Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Program MBG 3B Fokus Penguatan Gizi 1000 Hari Pertama Kehidupan

Program MBG 3B Fokus Penguatan Gizi 1000 Hari Pertama Kehidupan

  • account_circle rafael
  • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
  • visibility 298
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperkuat melalui pendekatan 3B sebagai strategi percepatan pemenuhan gizi pada fase 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Periode ini dimulai sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun, merupakan fase krusial dalam pembentukan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

Sekretaris Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional (BGN), Ermia Sofiyessi menjelaskan pihaknya terus memperluas sasaran penerima program MBG untuk usia 6-59 bulan sesuai petunjuk teknis Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang tata kelola penyelenggaraan program tersebut.

“Batasan usia kelompok anak balita juga sudah ditambah. Kalau mengikuti Perpres 115 Tahun 2025, anak 6-59 bulan itu menerima. Ini menjadi tantangan karena itu usia yang cukup kritis bagi anak-anak untuk menerima makanan,” katanya.

Pendekatan MBG 3B menitikberatkan pada prinsip Bergizi, Beragam, dan Berimbang.

Skema ini dirancang untuk memastikan asupan nutrisi ibu hamil, ibu menyusui, serta balita terpenuhi secara optimal, baik dari sisi protein, energi, vitamin, maupun mineral esensial.

“Dengan intervensi yang tepat pada fase awal kehidupan, risiko stunting, wasting, dan gangguan perkembangan kognitif dapat ditekan secara signifikan,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Tata Kelola Pemenuhan Gizi BGN, Prof Sitti Aida Adha Taridala mengatakan masalah kekurangan gizi pada anak masih menjadi tantangan nasional.

Penguatan MBG 3B tidak hanya berorientasi pada distribusi makanan, tetapi juga edukasi gizi, pengawasan kualitas bahan pangan, serta sinergi lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, tenaga kesehatan, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Kekurangan gizi pada anak masih menjadi tantangan nasional. Karena itu, perlu sinergi lintas sektor agar tercipta intervensi yang terintegrasi dan berkelanjutan” ujarnya.

Selain itu, program ini juga mendorong pemberdayaan ekonomi lokal melalui pelibatan UMKM pangan dan pemanfaatan bahan baku domestik.

Strategi tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas konsumsi masyarakat, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan nasional.

“MBG 3B menjadi instrumen kebijakan yang berdampak ganda yaitu meningkatkan kesehatan generasi mendatang sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah,” jelasnya.

Dengan komitmen bersama dan pengawasan yang berkelanjutan, MBG 3B diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat pembangunan SDM Indonesia sejak awal kehidupan.

  • Penulis: rafael

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadapi Krisis Sampah, Prabowo Luncurkan Gerakan ASRI dan Proyek Waste to Energy

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 361
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan dimulainya perang terhadap sampah sebagai bagian integral dari komitmen pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang bersih sekaligus mendorong ekonomi hijau. Dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Senin (2/2/2026), Prabowo menegaskan bahwa persoalan sampah bukan sekadar urusan estetika, tetapi tantangan strategis yang harus […]

  • Polisi Gagalkan Peredaran 7,2 Kilogram Sabu Senilai Rp10 Miliar di Jakarta

    Polisi Gagalkan Peredaran 7,2 Kilogram Sabu Senilai Rp10 Miliar di Jakarta

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle (**/BEN)
    • visibility 61
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM — Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat menggagalkan peredaran 7.218,1 gram atau sekitar 7,2 kilogram sabu senilai Rp10 miliar. Polisi menangkap seorang pria berinisial SH (35) yang diduga berperan sebagai perantara dalam jaringan peredaran narkotika tersebut. Pengungkapan kasus bermula dari informasi masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di Jalan Jelambar Baru Raya, Jakarta Barat. […]

  • Operasi Pasar Perkuat Stabilitas Harga di Bulan Suci Ramadan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah menegaskan ketersediaan pangan nasional berada dalam kondisi aman menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026. Neraca pangan hingga April 2026 menunjukkan sembilan komoditas strategis dalam posisi surplus produksi, yakni beras, gula konsumsi, cabai besar, cabai rawit, jagung, minyak goreng, daging ayam, telur ayam, dan bawang merah. Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Amran […]

  • Kejar Target, Ribuan Koperasi Merah Putih Disiapkan untuk Sejahterakan Petani

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Jakarta – Pakar Kebijakan Publik, Trubus Rahadiansyah, mendukung langkah pemerintah menata ulang kebijakan Dana Desa melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 7 Tahun 2026 tentang Dana Desa. Kebijakan ini merupakan bentuk penataan ulang agar pemanfaatannya lebih terarah dan berdampak jangka panjang. Ia menilai, selama ini sebagian Dana Desa habis untuk belanja rutin yang kurang memberikan […]

  • Ternyata Ini Alasan Giselle Lontaan Tolak Alat Berat di Mintu, Singgung Nepal

    Ternyata Ini Alasan Giselle Lontaan Tolak Alat Berat di Mintu, Singgung Nepal

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 268
    • 0Komentar

    BOLTIM, PRONEWS5.COM — Ternyata ada alasan serius di balik sikap tegas Sangadi Atoga Timur, Kecamatan Motongkad, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Giselle Lontaan, yang menolak keberadaan alat berat di Perkebunan Mintu. Giselle mengaku khawatir kondisi kawasan Mintu yang berada di antara lereng terjal dan aliran Kuala Mintu dapat membahayakan masyarakat, terutama ketika musim hujan tiba. […]

  • Kapolres dan Wawali Tomohon Pantau Penanganan Medis Siswa Diduga Keracunan MBG

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 1.280
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONews5.com — Puluhan siswa dari tiga sekolah menengah di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, diduga mengalami keracunan massal usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG), Senin (26/1/2026). Insiden ini memicu respons cepat aparat kepolisian dan pemerintah daerah, dengan Kapolres Tomohon AKBP Nur Kholis, S.I.K. serta Wakil Wali Kota Tomohon Sendy Gladys Adolfina Rumajar, S.E., M.I.Kom turun […]

expand_less