Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Cegah Bencana Pemerintah Tutup Jalur Pendakian Tiga Gunung di Tomohon

Cegah Bencana Pemerintah Tutup Jalur Pendakian Tiga Gunung di Tomohon

  • account_circle (**/ARP)
  • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
  • visibility 241
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TOMOHON, PRONEWS5.COM — Pemerintah Kota Tomohon menutup sementara aktivitas pendakian di Gunung Lokon, Gunung Empung dan Gunung Mahawu. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah pencegahan menghadapi potensi bencana, terutama meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

Penutupan dilakukan setelah pemerintah memperhatikan rekomendasi teknis dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara serta Pos Pengamatan Gunung Api Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Kebijakan itu juga mengacu pada arahan Menteri Dalam Negeri dan Gubernur Sulawesi Utara terkait pencegahan serta penanggulangan karhutla.

Kabag Prokopim Pemerintah Kota Tomohon, Christo Kalumata SSTP, menjelaskan kebijakan tersebut bukan dimaksudkan untuk membatasi kecintaan masyarakat terhadap alam maupun aktivitas komunitas pencinta alam.

Penutupan dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian dengan menempatkan keselamatan manusia dan perlindungan kawasan sebagai prioritas.

“Langkah ini merupakan bentuk kehati-hatian dan tanggung jawab untuk keselamatan jiwa sekaligus melindungi kawasan hutan dan ekosistem dari potensi kerusakan maupun kebakaran,” ujar Christo, Minggu (30/8/2026).

Gunung Lokon Berstatus Waspada

Salah satu pertimbangan utama berada di Gunung Lokon yang saat ini berstatus Level II atau Waspada.

Dengan status tersebut, masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas dalam radius 1,5 kilometer dari Kawah Tompaluan sesuai rekomendasi PVMBG. Kondisi ini menjadi salah satu alasan penting pemerintah memperketat aktivitas di kawasan gunung.

Sementara itu, Gunung Empung bukan merupakan gunung api aktif tersendiri. Namun, kawasan tersebut berada dalam Cagar Alam Lokon-Empung dan secara geografis berada di depan Kawah Tompaluan.

Karena itu, aktivitas di kawasan Gunung Empung tetap harus memperhatikan ketentuan konservasi serta batas keselamatan yang telah ditetapkan.

Berbeda dengan Lokon, Gunung Mahawu saat ini berstatus Level I atau Normal. Meski demikian, status tersebut tidak berarti kawasan dapat digunakan tanpa memperhatikan kondisi lingkungan.

Gunung Mahawu berada di kawasan hutan lindung yang harus tetap dijaga. Terlebih pada musim kemarau, kondisi vegetasi yang lebih kering dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Pemerintah Kota Tomohon menegaskan bahwa penutupan jalur pendakian tersebut bukan kebijakan permanen.

Kalaksa BPBD Kota Tomohon, Hengky Supit SIP, meminta para pendaki, pemandu wisata dan komunitas pencinta alam untuk sementara menahan diri serta ikut membantu pemerintah menjaga keamanan kawasan.

Menurut Hengky, keputusan menutup jalur pendakian justru merupakan bagian dari upaya menjaga alam dan keselamatan manusia.

“Menutup jalur pendakian bukan berarti menghentikan kecintaan kita kepada alam. Justru dengan menahan diri, mematuhi ketentuan dan menjaga kawasan, kita sedang menunjukkan bahwa mencintai alam berarti juga menghormati keselamatan dan kelestariannya,” kata Hengky.

Untuk memperkuat sosialisasi, BPBD bersama pemerintah kelurahan dan kecamatan telah memasang sejumlah baliho peringatan di lokasi yang dianggap strategis.

Pemerintah juga meminta komunitas pencinta alam, pemandu wisata dan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan gunung untuk turut menyampaikan informasi mengenai penutupan tersebut.

Penutupan tiga jalur pendakian ini tidak hanya berkaitan dengan kondisi Gunung Lokon yang berstatus Waspada. Faktor musim kemarau dan potensi kebakaran hutan serta lahan juga menjadi pertimbangan pemerintah.

Dalam kondisi kawasan hutan yang relatif kering, aktivitas manusia di wilayah pegunungan dinilai perlu dikendalikan untuk mengurangi risiko munculnya sumber api yang dapat berkembang menjadi kebakaran.

