Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Pantas Saja Dijuluki Ratu Solar Dugaan Praktik Solar Ilegal Ci Linda Bikin APH Diminta Bertindak

Pantas Saja Dijuluki Ratu Solar Dugaan Praktik Solar Ilegal Ci Linda Bikin APH Diminta Bertindak

  • account_circle (**/ARP)
  • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
  • visibility 294
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MANADO, PRONEWS5.COM — Dugaan permainan distribusi solar di sejumlah SPBU wilayah Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon mulai menjadi keluhan serius di kalangan sopir truk. Seorang sumber yang mengaku mengetahui sepak terjang perempuan berinisial L alias Ci Linda menyebut solar yang diduga diambil dari berbagai SPBU bukan hanya untuk kebutuhan kendaraan, tetapi diduga ditampung sebelum kembali diperjualbelikan.

Informasi tersebut disampaikan sumber kepada wartawan PRONEWS5.COM, Sabtu (19/9/2026) siang.

Ia mengaku mengetahui aktivitas Ci Linda di sejumlah SPBU yang berada di wilayah Minahasa dan Tomohon.

Menurut sumber, pola yang dikeluhkan berupa pengambilan solar secara berulang di sejumlah SPBU.

BBM yang diperoleh tersebut, menurut pengakuan sumber, kemudian dikumpulkan atau ditampung dan selanjutnya dijual kembali.

“Solar yang diambil dari SPBU itu ditampung, kemudian dijual lagi oleh Ci Linda.

Kami mengetahui sepak terjangnya di sejumlah SPBU yang ada di Minahasa dan Tomohon,” ungkap sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Sumber menilai dugaan tersebut perlu segera ditelusuri secara serius. Sebab, apabila benar terjadi, aktivitas tersebut bukan lagi sekadar persoalan antrean kendaraan di SPBU, melainkan menyangkut dugaan adanya aktivitas setelah BBM keluar dari SPBU.

Ada dugaan rantai aktivitas tersebut perlu diperiksa secara menyeluruh, mulai dari proses pengisian, kendaraan yang digunakan, volume BBM yang dibeli, hingga dugaan penampungan dan penjualan kembali.

“Kami tidak persoalkan orang membeli solar. Tapi kalau pengambilannya berulang di banyak SPBU, kemudian ditampung dan dijual kembali, ini harus diperiksa.

Kami sebagai sopir yang membutuhkan solar untuk bekerja merasa dirugikan,” tegasnya.

Sumber menyebut aktivitas yang dipersoalkan tidak hanya terjadi pada satu titik.

Ia menyebut kendaraan yang berkaitan dengan Ci Linda muncul di sejumlah SPBU di wilayah Minahasa dan Tomohon.

Kondisi tersebut membuat para sopir meminta aparat tidak sekadar melihat antrean kendaraan, tetapi menelusuri pola transaksi dan pergerakan BBM setelah pengisian.

Hal yang dinilai perlu diperiksa antara lain identitas kendaraan, frekuensi pengisian, volume BBM yang dibeli, kesesuaian penggunaan kendaraan, hingga dugaan lokasi penampungan dan pihak yang menerima BBM tersebut.

Jika ditemukan adanya penyimpangan, sopir berharap tidak ada perlakuan khusus terhadap siapa pun.

“Kalau memang terbukti melanggar, kami minta ditindak tegas dan diproses hukum.

Jangan hanya sopir kecil yang diperiksa, sementara yang diduga mengatur atau menampung justru dibiarkan,” katanya.

Dalam penelusuran PRONEWS5.COM, muncul pula informasi mengenai salah satu kendaraan truk berwarna putih yang diduga milik Ci Linda dan disebut telah mengalami modifikasi.

Truk tersebut terpantau dalam beberapa minggu aktif mengantre di sejumlah SPBU yang berada di Minahasa dan Tomohon.

“Itu truk milik Ci Linda,” ungkap salah satu sopir truk kepada media ini saat melihat foto yang berhasil diperoleh media ini.

Sopir dan warga berharap aparat penegak hukum (APH), Pertamina serta instansi terkait turun langsung ke lapangan.

Mereka meminta pemeriksaan tidak berhenti di SPBU, tetapi ditelusuri sampai ke dugaan tempat penampungan dan jalur penjualan kembali apabila memang terdapat bukti mengenai aktivitas tersebut.

“Kalau benar ada solar yang ditampung dan dijual lagi, bongkar semuanya.

Periksa kendaraan, periksa tempat penampungan dan siapa saja yang terlibat. Kalau ada bukti pidana, tangkap dan proses sesuai hukum,” tegas sumber.

Menurutnya, penertiban diperlukan agar distribusi BBM tetap berjalan sesuai peruntukan dan tidak dikuasai oleh pihak tertentu.

PRONEWS5.COM telah berupaya meminta klarifikasi langsung kepada Ci Linda pada Jumat (18/9/2026).

Namun, nomor WhatsApp yang bersangkutan tidak aktif sehingga belum diperoleh keterangan langsung.

