Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » OTT Suap Pajak di Awal 2026 Tunjukkan Ketegasan Penegakan Hukum

OTT Suap Pajak di Awal 2026 Tunjukkan Ketegasan Penegakan Hukum

  • account_circle rafael
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • visibility 507
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengurangan nilai pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara.

Penetapan tersangka tersebut merupakan hasil operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada awal Januari 2026 terkait pemeriksaan kewajiban Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) PT Wanatiara Persada.

Kasus ini bermula dari pemeriksaan kewajiban Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) PT Wanatiara Persada (PT WP). Tim pemeriksa KPP Madya Jakarta Utara menemukan adanya potensi kekurangan pembayaran pajak dalam jumlah besar.

“Hasilnya terdapat temuan potensi kurang bayar sekitar Rp 75 miliar,” kata Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu.

Dalam proses pemeriksaan, KPK mengungkap adanya dugaan pengondisian kewajiban pajak melalui modus pembayaran “all in”.

Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi KPP Madya Jakarta Utara, Agus Syaifudin (AGS), diduga meminta PT WP melakukan pembayaran sebesar Rp 23 miliar untuk menyelesaikan persoalan pajak tersebut.

“Saudara AGS selaku Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi KPP Madya Jakarta Utara meminta agar PT WP melakukan pembayaran pajak ‘all in’ sebesar Rp 23 miliar.

‘All in’ dimaksud, bahwa dari angka Rp 23 miliar, sebesar Rp 8 miliar untuk fee Saudara AGS serta dibagikan kepada para pihak di lingkungan Ditjen Pajak,” ujar Asep.

Meski pihak perusahaan hanya menyanggupi sebagian dari permintaan tersebut, KPK menyebut kesepakatan yang terjadi berdampak pada pemangkasan signifikan kewajiban pajak.

“Bahwa pada Desember 2025, setelah terjadi kesepakatan, tim pemeriksa akhirnya menerbitkan Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan (SPHP) dengan nilai pembayaran pajak bagi PT WP senilai Rp 15,7 miliar.

Nilai tersebut turun sekitar Rp 59,3 miliar atau sebesar 80 persen dari nilai awal yang ditetapkan, sehingga menyebabkan pendapatan negara menjadi berkurang signifikan,” tutur Asep.

KPK menetapkan lima tersangka dalam perkara ini, yakni Dwi Budi Iswahyu (DWB) selaku Kepala KPP Madya Jakarta Utara, Agus Syaifudin (AGS), Askob Bahtiar (ASB) selaku tim penilai, serta Abdul Kadim Sahbudin (ABD) dan Edy Yulianto (EY) sebagai pihak pemberi.

“KPK menetapkan 5 orang tersangka,” kata Asep.

Dalam OTT perdana KPK pada 2026 tersebut, penyidik juga menyita barang bukti senilai Rp 6,38 miliar berupa uang tunai, valuta asing, dan logam mulia.

Penindakan cepat ini dinilai mencerminkan efektivitas pengawasan internal serta ketegasan aparat penegak hukum dalam menjaga integritas sektor perpajakan sebagai tulang punggung penerimaan negara. #

  • Penulis: rafael

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Evakuasi 32 WNI dari Iran, Kloter Pertama Tiba di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 421
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONews5.com – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memfasilitasi evakuasi bertahap terhadap 32 warga negara Indonesia (WNI) dari Iran menyusul meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Evakuasi dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan para WNI yang berada di negara tersebut. Sebanyak 22 WNI yang tergabung dalam kloter pertama tiba di Bandar […]

  • PT Jobubu (BEER) Dikepung Rp200 Miliar Dana Tertahan

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 364
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM — Laporan keuangan PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER) per Maret 2024 mengungkap indikasi sekitar Rp200 miliar dana perusahaan diduga tertahan dalam piutang usaha dan uang muka persediaan. Kondisi ini memunculkan tanda tanya terhadap kelancaran arus kas serta efektivitas penggunaan dana hasil penawaran saham perdana (IPO). Berdasarkan dokumen resmi, piutang usaha tercatat sebesar […]

  • Serang PRONews5.com Lewat Media Lain, Emas PT HWR Disita Jaksa

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 661
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com – Setelah membantah laporan investigasi PRONews5.com melalui media lain, PT Hakian Wellem Rumansi (HWR) kini menghadapi babak baru. Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kejati Sulut) melakukan penggeledahan dan penyitaan emas di sejumlah toko emas di Manado dan Kotamobagu, terkait dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan tambang emas PT HWR di Ratatotok, Kabupaten Minahasa […]

  • Wenny Lumentut Kembali Gelar Nobar Semifinal Piala Dunia, Ajak Warga Tomohon Saksikan Duel Prancis vs Spanyol

    Wenny Lumentut Kembali Gelar Nobar Semifinal Piala Dunia, Ajak Warga Tomohon Saksikan Duel Prancis vs Spanyol

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 241
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONEWS5.COM— Tokoh masyarakat Sulawesi Utara sekaligus pengusaha, Wenny Lumentut, kembali mengajak masyarakat Kota Tomohon untuk menyaksikan laga semifinal Piala Dunia FIFA 2026 melalui kegiatan nonton bareng (nobar) yang akan digelar pada Rabu, 15 Juli 2026, pukul 03.00 WITA, di Terung Kabasaran, Jalan Rayun, Kelurahan Kolongan Satu, Kecamatan Tomohon Tengah. Kegiatan tersebut dipastikan telah mengantongi […]

  • Kebakaran Hebat di Tompaso Dua Lansia Nyaris Tewas Rumah Ludes 25 Menit

    Kebakaran Hebat di Tompaso, Dua Lansia Nyaris Tewas, Rumah Ludes 25 Menit

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle ARP
    • visibility 407
    • 0Komentar

    MINAHASA — Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Desa Liba Jaga I, Kecamatan Tompaso, Kabupaten Minahasa, Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 15.25 WITA. Satu unit rumah milik keluarga Muaya–Dayoh hangus dilalap api dalam waktu kurang dari 30 menit, sementara dua lansia nyaris menjadi korban sebelum berhasil diselamatkan warga. Peristiwa bermula saat pemilik rumah, Ivan Muaya (56), […]

  • Masyarakat Apresiasi Tindakan Tegas Pemerintah terhadap OPM yang Meresahkan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 380
    • 0Komentar

    YAHUKIMO – Upaya penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata di Papua kembali menunjukkan perkembangan signifikan. Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz berhasil menangkap Philip Kobak, komandan Organisasi Papua Merdeka (OPM) wilayah Kodap XVI Yahukimo, yang diduga terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan di wilayah tersebut. Penangkapan ini dinilai sebagai langkah penting dalam menjaga keamanan masyarakat sekaligus menegaskan […]

expand_less