Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Artikel » Swasembada Pangan 2025 Perkuat Kedaulatan Ekonomi Era Prabowo-Gibran

Swasembada Pangan 2025 Perkuat Kedaulatan Ekonomi Era Prabowo-Gibran

  • account_circle rafael
  • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
  • visibility 373
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Dani Pratama )*

Swasembada pangan menjadi pijakan awal yang menentukan arah pembangunan nasional pada era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Sejak tahun pertama kepemimpinan, sektor pangan ditempatkan sebagai prioritas utama karena berkaitan langsung dengan stabilitas ekonomi, kemandirian bangsa, dan kesejahteraan rakyat.

Sepanjang 2025, berbagai kebijakan strategis yang dijalankan pemerintah menunjukkan hasil nyata, terutama pada capaian swasembada beras yang memperkuat fondasi kedaulatan ekonomi nasional.

Pemerintah memandang swasembada pangan bukan sekadar target produksi, melainkan strategi jangka panjang untuk mengamankan kebutuhan dasar rakyat sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasar global.

Dengan pendekatan tersebut, produksi komoditas utama didorong secara agresif melalui perbaikan tata kelola, penguatan insentif bagi petani, serta penataan ulang sistem distribusi.

Fokus awal diarahkan pada beras sebagai komoditas strategis, sebelum dilanjutkan ke sumber protein dan komoditas pangan lainnya.

Pada 2025, pemerintahan Prabowo Gibran mengklaim keberhasilan mencapai swasembada beras, ditandai dengan penghentian impor komoditas tersebut.

Capaian ini tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan hasil konsistensi kebijakan sejak awal tahun, termasuk penerbitan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2025 yang menegaskan optimalisasi penyerapan gabah dan beras petani lokal.

Kebijakan ini memastikan hasil panen terserap maksimal, sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat petani dan konsumen.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menilai bahwa percepatan swasembada beras melampaui target awal yang ditetapkan presiden.

Berdasarkan proyeksi Badan Pusat Statistik, produksi beras nasional diperkirakan meningkat signifikan hingga jutaan ton sepanjang 2025.

Kenaikan produksi tersebut berjalan seiring dengan penguatan cadangan beras pemerintah di Perum Bulog, yang mencapai level tertinggi dalam beberapa dekade terakhir.

Kondisi ini memberikan ruang fiskal dan kebijakan yang lebih luas bagi pemerintah untuk menjaga stabilitas pangan nasional.

Selain produksi, pemerintah juga menaruh perhatian besar pada faktor biaya produksi petani.

Reformasi distribusi pupuk bersubsidi menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung swasembada pangan.

Pada Oktober 2025, pemerintah menurunkan harga eceran tertinggi pupuk bersubsidi hingga 20 persen melalui efisiensi industri dan perbaikan tata kelola, tanpa menambah beban anggaran negara.

Penurunan harga ini mencakup seluruh jenis pupuk utama yang digunakan petani, sehingga berdampak langsung pada penurunan biaya usaha tani.

Langkah tersebut memperkuat posisi petani sebagai pelaku utama swasembada pangan. Dengan biaya produksi yang lebih rendah dan kepastian penyerapan hasil panen, petani memiliki insentif yang lebih kuat untuk meningkatkan produktivitas.

Pemerintah memandang keberpihakan semacam ini sebagai prasyarat mutlak agar swasembada pangan tidak bersifat sementara, melainkan berkelanjutan.

Di sisi lain, pemerintah menyadari bahwa peningkatan produksi tidak akan optimal tanpa dukungan infrastruktur.

Melalui Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025, program perbaikan dan rehabilitasi jaringan irigasi dilaksanakan secara masif di berbagai daerah.

Perbaikan irigasi seluas jutaan hektare dilakukan secara terintegrasi lintas wilayah administratif, dengan tujuan memastikan ketersediaan air yang memadai bagi lahan pertanian produktif.

Tantangan struktural tetap dihadapi, terutama menyusutnya lahan pertanian di Pulau Jawa akibat tekanan pertumbuhan penduduk dan alih fungsi lahan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyoroti kondisi ini sebagai persoalan serius yang harus diatasi melalui perluasan lumbung pangan di luar Jawa.

Pemerintah kemudian mengarahkan pengembangan kawasan pangan baru, termasuk di Merauke, Papua, serta mendorong penggunaan varietas dan bibit unggul yang lebih adaptif dan produktif.

Upaya menjaga keberlanjutan lahan pertanian juga diperkuat melalui kebijakan pengendalian alih fungsi lahan.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Nusron Wahid, mengambil langkah moratorium terbatas terhadap perubahan fungsi lahan sawah di wilayah dengan data yang belum sinkron.

Pemerintah menilai pembenahan data lahan sebagai fondasi penting agar kebijakan perlindungan lahan pertanian dapat diterapkan secara efektif dan tepat sasaran.

Setelah memperkuat swasembada beras, pemerintah mulai memperluas fokus pada swasembada pangan kaya protein. Menjelang akhir 2025, program peningkatan produksi telur, daging ayam, dan perikanan mulai digencarkan dengan target pencapaian pada 2026.

