Usai Tuntaskan Studi di Unsrat Giva Gerungan Siapkan Langkah Besar di Dunia Bisnis
- account_circle (**/ARP)
- calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
- visibility 100
- comment 0 komentar
- print Cetak

Giva Gerungan, lulusan Program Studi Manajemen, konsentrasi International Business Administration (IBA), Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, yang bersiap melanjutkan studi ke jenjang S2 dan merintis bisnis. (Foto: ist.dok)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MANADO, PRONEWS5.COM– Giva Gerungan, 23, berhasil menuntaskan perjalanan akademiknya selama empat tahun di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Program Studi Manajemen, konsentrasi International Business Administration (IBA).
Setelah menyelesaikan tahapan akademik hingga ujian akhir, Giva kini bersiap melangkah ke fase berikutnya, yakni melanjutkan pendidikan ke jenjang magister sekaligus merintis usaha yang diharapkan dapat membuka peluang bagi generasi muda.
Putri pasangan pengusaha asal Sulawesi Utara, Hangky Arther Gerungan (HAG) dan Diaken (Dkn.) Meita Wala, S.E., M.M., ini memulai pendidikan tinggi pada 2022 setelah lulus dari Manado Independent School pada 2020.

Giva Gerungan bersama kedua orang tuanya, Hangky Arther Gerungan dan Diaken Meita Wala, usai menuntaskan perjalanan akademiknya di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado. (Foto: dok)
Selama menempuh pendidikan di Unsrat, ia mendalami ilmu manajemen dan bisnis internasional sebagai bekal untuk mewujudkan cita-citanya di dunia kewirausahaan.
Bagi Giva, menyelesaikan pendidikan tinggi bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, melainkan bagian dari proses membangun kemampuan, memperluas wawasan, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional.
Perjalanan tersebut juga mengajarkannya pentingnya disiplin, ketekunan, serta kemampuan bertahan ketika menghadapi tantangan.
Salah satu tahapan yang membutuhkan perjuangan tersendiri adalah penyusunan skripsi hingga menghadapi ujian akhir. Proses ini menuntut ketelitian, kemampuan menganalisis, penguasaan materi, serta konsistensi dalam menyelesaikan setiap persyaratan akademik.
Dalam proses penyelesaian studinya, Giva mendapat bimbingan dan penilaian dari tim dosen yang terdiri atas Prof. Dr. David P.E. Saerang, S.E., M.Com. (Hons), selaku Pembimbing I; Fitty Valdi Arie, S.E., MBA, Ph.D., selaku Pembimbing II; Dr. Maria Veronica Jaegueline Tielung, S.E., M.Si., selaku Penguji I; Dr. Merinda H. Ch. Pandowo, S.E., M.A., selaku Penguji II; serta Johan Reineer Tumiwa, S.E., M.M., Ph.D., selaku Penguji III.
Di balik keberhasilannya menyelesaikan studi, Giva mengakui bahwa dukungan keluarga, para dosen, dan teman-teman memiliki arti besar dalam perjalanan pendidikannya.
Dukungan tersebut menjadi salah satu kekuatan yang membantunya melewati berbagai tahapan hingga mencapai titik ini.
Meski belum menjalani prosesi wisuda, Giva tidak ingin berhenti pada pencapaian gelar sarjana.
Ia telah menyiapkan sejumlah rencana untuk masa depan, termasuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister atau S2 sembari mulai merintis dan mengembangkan bisnis.
Baginya, dunia usaha merupakan ruang untuk menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh selama kuliah sekaligus mengembangkan kemampuan melalui pengalaman nyata.
Ia ingin membangun usaha yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan bisnis, tetapi juga mampu memberikan kesempatan dan ruang bertumbuh bagi anak muda.
Keinginan tersebut menjadi bagian dari cita-citanya untuk memadukan ilmu pengetahuan dengan praktik kewirausahaan.
Dengan bekal pendidikan manajemen dan bisnis internasional, Giva berharap dapat terus mengembangkan kompetensi, memahami dinamika dunia usaha, serta membangun fondasi bisnis yang berkelanjutan.
Ia juga memandang pentingnya memiliki tujuan yang jelas selama menempuh pendidikan.
Menurutnya, orientasi terhadap masa depan dapat menjadi sumber motivasi bagi generasi muda untuk tetap konsisten, berani menghadapi tantangan, dan tidak mudah menyerah dalam proses meraih cita-cita.
Perjalanan Giva menjadi gambaran bahwa penyelesaian pendidikan tinggi dapat menjadi awal dari langkah yang lebih luas.
Setelah melewati empat tahun perkuliahan di Unsrat, ia kini bersiap melanjutkan proses belajar sekaligus memasuki dunia usaha dengan target yang telah direncanakan.
Dengan semangat untuk terus berkembang, Giva berharap pendidikan yang telah ditempuh dapat menjadi modal untuk mewujudkan cita-citanya sebagai pengusaha.
Lebih dari sekadar membangun bisnis, ia ingin menghadirkan peluang yang memungkinkan generasi muda ikut berkembang dan mengambil bagian dalam dunia kewirausahaan.
Bagi Giva, menyelesaikan pendidikan sarjana bukanlah garis akhir, melainkan awal perjalanan untuk terus belajar, berkarya, dan mewujudkan rencana masa depan.
- Penulis: (**/ARP)



Saat ini belum ada komentar