Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Polri » Bareskrim Telusuri Informasi Dugaan WNI Jadi Korban TPPO di Jeju Korsel

Bareskrim Telusuri Informasi Dugaan WNI Jadi Korban TPPO di Jeju Korsel

  • account_circle (**/BEN)
  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
  • visibility 569
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, PRONEWS5.COM – Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (Dittipid PPA-PPO) Bareskrim Polri menelusuri informasi mengenai dugaan warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban dan terlibat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Pulau Jeju, Korea Selatan.

Direktur PPA-PPO Bareskrim Polri Brigjen Pol. Nurul Azizah mengatakan, informasi tersebut diketahui pihaknya melalui media sosial. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri serta kementerian dan lembaga terkait.

“Terkait pemberitaan tersebut, dari Direktorat PPA dan PPO Bareskrim sudah melakukan koordinasi dengan Div Hub Inter Polri dan kementerian terkait. Sampai saat ini belum ada laporan resmi yang kami terima,” kata Nurul saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (30/8/2026).

Nurul menjelaskan, informasi mengenai dugaan TPPO tersebut telah menjadi bahan pembahasan dan ditindaklanjuti melalui koordinasi awal secara informal dengan sejumlah pihak terkait.

Menurutnya, hingga kini belum ada laporan resmi yang diterima Dittipid PPA-PPO Bareskrim Polri terkait dugaan TPPO yang disebut terjadi terhadap WNI di Jeju. “Alurnya ini laporan itu dari P2MI maupun BP2MI, tapi sampai sekarang belum ada laporan resmi yang kami terima. Tetapi, informasi tersebut sudah kami tindak lanjuti,” ujarnya.

Nurul menambahkan, apabila pelapor telah menyampaikan informasi tersebut kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Korea Selatan, seharusnya informasi tersebut dapat diteruskan kepada pihak terkait untuk ditindaklanjuti.

Namun, hingga saat ini, pihaknya belum menerima pemberitahuan maupun laporan resmi yang berkaitan dengan unggahan tersebut. “WNI ilegal tetap menjadi tanggung jawab negara, tetapi mereka tetap melapor. Kami tetap berkoordinasi, biasanya P2MI yang menerima laporan, atau kami share ke desk perlindungan imigran Indonesia. Dari P2MI akan berkoordinasi dengan pihak Korea, di situlah titik alurnya bertemu,” jelasnya.

Ia menuturkan, terkait ada atau tidaknya laporan yang telah disampaikan, hal tersebut masih akan dikonfirmasi melalui koordinasi antara P2MI dan perwakilan Indonesia di Korea Selatan.

Informasi mengenai dugaan TPPO tersebut sebelumnya beredar melalui unggahan di media sosial Instagram. Akun @Kioyyx_ yang mengaku sebagai WNI dan tinggal di Jeju menyampaikan dugaan perdagangan manusia yang disebut terjadi di wilayah Seogwipo.

Dalam unggahannya, pemilik akun meminta bantuan masyarakat untuk mengetahui instansi atau pihak yang dapat dihubungi guna melaporkan dugaan tersebut. Ia juga meminta pihak yang mengetahui saluran pelaporan, termasuk aparat kepolisian, untuk menghubunginya melalui pesan langsung (direct message/DM).

Pemilik akun mengklaim telah menyampaikan laporan kepada Kantor Imigrasi Jeju melalui surat elektronik (email). Menurut pengakuannya, laporan tersebut telah diterima dan akan diproses sesuai antrean.

Ia juga mengaku telah menghubungi KBRI di Korea Selatan. Namun, berdasarkan informasi yang diterimanya, pelaporan terkait tindak pidana harus dilakukan oleh korban secara langsung kepada Kantor Polisi Seogwipo.

Pemilik akun kemudian menyebut sebagian korban merupakan imigran ilegal yang disebut takut melapor langsung kepada kepolisian. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi alasan dirinya berupaya menggunakan jalur lain untuk menyampaikan informasi dugaan TPPO.

Dalam unggahannya, pemilik akun juga mengklaim terdapat ratusan WNI yang datang ke Jeju untuk bekerja secara ilegal. Ia menuding pelaku merupakan WNI yang tinggal di Jeju dan mengaku memiliki bukti terkait dugaan tersebut.

Ia menyebut pihak yang hendak dilaporkan diduga merekrut WNI di Indonesia untuk diberangkatkan ke Jeju dengan imbalan sekitar 7 juta won per orang atau sekitar Rp90 juta lebih.