Pemerintah menyiapkan pembangunan pabrik pakan, pengembangan tambak, serta pembentukan kampung nelayan untuk memperkuat ekosistem produksi protein nasional.

Langkah lanjutan juga diarahkan pada komoditas gula dan garam. Pemerintah merencanakan ekspansi lahan tebu secara signifikan sebagai dasar penghentian impor gula putih.

Menteri Pertanian menyampaikan bahwa optimalisasi lahan tebu, khususnya di Jawa Timur, menjadi kunci menuju swasembada gula dalam waktu dekat. Pendekatan ini menegaskan konsistensi pemerintah dalam membangun kedaulatan pangan secara bertahap dan terukur.

Secara keseluruhan, capaian swasembada pangan pada 2025 mencerminkan keseriusan pemerintahan Prabowo Gibran dalam memperkuat kedaulatan ekonomi nasional.

Dengan kebijakan yang terintegrasi dari hulu ke hilir, keberpihakan nyata kepada petani, serta pengelolaan sumber daya yang lebih efisien, swasembada pangan tidak hanya menjadi simbol keberhasilan sektor pertanian, tetapi juga fondasi penting bagi ketahanan ekonomi Indonesia di masa depan.

)* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute 

  • Penulis: rafael

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kodam XIII/Merdeka Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak Gempa M 7,6 di Sulut

    Kodam XIII/Merdeka Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak Gempa M 7,6 di Sulut

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle (**/IND)
    • visibility 330
    • 0Komentar

    MANADO — Reaksi cepat ditunjukkan prajurit TNI dalam menangani dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara pada Kamis (2/4/2026). Melalui jajaran Kodam XIII/Merdeka, ratusan personel langsung dikerahkan ke sejumlah titik terdampak untuk membantu evakuasi korban, pembersihan puing, serta pemulihan awal pascabencana. Langkah sigap ini dilakukan sebagai respons atas kerusakan infrastruktur dan […]

  • Waspada Bersama, Judi Daring Targetkan Generasi Muda

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Jakarta – Maraknya praktik judi daring atau judi online semakin menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Fenomena ini tidak hanya berdampak pada kondisi ekonomi, tetapi juga memengaruhi kesehatan mental, moral, hingga pembentukan karakter remaja dalam jangka panjang. Berbagai pihak pun mengingatkan pentingnya kewaspadaan bersama agar anak muda tidak terjerumus dalam aktivitas berisiko tersebut. Mahasiswa Psikologi […]

  • Polsek Miangas dan Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kedatangan WN Filipina di Perbatasan

    Polsek Miangas dan Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kedatangan WN Filipina di Perbatasan

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle (**/Frank)
    • visibility 212
    • 0Komentar

    TALAUD | PRONews5.com — Aparat gabungan di wilayah perbatasan Pulau Miangas memperketat pengawasan terhadap kedatangan pelintas batas asal Filipina yang tiba menggunakan perahu motor jenis pamboat berbendera Filipina, Sabtu (16/5/2026). Pamboat bernama F/B “Mayong & Mayang” tersebut merapat di Dermaga Miangas sekitar pukul 12.00 WITA dengan membawa sejumlah warga negara Filipina untuk melakukan kunjungan keluarga […]

  • Program MBG Bantu Petani Lokal, Gerakkan Ekonomi Daerah

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah terus memperkuat ketahanan pangan di daerah melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang melibatkan petani lokal melalui inisiatif Mak Comblang Project. Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan gizi masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan memanfaatkan potensi lokal. Program MBG, yang merupakan inisiatif unggulan Presiden Prabowo Subianto, bertujuan untuk menyediakan […]

  • Kuasa hukum Djallil Rasyid kembali meminta pembatalan SHM Nomor 25/Wenang atas nama Kho Keng Siong dan meminta pemerintah memeriksa dugaan cacat administrasi.

    Pengacara Kondang Johannes Juman Budiman Surati Presiden Prabowo Bongkar Dalil SHM 25 Wenang

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 174
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM — Advokat senior Johannes Juman Budiman, SH, kembali mengambil langkah hukum dengan meminta pemerintah membatalkan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 25/Wenang atas nama Kho Keng Siong. Permohonan tersebut diajukan kepada Presiden Republik Indonesia melalui surat Nomor 0046/PH.JJB/VIII/2026 tertanggal 17 Agustus 2026. Dalam pengajuan terbaru itu, tim kuasa hukum Djallil Rasyid melampirkan delapan bundle […]

  • Kapolres dan Wawali Tomohon Pantau Penanganan Medis Siswa Diduga Keracunan MBG

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 1.281
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONews5.com — Puluhan siswa dari tiga sekolah menengah di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, diduga mengalami keracunan massal usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG), Senin (26/1/2026). Insiden ini memicu respons cepat aparat kepolisian dan pemerintah daerah, dengan Kapolres Tomohon AKBP Nur Kholis, S.I.K. serta Wakil Wali Kota Tomohon Sendy Gladys Adolfina Rumajar, S.E., M.I.Kom turun […]

expand_less