ARP)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Tengah Gejolak Dunia, APBN Indonesia Tetap Tangguh

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah memastikan perekonomian nasional tetap kuat meski dunia menghadapi eskalasi konflik geopolitik dan ketidakpastian global. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan APBN berperan sebagai shock absorber untuk meredam guncangan ekonomi dan menjaga stabilitas dari tekanan eksternal. Hal tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers APBN KiTa di Jakarta pada 11 Maret 2026 lalu, sekaligus memaparkan […]

  • Viral Dikira Kuntilanak, Sosok Perempuan di Ratatotok Ternyata Istri yang Menunggu Suami Pulang dari Tambang

    Viral Dikira Kuntilanak, Sosok Perempuan di Ratatotok Ternyata Istri yang Menunggu Suami Pulang dari Tambang

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle (**/VIC)
    • visibility 880
    • 0Komentar

    MITRA, PRONEWS5.COM – Video yang memperlihatkan seorang perempuan duduk sendirian di kawasan Gunung Botak, Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara, sempat menghebohkan media sosial. Banyak warganet mengira sosok tersebut merupakan penampakan kuntilanak karena terekam berada di lokasi yang sunyi. Namun, dugaan tersebut akhirnya dipastikan keliru setelah perempuan yang ada dalam video memberikan klarifikasi melalui […]

  • Menteri Keuangan : Belanja Negara RAPBN 2027 Semakin Selektif

    Menteri Keuangan : Belanja Negara RAPBN 2027 Semakin Selektif

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle (**/IND)
    • visibility 840
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM – RAPBN 2027 dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan kesejahteraan yang lebih cepat dengan tetap menjaga kesehatan APBN. Hal ini dikemukakan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam Rapat Paripurna DPR yang beragendakan Tanggapan Pemerintah terhadap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi atas Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) […]

  • Keberadaan Ikan Padi Air Tawar (Medaka) sebagai Penanda Sejarah Geologi dan Biogeografi Pulau Sulawesi

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Oleh: Ixchel Feibie Mandagi, S.Pi., M.Si., Ph.D PULAU SULAWESI dikenal sebagai salah satu wilayah paling unik di dunia. Bentuknya yang menyerupai huruf “K”, tingkat endemisme yang sangat tinggi, serta posisinya di kawasan Wallacea menjadikan pulau ini laboratorium alam bagi para ilmuwan. Namun, di balik keunikannya, satu pertanyaan fundamental terus mengemuka: bagaimana sebenarnya Pulau Sulawesi terbentuk?Jawaban […]

  • WL Ajak Warga Tomohon Nobar Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina

    WL Ajak Warga Tomohon Nobar Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 297
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONEWS5.COM – Euforia Piala Dunia FIFA 2026 memasuki puncaknya. Tokoh masyarakat Sulawesi Utara, Wenny Lumentut (WL), kembali mengajak masyarakat Kota Tomohon untuk mengikuti nonton bareng (nobar) laga final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol melawan Argentina pada Senin, 20 Juli 2026, dini hari. Kegiatan nobar akan digelar mulai pukul 03.00 WITA di Terung Kabasaran, […]

  • Wakili Panglima TNI, Kaster TNI Tegaskan Komitmen Indonesia Bagi Perdamaian Indo-Pasifik

    Wakili Panglima TNI, Kaster TNI Tegaskan Komitmen Indonesia Bagi Perdamaian Indo-Pasifik

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle (**/BEN)
    • visibility 396
    • 0Komentar

    KANADA, PRONEWS5.COM – Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letnan Jenderal TNI Bambang Trisnohadi mewakili Panglima TNI menghadiri 28th Annual Indo-Pacific Chiefs of Defense (CHODs) Conference 2026 di Victoria, Kanada, 31 Agustus – 2 September 2026. Didampingi Mayjen TNI Harvin Kidingallo, Brigjen TNI Perry Sandhi Sitompul, dan Marsma TNI Yose Ridha, Kaster TNI mengikuti forum yang […]

expand_less