Maemossa Pimpin Sidang Fahmi Gobel Terpilih Aklamasi Pimpin PWI Bolmong
- account_circle (**/ARP)
- calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
- visibility 96
- comment 0 komentar
- print Cetak

Keterangan foto: Fanny Loupaty, Wakil Ketua PWI Sulawesi Utara Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK), saat memimpin jalannya Konferda PWI Kabupaten Bolaang Mongondow.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BOLMONG, PRONEWS5.COM — Fahmi Gobel resmi terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) periode 2026–2029 melalui Konferensi Daerah (Konferda) PWI Bolmong. Fahmi ditetapkan secara aklamasi setelah menjadi satu-satunya kandidat yang maju dalam proses pemilihan.
Konferda berlangsung dengan diikuti peserta penuh. Seluruh rangkaian persidangan dipimpin Fanny Loupaty, Wakil Ketua PWI Sulawesi Utara Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK), yang dipercaya menjadi pimpinan sidang.
Fanny mengatakan proses konferensi tetap berjalan sesuai mekanisme organisasi meski terdapat dinamika internal di kalangan wartawan. Setelah seluruh agenda persidangan dibahas, forum akhirnya menetapkan Fahmi Gobel sebagai Ketua PWI Bolmong untuk masa bakti tiga tahun.
“Meski ada dinamika internal kewartawanan, proses konferensi berjalan dan secara sah menetapkan Fahmi Gobel sebagai Ketua PWI Bolmong periode 2026–2029,” ujar Fanny Loupaty yang akrab disapa Maemossa.
Dalam persidangan, agenda konferensi dibahas secara bertahap hingga memasuki tahapan pemilihan ketua. Setelah tidak muncul kandidat lain, Fahmi yang tampil sebagai calon tunggal kemudian ditetapkan secara aklamasi oleh peserta konferensi.
Usai terpilih, Fahmi menyampaikan visi dan misinya di hadapan peserta. Ia menempatkan peningkatan kompetensi dan profesionalisme wartawan sebagai salah satu agenda utama kepengurusan PWI Bolmong ke depan.
Menurut Fahmi, PWI harus menjadi wadah bersama bagi wartawan untuk meningkatkan kemampuan jurnalistik, memperkuat profesionalitas, serta menjalankan tugas pers sesuai aturan dan kode etik yang berlaku.
Fahmi juga menyampaikan komitmennya membangun dan memperkuat kemitraan antara PWI dengan Pemerintah Kabupaten Bolmong. Namun, ia menegaskan hubungan tersebut harus dibangun secara bersama-sama oleh seluruh unsur organisasi.
“Harus kita perjuangkan bersama,” kata Fahmi.
Selain persoalan peningkatan kapasitas, Fahmi turut menyinggung pentingnya menjaga profesionalitas dalam menjalankan pekerjaan jurnalistik. Ia meminta praktik-praktik yang dinilai tidak mencerminkan etika profesi mendapat perhatian organisasi, termasuk pengajuan proposal yang tidak sesuai dengan prinsip profesionalitas pers.
Dorongan terhadap peningkatan kompetensi wartawan juga disampaikan pengurus PWI Bolmong. Indra Ketangrejo menilai Uji Kompetensi Wartawan (UKW) perlu terus didorong sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan kapasitas wartawan di daerah.
Menurut Indra, kompetensi menjadi salah satu fondasi penting bagi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik secara profesional dan sesuai standar yang ditetapkan dalam profesi pers.
Sementara itu, Ketua PWI Sulawesi Utara Sintya Bojoh menyampaikan ucapan selamat kepada Fahmi Gobel atas kepercayaan yang diberikan peserta Konferda PWI Bolmong.
Sintya berharap kepengurusan baru segera menindaklanjuti hasil konferensi dengan menyusun struktur organisasi dan menjalankan program kerja sesuai amanat organisasi.
Ia juga meminta Fahmi menjalankan mandat tersebut secara bertanggung jawab serta mengutamakan penguatan organisasi dan profesionalisme wartawan di Kabupaten Bolmong.
“Selamat kepada Fahmi Gobel yang telah terpilih sebagai Ketua PWI Bolmong,” ujar Sintya.
Dengan berakhirnya Konferda, kepemimpinan PWI Bolmong memasuki periode baru 2026–2029.
Kepengurusan Fahmi selanjutnya dihadapkan pada agenda penguatan organisasi, peningkatan kompetensi wartawan, serta pembangunan kemitraan dengan berbagai pihak di daerah.
- Penulis: (**/ARP)



Saat ini belum ada komentar