Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Pesawat Presiden Sempat Oleng Saat Mendarat di Palembang

Pesawat Presiden Sempat Oleng Saat Mendarat di Palembang

  • account_circle (**/VIC)
  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
  • visibility 136
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PALEMBANG, PRONEWS5.COM — Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Presiden Prabowo Subianto sempat terlihat bergerak tidak stabil ketika mendekati landasan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Sumatera Selatan, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.

Momen tersebut terekam dalam video yang kemudian beredar di media sosial dan memicu perhatian warganet.

Dari rekaman yang beredar, badan pesawat tampak mengalami gerakan ke samping sesaat sebelum menyentuh landasan.

Pesawat kemudian berhasil dikendalikan dan mendarat dengan selamat.

Belum ada keterangan resmi yang menyebut secara spesifik penyebab gerakan pesawat tersebut.

Dugaan mengenai pengaruh angin atau kondisi atmosfer karena itu belum dapat dipastikan dan sebaiknya tidak disimpulkan hanya berdasarkan rekaman video.

Yang terkonfirmasi, Presiden Prabowo tiba di Palembang sekitar pukul 13.30 WIB setelah sebelumnya melakukan agenda penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau.

Setibanya di Bandara SMB II, Presiden langsung menuju Posko Utama Satgas Karhutla Sumatera Selatan yang berada di kawasan bandara.

Presiden kemudian memimpin rapat koordinasi penanganan karhutla Sumatera. Rapat tersebut diikuti sejumlah pejabat pemerintah, di antaranya Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala BIN Muhammad Herindra, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak serta jajaran Forkopimda Sumatera Selatan.

Dalam rapat tersebut, persoalan karhutla menjadi perhatian utama.

Berdasarkan analisis citra satelit, luas lahan mineral dan gambut yang terbakar di Sumatera Selatan sepanjang Januari hingga Juli 2026 mencapai sekitar 1.926,2 hektare. Hingga 23 Agustus 2026, tercatat pula 12.956 titik panas dan 1.723 kejadian karhutla di wilayah tersebut.

Presiden meminta seluruh kebutuhan di lapangan segera dipenuhi agar proses pemadaman tidak terhambat.

Ia juga menekankan pentingnya kecepatan dalam merespons setiap titik panas maupun titik api agar kebakaran tidak berkembang menjadi lebih luas.

Untuk memperkuat penanganan, pemerintah pusat menyiapkan sekitar 1.000 perwira TNI dan Polri untuk membantu upaya edukasi, sosialisasi serta pengendalian karhutla bersama petugas di daerah.

Presiden juga meminta pemantauan titik panas dilakukan secara intensif, termasuk melalui pemantauan udara menggunakan pesawat dan drone.

Selain pemadaman konvensional, Presiden mendorong penggunaan berbagai metode dan inovasi untuk menangani kebakaran, termasuk optimalisasi water bombing serta pengembangan bahan pemadam alternatif untuk wilayah gambut.

Pemerintah juga terus mengevaluasi kebutuhan operasional di lapangan dan membuka ruang penambahan dukungan dari pemerintah pusat.

Penanganan karhutla juga mencakup perlindungan masyarakat yang terdampak asap. Presiden meminta tambahan alat pelindung diri dan masker untuk wilayah yang mengalami dampak kabut asap.

Sementara itu, mengenai video pesawat Kepresidenan yang terlihat bergerak tidak stabil sebelum mendarat, belum terdapat keterangan resmi yang memastikan apakah gerakan tersebut berkaitan dengan wind shear, turbulensi, atau faktor lainnya.

Yang pasti, pesawat berhasil menyelesaikan pendaratan dan Presiden Prabowo langsung menjalankan agenda berikutnya tanpa adanya laporan mengenai gangguan terhadap rangkaian kegiatan kenegaraan di Palembang.

Peristiwa tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa kunjungan Presiden ke Sumatera Selatan bukan sekadar agenda seremonial.

Fokus utama Kepala Negara adalah memastikan penanganan karhutla berjalan cepat, terkoordinasi dan tidak membiarkan titik api berkembang menjadi bencana yang lebih luas.