Wartawan kemudian melakukan konfirmasi kepada seorang pria berinisial O, sebut saja Oggy, yang disebut sebagai orang terdekat atau orang kepercayaan Ci Linda. Konfirmasi tersebut antara lain berkaitan dengan salah satu kendaraan truk yang diduga berkaitan dengan Ci Linda dan disebut telah mengalami modifikasi.

Melalui pesan WhatsApp, Oggy menyampaikan bahwa dirinya akan meneruskan konfirmasi tersebut kepada Ci Linda.

“Konfirmasi nanti saya lanjutkan kepada Ci Linda,” demikian jawaban Oggy melalui pesan WhatsApp.

Hingga berita ini diturunkan, Ci Linda belum memberikan penjelasan langsung mengenai dugaan pengambilan solar di sejumlah SPBU, dugaan penampungan dan penjualan kembali BBM, maupun informasi mengenai kendaraan truk berwarna putih miliknya yang digunakan mengambil solar di sejumlah SPBU yang berada di wilayah Minahasa dan Tomohon.

  • Penulis: (**/ARP)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dipanggil Polisi, Panitia SC Konferensi PWI Sulut Pertanyakan Dasar Laporan Pencemaran

    Dipanggil Polisi, Panitia SC Konferensi PWI Sulut Pertanyakan Dasar Laporan Pencemaran

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 482
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONEWS5.COM — Ketua dan Sekretaris Steering Committee (SC) Konferensi Provinsi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara 2026, Jemmy Senduk dan Donal Kuhon, memenuhi panggilan klarifikasi dari penyidik Satreskrim Polres Tomohon, Senin (13/4/2026). Pemanggilan tersebut terkait laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilayangkan Ketua PWI Sulut terpilih periode 2026–2031, Sintya Bojoh, pada 27 Maret 2026. […]

  • Police Line Tak Bertahan Tambang Ilegal Bowone Kembali Beraktivitas Warga Minta Kapolda Turun Tangan

    Police Line Tak Bertahan Tambang Ilegal Bowone Kembali Beraktivitas Warga Minta Kapolda Turun Tangan

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle (**/Frank)
    • visibility 108
    • 0Komentar

    SANGIHE, PRONEWS5.COM — Garis polisi atau police line ternyata belum sepenuhnya menghentikan dugaan aktivitas penambangan ilegal di wilayah Desa Bowone, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Sekitar dua bulan setelah operasi gabungan aparat penegak hukum (APH) dilakukan di kawasan tersebut, aktivitas yang diduga berkaitan dengan pertambangan kembali terpantau. Informasi tersebut diperoleh dari sejumlah warga Sangihe yang […]

  • Hampir Rp12 Miliar Pasar Kayu Bulan Malalayang Tak Terpakai

    Hampir Rp12 Miliar Pasar Kayu Bulan Malalayang Tak Terpakai

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 247
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM — Proyek pembangunan Pasar Restorasi di Kayu Bulan, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara, menyisakan pertanyaan serius terkait pemanfaatan fasilitas yang dibangun menggunakan anggaran belasan miliar rupiah. Bangunan pasar tersebut disebut belum dimanfaatkan secara optimal, sementara berdasarkan data pengadaan yang beredar, pembangunan dilakukan secara bertahap dengan nilai pekerjaan mencapai hampir Rp12 miliar. Informasi […]

  • LBH GEKIRA Nilai Kematian Evia Mangolo Direkayasa, Dugaan Pembunuhan Menguat di Balik Klaim Bunuh Diri

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 750
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONews5.com — Kematian Evia Maria Mangolo, mahasiswi Fakultas Ilmu Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Manado (Unima), dinilai bukan peristiwa bunuh diri sebagaimana disimpulkan sementara oleh kepolisian. Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GEKIRA, Dr. Santrawan Paparang, SH, MH, M.Kn, menyebut terdapat dugaan kuat bahwa korban terlebih dahulu mengalami kekerasan fisik sebelum akhirnya digantung untuk menciptakan kesan […]

  • Kejagung Tetapkan Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG, Diduga Atur Pengadaan Sebelum Tender Dimulai

    Kejagung Tetapkan Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG, Diduga Atur Pengadaan Sebelum Tender Dimulai

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 436
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONews5.com– Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali mengembangkan penyidikan dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN). Kali ini, penyidik menetapkan Komisaris sekaligus pengendali PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM), sebagai tersangka baru karena diduga berperan mengatur proyek pengadaan motor listrik senilai triliunan rupiah. Penetapan tersangka dilakukan setelah […]

  • Polisi Sita 4 Boks Emas Batangan, Usut Dugaan TPPU Rp25,8 Triliun dari Tambang Ilegal

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 583
    • 0Komentar

    SURABAYA, PRONews5.com – Tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menyita empat boks kontainer berisi barang bukti, termasuk emas batangan, dalam penggeledahan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) senilai Rp25,8 triliun. Penyitaan dilakukan di sebuah rumah di Jalan Tampomas Nomor 3, Surabaya, Kamis (19/2/2026). Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim […]

expand_less