Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Komisi IX DPR RI Desak Transparansi Pengelolaan Plasma dan Darah Donor

Komisi IX DPR RI Desak Transparansi Pengelolaan Plasma dan Darah Donor

  • account_circle (**/IND)
  • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
  • visibility 133
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, PRONEWS5.COM — Komisi IX DPR RI akan segera menjadwalkan Rapat Kerja (Raker) khusus dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menindaklanjuti dugaan komersialisasi dan penyalahgunaan pengelolaan plasma darah mandiri. Raker tersebut akan meminta penjelasan komprehensif Menteri Kesehatan terkait tata kelola plasma darah, efektivitas aturan turunan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, hingga skema kerja sama pengolahan plasma dengan pihak luar negeri.

Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene mengatakan, penataan tata kelola, transparansi, dan pengawasan menjadi hal mendesak yang perlu diperkuat pemerintah. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menutup celah regulasi yang berpotensi dimanfaatkan pihak tertentu demi memperoleh keuntungan dari darah donor.

“Kami akan jadwalkan rapat bersama Kemenkes khusus bicara masalah darah. Ini kita harus dengar dulu dari Menteri, dengan adanya ini seperti apa? Menteri harus sampaikan dulu kepada kami, dia harus sampaikan kepada publik, kepada masyarakat karena ada kerja sama dengan pihak luar dan Indonesia, jadi untungnya apa? Sekali lagi, transparansi dan tata kelolanya itu yang kita butuhkan,” tegas Felly usai memimpin Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Sekretariat Bersama Forum Komunikasi Dermawan Darah (Fokuswanda) dan Komite Donor Darah Indonesia (KDDI) di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Felly menekankan, pengawasan terhadap pengelolaan darah tidak boleh berhenti pada penerbitan regulasi. Ia menilai pengawasan yang ketat dan transparan perlu dilakukan untuk memastikan pengelolaan darah tidak merugikan pendonor maupun pasien.

“Apa yang disampaikan oleh teman-teman pendonor ini masukan luar biasa bagi kami. Kami butuh transparansi dari penyelenggara, dari PMI itu sendiri, dan pihak rumah sakit yang mengambil darah. Setiap kali mengambil darah pendonor, harusnya secara transparan disampaikan dikemanakan, supaya tidak ada lagi perdagangan dalam tanda kutip,” ujar legislator dari daerah pemilihan Sulawesi Utara tersebut.

Ia menambahkan, aspirasi para pendonor dalam RDPU menjadi bahan penting bagi Komisi IX DPR RI untuk melakukan pengawasan terhadap tata kelola darah nasional. DPR, lanjutnya, akan meminta pemerintah menjelaskan secara terbuka mekanisme pengelolaan, pemanfaatan, dan kerja sama pengolahan plasma darah dengan pihak lain.

Sebelumnya, perwakilan Sekretariat Bersama Fokuswanda dan KDDI menyampaikan sejumlah persoalan dalam pengelolaan darah dan plasma. Di antaranya, minimnya transparansi pengelolaan plasma serta pembebanan Biaya Pengganti Pengolahan Darah (BPPD) kepada keluarga pasien.

Selain itu, para pendonor mendorong pemerintah memberikan jaminan kesehatan bagi pendonor sukarela serta mempercepat pemberian penghargaan Satyalancana Kebaktian Sosial bagi pendonor yang telah berkontribusi hingga ratusan kali.

Mereka juga meminta pemerintah membangun sistem data digital terintegrasi antara Palang Merah Indonesia (PMI) dan Unit Transfusi Darah (UTD) rumah sakit. Sistem tersebut dinilai penting untuk meningkatkan transparansi sekaligus memastikan ketersediaan pasokan darah bagi pasien, termasuk penderita talasemia di daerah yang masih menghadapi keterbatasan fasilitas dan stigma sosial.