Karena itu, pemerintah daerah mendorong keterlibatan seluruh pihak, mulai dari masyarakat, komunitas pencinta alam, pengelola wisata hingga pemangku kepentingan terkait, dalam menjaga kawasan hutan dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

Hengky menegaskan jalur pendakian akan kembali dibuka setelah kondisi dinilai aman. Pemerintah akan menyampaikan informasi resmi apabila kebijakan penutupan tersebut dicabut.

“Keselamatan jiwa adalah prioritas. Kelestarian alam adalah tanggung jawab bersama,” pungkas Hengky.

  • Penulis: (**/ARP)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Penusukan Advokat

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 356
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONews5.com – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya melalui Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Subdit Jatanras) menangkap terduga pelaku penusukan terhadap seorang advokat di Kecamatan Kelapa Dua, Kota Tangerang Selatan. Terduga pelaku berinisial JBI diamankan di Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 23.50 WIB. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya […]

  • Daya Beli Masyarakat Meningkat Berkat Stimulus Lebaran

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 362
    • 0Komentar

    JAKARTA – Perputaran uang selama periode mudik Lebaran 2026 menunjukkan dampak signifikan terhadap peningkatan daya beli masyarakat. Nilainya diperkirakan menembus hingga Rp161 triliun dan sebagian besar beredar di daerah tujuan mudik, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di berbagai wilayah. Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang, menjelaskan bahwa tingginya angka tersebut sejalan […]

  • Penguatan Industri Pengolahan Jadi Kunci Strategi Hilirisasi

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Jakarta – Penguatan industri pengolahan dinilai menjadi kunci utama dalam mendorong keberhasilan strategi hilirisasi nasional. Melalui pengembangan industri yang mampu mengolah sumber daya alam menjadi produk bernilai tambah tinggi, pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan berupaya memperkuat struktur ekonomi nasional sekaligus meningkatkan daya saing industri Indonesia di pasar global. Salah satu upaya tersebut didorong melalui berbagai […]

  • Kejagung Setor Rp11,4 Triliun ke Negara, Hasil Sikat Korupsi dan Penertiban Hutan

    Kejagung Setor Rp11,4 Triliun ke Negara, Hasil Sikat Korupsi dan Penertiban Hutan

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle [**/VIC]
    • visibility 294
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM – Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung) kembali menunjukkan tajinya dalam penyelamatan keuangan negara. Lembaga penegak hukum itu menyetorkan total Rp11,4 triliun ke kas negara, dalam sebuah seremoni yang disaksikan langsung Presiden Prabowo Subianto, Jumat (10/4/2026). Setoran tersebut merupakan akumulasi dari berbagai sumber penerimaan negara yang berhasil diamankan melalui penegakan hukum dan penertiban sektor […]

  • DPR Setujui Destry Damayanti Jadi Gubernur Bank Indonesia

    DPR Setujui Destry Damayanti Jadi Gubernur Bank Indonesia

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle (**/IND)
    • visibility 96
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM — Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin Rapat Paripurna pengesahan persetujuan DPR atas pemilihan calon Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti. Puan pun berharap Destry dapat memimpin BI dengan penuh integritas dan memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat kebijakan moneter. Destry Damayanti disetujui sebagai Gubernur BI dalam Rapat Paripurna DPR ke-4 Masa Persidangan I […]

  • Kadiv KNM Tantang Kejari Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Dana Representatif PDAM Sangihe

    Kadiv KNM Tantang Kejari Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Dana Representatif PDAM Sangihe

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle (**/Frank)
    • visibility 872
    • 0Komentar

    TAHUNA, PRONews5.com — Dugaan mencakup dana representatif di Perumda Air Minum Ake’u Banua Kabupaten Kepulauan Sangihe tahun anggaran 2023–2025 mulai mengemuka. Kepala Divisi Investigasi LSM Kibar Nusantara Merdeka (KNM), Darwis Sasela, menantang Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Sangihe untuk mengusut tuntas kasus tersebut tanpa pandang bulu. Pernyataan itu disampaikan Darwis kepada wartawan, Kamis (7/5/2026), di tengah […]

expand_less