  • Penulis: (**/VIC)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rp13,2 Triliun Diserahkan ke Negara Prabowo Buka Hasil Kerja Satgas PKH

    Rp13,2 Triliun Diserahkan ke Negara Prabowo Buka Hasil Kerja Satgas PKH

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 66
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan dana pemulihan aset negara sebesar Rp13,24 triliun dari penindakan kejahatan sektor kehutanan di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (6/10/2026). Dana jumbo tersebut dihimpun oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) melalui penindakan hukum terpadu terhadap korporasi kelapa sawit dan pertambangan tanpa izin di kawasan […]

  • Spanyol dan Prancis Terdepan dalam Perburuan Gelar Piala Dunia 2026, Portugal Jadi Kuda Hitam

    Spanyol dan Prancis Terdepan dalam Perburuan Gelar Piala Dunia 2026, Portugal Jadi Kuda Hitam

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 388
    • 0Komentar

    FOOTBALL, PRONews5.com — Piala Dunia FIFA 2026 resmi bergulir di Amerika Utara sejak 11 Juni 2026. Turnamen terbesar sepak bola dunia itu langsung menghadirkan persaingan sengit, dengan Spanyol dan Prancis muncul sebagai dua favorit utama dalam bursa calon juara. Memasuki pekan pertama fase grup, berbagai lembaga analisis statistik dan prediksi menempatkan Spanyol di posisi teratas […]

  • Kebun Raya Ratatotok Warisan Tambang yang Kini Dihadang Ancaman PETI

    Kebun Raya Ratatotok Warisan Tambang yang Kini Dihadang Ancaman PETI

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 94
    • 0Komentar

    MITRA, PRONEWS5.COM — Kawasan bekas tambang emas Bukit Mesel di Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara, menyimpan perjalanan panjang dari kawasan eksploitasi mineral menjadi hamparan hutan hijau yang diperuntukkan bagi konservasi, penelitian, pendidikan dan pariwisata. Kawasan yang dikenal sebagai Kebun Raya Megawati Soekarnoputri itu memiliki luas sekitar 221 hektare. Sebelum berubah menjadi kawasan […]

  • Kontras Penanganan Ikan Sapu-Sapu: DKI Bergerak, Minahasa Masih Menunggu

    Kontras Penanganan Ikan Sapu-Sapu: DKI Bergerak, Minahasa Masih Menunggu

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 251
    • 0Komentar

    MINAHASA|PRONEWS5.COM — Penanganan ledakan ikan sapu-sapu di Danau Tondano memperlihatkan perbedaan mencolok. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama masyarakat turun langsung ke lapangan, sementara Pemerintah Kabupaten Minahasa dinilai belum menunjukkan langkah nyata selain rapat koordinasi. Fenomena ini terjadi pada April 2026, saat populasi ikan sapu-sapu di Danau Tondano meningkat tajam. Nelayan mengaku hasil tangkapan mereka terus […]

  • Pemerintah Perkuat Layanan Kesehatan Dasar di Papua Lewat CKG

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah terus memperkuat pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Papua sebagai bagian dari komitmen menghadirkan layanan kesehatan dasar yang merata dan berkeadilan. Program ini menjadi salah satu instrumen utama dalam agenda pembangunan nasional, khususnya untuk mempercepat peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Papua. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa program prioritas Presiden Prabowo […]

  • Proyek Penerangan Jalan Desa Tanoyan Selatan Diduga Sarat Korupsi

    Proyek Penerangan Jalan Desa Tanoyan Selatan Diduga Sarat Korupsi

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 492
    • 0Komentar

    BOLMONG|PRONews5.com — Dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD) di Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), kembali mencuat. Setelah sebelumnya program pengadaan bibit kakao tahun anggaran 2025 diduga bermasalah dan kini dalam penyelidikan aparat penegak hukum, kini muncul dugaan baru pada kegiatan Penerangan Jalan Umum (PJU). Kegiatan PJU yang menelan anggaran kurang lebih Rp400 […]

expand_less