Komisi IX DPR RI memastikan berbagai aspirasi tersebut akan menjadi bagian dari pembahasan bersama Kemenkes dalam Raker mendatang, khususnya untuk memperkuat tata kelola, pengawasan, dan transparansi pengelolaan darah nasional.

  • Penulis: (**/IND)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunker Presiden Prabowo: Strategi Diplomasi Perdagangan Hadapi Tantangan Ekonomi Global

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Jakarta – Di tengah fragmentasi ekonomi global dan meningkatnya rivalitas dagang antarnegara, Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat guna memperkuat diplomasi perdagangan Indonesia. Langkah ini ditempuh untuk menjaga stabilitas pertumbuhan nasional sekaligus memperluas akses pasar ekspor di tengah dinamika global yang kian kompetitif. Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjelaskan bahwa kunjungan ini […]

  • Harryanto Arie Lasut Ucapkan Selamat, Dorong PWI Tomohon Perkuat Profesionalisme Pers

    Harryanto Arie Lasut Ucapkan Selamat, Dorong PWI Tomohon Perkuat Profesionalisme Pers

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 292
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONEWS5.COM – Ketua Komisi I DPRD Kota Tomohon, Drs. Harryanto Arie Lasut, M.AP, menyampaikan ucapan selamat kepada Terry Alfrits Wagiu yang resmi dilantik sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tomohon masa bakti 2026–2029. Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat organisasi sekaligus mendorong lahirnya insan pers yang semakin profesional, independen, dan berintegritas. Ucapan tersebut […]

  • Christy Manossoh Dilantik Jadi Lurah Kotamobagu Ini Janjinya

    Christy Manossoh Dilantik Jadi Lurah Kotamobagu Ini Janjinya

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 222
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM — Christy Manossoh resmi menjabat sebagai Lurah Kelurahan Kotamobagu setelah dilantik dan diambil sumpah dalam prosesi pelantikan pejabat struktural dan fungsional Pemerintah Kota Kotamobagu, Senin (7/9/2026). Pelantikan berlangsung di Aula Gedung Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Kotamobagu. Pengangkatan tersebut menandai dimulainya tanggung jawab baru Christy dalam memimpin pemerintahan kelurahan sekaligus menjalankan pelayanan kepada […]

  • Pemerintah Perkuat Ekosistem Hilirisasi Pertanian

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah terus memperkuat strategi hilirisasi sektor pertanian sebagai langkah penting dalam meningkatkan nilai tambah komoditas nasional sekaligus memperkuat perekonomian Indonesia. Melalui pembangunan ekosistem industri pertanian yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, pemerintah menargetkan peningkatan kesejahteraan petani sekaligus memperluas kontribusi sektor pertanian terhadap devisa negara. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa hilirisasi menjadi […]

  • Bursa Ketua PWI Sulut Memanas Jelang Konferensi, Figur Baru Mulai Bermunculan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 417
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com — Bursa calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Utara mulai memanas menjelang Konferensi PWI Sulut yang dijadwalkan berlangsung 31 Maret 2026 di Manado. Sejumlah figur wartawan mulai bermunculan dan menyatakan kesiapan mereka untuk bertarung memimpin organisasi wartawan tertua di Indonesia itu. Setelah John W. Paransi lebih dulu mendaftarkan diri sebagai calon […]

  • Hutan Konservasi Digasak Cukong Jakarta, Polda Sulut Didorong Tindak Tegas Tambang Batu Hitam Ilegal di Toraut

    Hutan Konservasi Digasak Cukong Jakarta, Polda Sulut Didorong Tindak Tegas Tambang Batu Hitam Ilegal di Toraut

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 184
    • 0Komentar

    BOLMONG, PRONEWS5.COM — Kawasan konservasi Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW) di Desa Toraut, Kecamatan Dumoga Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) kian terancam. Aktivitas penambangan batu hitam (black stone) ilegal yang beroperasi secara masif kini memicu keresahan tajam di tengah masyarakat. Mirisnya, penambangan liar di zona lindung tersebut diduga kuat dikendalikan oleh cukong besar asal […]

expand_less