“Setahu saya, tampaknya ratusan bahkan mungkin lebih dari seribu orang telah tiba di Jeju. Setelah tiba, beberapa mengajukan status pengungsi, sementara yang lainnya bekerja sebagai penduduk ilegal,” tulis akun tersebut.

Akun itu juga menyebut sebagian WNI yang diberangkatkan ke Jeju ditolak masuk saat menjalani pemeriksaan imigrasi dan kemudian dikembalikan ke Indonesia.

Bareskrim Polri memastikan informasi tersebut tetap menjadi perhatian dan telah ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi sekaligus menentukan mekanisme penanganan apabila ditemukan adanya dugaan tindak pidana. (Sumber : Humas Polri/mediahub.polri.go.id)

  • Penulis: (**/BEN)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Urbanisasi Ditekan Lewat Penguatan Desa melalui Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Jakarta – Program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih diharapkan menjadi strategi efektif untuk menekan laju urbanisasi dengan memperkuat perekonomian desa. Melalui pemberdayaan masyarakat lokal, inisiatif ini diyakini mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan tanpa harus berpindah ke kota. Menteri Koperasi Ferry Joko Juliantono mengatakan Kopdes Merah Putih berperan dalam menekan arus urbanisasi dengan menciptakan […]

  • Ternyata Ini Alasan Hasyim Hormati SMSI dan Ketum Firdaus Sampai Bersaksi

    Ternyata Ini Alasan Hasyim Hormati SMSI dan Ketum Firdaus Sampai Bersaksi

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 197
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM – Tokoh pengusaha sekaligus penasihat ekonomi Presiden RI, Hasyim S. Djojohadikusumo, memberikan apresiasi terhadap Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dan program News Room Jaga Desa. Hasyim menilai program tersebut positif serta menegaskan pentingnya pers menyampaikan informasi secara utuh berdasarkan data dan fakta. Hasyim menyampaikan hal itu saat menjadi keynote speaker dalam dialog nasional […]

  • Polsek Melonguane Tertibkan Knalpot Brong, Dua Pelajar Diamankan Saat Patroli Malam

    Polsek Melonguane Tertibkan Knalpot Brong, Dua Pelajar Diamankan Saat Patroli Malam

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle (**/VIC)
    • visibility 258
    • 0Komentar

    TALAUD, PRONEWS5.COM — Kepolisian Sektor (Polsek) Melonguane menindak tegas penggunaan knalpot tidak standar dalam patroli malam yang digelar pada Minggu (19/4/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolsek Melonguane, IPDA Eyckman Virchow Gagola, S.H., sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait kebisingan kendaraan bermotor. Patroli yang dimulai pukul 21.30 WITA tersebut menyasar sejumlah titik rawan di wilayah hukum […]

  • MBG Ciptakan Kebiasaan Makan Anak-Anak Jadi Lebih Sehat

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan selama satu tahun berhasil menciptakan perubahan positif signifikan dalam kebiasaan makan anak-anak Indonesia. Hasil kajian Research Institute of Socio-Economic Development (RISED) menunjukkan bahwa setelah mengikuti program ini, banyak anak menjadi lebih rutin mengonsumsi makanan bergizi dan tidak lagi pilih-pilih dalam memilih makanan. Direktur RISED, M. […]

  • OSO Chess Cup 2026 Digelar di Manado, Total Hadiah Rp30 Juta, Panitia Buka Pendaftaran Umum dan Junior

    OSO Chess Cup 2026 Digelar di Manado, Total Hadiah Rp30 Juta, Panitia Buka Pendaftaran Umum dan Junior

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 536
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com — Kejuaraan catur terbuka bertajuk OSO Chess Cup 2026 akan digelar di Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Kamis, 18 Juni 2026. Turnamen ini menawarkan total hadiah sebesar Rp30 juta dan terbuka bagi pecatur umum maupun junior dari berbagai daerah. Kegiatan akan berlangsung di Gedung M-Icon, Jalan Sam Ratulangi No.112, Wanea, mulai pukul 10.00 […]

  • Kinerja ASN Jadi Sorotan, Pemkot Kotamobagu Siapkan Revisi Perwako

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 406
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONews5.com — Pemkot Kotamobagu memastikan akan melakukan pembaruan regulasi internal melalui revisi Perwako yang mengatur kinerja dan disiplin ASN. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Kotamobagu untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan akuntabel. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kotamobagu, Sofyan Mokoginta, menyampaikan bahwa pengaturan disiplin ASN sebenarnya telah diatur […]

expand_less