Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » KRIMINAL » Detik-Detik Pilot Malaysia Airlines Ditangkap di Soetta, Ini Kronologi Lengkapnya

Detik-Detik Pilot Malaysia Airlines Ditangkap di Soetta, Ini Kronologi Lengkapnya

  • account_circle (**/ARP)
  • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
  • visibility 520
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, PRONEWS5.COM – Seorang pilot Malaysia Airlines , Mohd Saufi bin Othman (39), ditangkap aparat gabungan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, setelah diduga menyelundupkan 26 kilogram ekstasi yang disembunyikan di dalam koper miliknya.

Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka juga dinyatakan positif mengonsumsi tiga jenis narkotika dan diduga sempat menerbangkan pesawat dalam kondisi berada di bawah pengaruh obat terlarang.

Penangkapan dilakukan pada Selasa, 28 Juli 2026 , sesaat setelah pesawat Malaysia Airlines MH727 yang diterbangkan dari Kuala Lumpur mendarat di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta.

Kasus tersebut kini ditangani Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Aparat menduga tersangka merupakan bagian dari jaringan penyelundupan narkotika lintas negara yang memanfaatkan status awak pesawat untuk menghindari pemeriksaan ketat.

Berdasarkan kronologi yang disampaikan aparat, Mohd Saufi turun dari pesawat mengenakan seragam pilot lengkap dan melewati jalur khusus kru penerbangan ( crew channel ) setelah mengisi dokumen Custom Declaration .

Kecurigaan muncul ketika petugas Risk Assessment Officer (RAO) Bea Cukai melihat citra tidak lazim pada koper berwarna putih keperakan milik tersangka saat melewati mesin X-ray.

Petugas kemudian membawa koper tersebut ke ruang pemeriksaan lanjutan.

Hasil penggeledahan menemukan 14 bungkus besar berisi sekitar 70.114 butir ekstasi dengan berat bruto sekitar 26 kilogram , yang disamarkan di balik tumpukan pakaian.

Selain itu, petugas juga menemukan sekitar 4 gram sabu di dalam tas jinjing tersangka.

Nilai keseluruhan barang bukti diperkirakan mencapai Rp56 miliar .

Usai penemuan barang bukti, petugas langsung melakukan tes urin terhadap tersangka.

Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan Mohd Saufi positif mengonsumsi metamfetamin (sabu), MDMA (ekstasi), dan kokain .

Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa tersangka sempat menjalankan tugas penerbangan dalam kondisi yang dipengaruhi narkotika.

Dalam pemeriksaan lanjutan, aparat juga menemukan sebuah botol kecil berisi cairan berwarna kuning di dalam tas pelaku.

Menurut keterangan yang disampaikan pejabat Bea Cukai, tersangka mengakui cairan tersebut merupakan urin yang diambil sebelum mengonsumsi narkoba.

Botol itu diduga dipersiapkan sebagai cadangan apabila sewaktu-waktu diwajibkan mengikuti tes urin mendadak oleh maskapai penerbangan.

Temuan tersebut menjadi salah satu indikasi adanya upaya sistematis untuk menghindari deteksi.

Penyidik ​​​​​​Bareskrim Polri mengungkapkan bahwa tersangka mengaku menerima imbalan sebesar 50.000 Ringgit Malaysia atau sekitar Rp170 juta untuk sekali pengiriman.

Dalam pemeriksaan awal, ia juga mengaku telah beberapa kali melakukan aksi serupa, termasuk pengiriman narkotika ke wilayah Sabah, Malaysia.

Informasi tersebut masih terus ada di dalam untuk mengungkap jaringan internasional yang diduga berada di balik penyelundupan tersebut.

Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Awaludin Amin , menyatakan penyelidikan dilakukan bersama sejumlah instansi terkait, termasuk berkoordinasi dengan Polis Diraja Malaysia (PDRM) .

Fokus penyidikan tidak hanya pada tersangka, tetapi juga mengungkap jalur distribusi, pemasok, serta penerima narkotika di Indonesia maupun Malaysia.

Pihak Malaysia Airlines menyatakan menghormati proses hukum yang berlangsung di Indonesia dan menyampaikan komitmen untuk bekerja sama penuh dengan aparat penegak hukum.

Maskapai juga disebut tengah melakukan evaluasi internal terhadap sistem pengawasan kru penerbangan.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyatakan menyampaikannya atas kasus tersebut.

Pemerintah menetapkan kebijakan tidak ada toleransi terhadap perlindungan narkotika di sektor penerbangan serta akan memperketat pengawasan kesehatan pesawat.

Hingga awal Agustus 2026, penyidik ​​masih mendalami asal-usul narkotika, alur distribusi, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan penyelundupan lintas negara tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan seorang pilot maskapai internasional yang memegang tanggung jawab besar terhadap keselamatan penerbangan, sekaligus membuka dugaan mengarahkan akses kru pesawat sebagai modus baru penyelundupan narkotika.

  • Penulis: (**/ARP)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Piala Dunia 2026: AI Jagokan Spanyol dan Prancis, Belanda Diprediksi Jadi Kuda Hitam

    Piala Dunia 2026: AI Jagokan Spanyol dan Prancis, Belanda Diprediksi Jadi Kuda Hitam

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 383
    • 0Komentar

    FOOTBALL, PRONews5.com – Persaingan menuju putaran final Piala Dunia 2026 semakin memanas. Berbagai simulasi superkomputer, analisis kecerdasan buatan (AI), hingga perhitungan matematis mulai mengerucutkan sejumlah negara yang dinilai memiliki peluang terbesar untuk mengangkat trofi juara dunia di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Di tengah antusiasme pecinta sepak bola dunia, Spanyol dan Prancis muncul sebagai dua […]

  • Polres Tomohon Ambil Sampel Makanan MBG, Selidiki Keracunan Massal Pelajar

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 1.638
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONews5.com — Puluhan siswa dari tiga sekolah menengah di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, diduga mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG), Senin (26/1/2026). Menyikapi kejadian yang menyangkut keselamatan pelajar tersebut, Polres Tomohon langsung turun ke lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengamankan sampel makanan dari dapur produksi MBG untuk kepentingan […]

  • Usai Dilantik, Terry Alfrits Wagiu Langsung Ajak Wartawan Bersatu

    Usai Dilantik, Terry Alfrits Wagiu Langsung Ajak Wartawan Bersatu

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 153
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONEWS5.COM – Terry Alfrits Wagiu resmi menjabat sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tomohon periode 2026–2029 setelah dilantik bersama jajaran pengurus oleh Wali Kota Tomohon, Caroll J.A. Senduk, SH, di Gedung Command Center, Kompleks Kantor Wali Kota Tomohon, Jumat (31/7/2026). Dalam sambutannya, Terry Alfrits Wagiu menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang […]

  • Spanyol Tersandung di Laga Perdana, Tanjung Verde Paksa Juara Eropa Bertekuk Lutut Tanpa Gol

    Spanyol Tersandung di Laga Perdana, Tanjung Verde Paksa Juara Eropa Bertekuk Lutut Tanpa Gol

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 276
    • 0Komentar

    ATLANTA, PRONews5.com – Kejutan besar mewarnai laga pembuka Grup H Piala Dunia FIFA 2026 setelah Tim Nasional Spanyol gagal memanfaatkan dominasi permainan dan hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Tanjung Verde di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, Senin (15/6/2026) waktu setempat. Hasil tersebut menjadi salah satu kejutan awal turnamen. Berstatus juara Eropa dan difavoritkan meraih […]

  • Tonaas Noldy Lila Minta Pemkab Minahasa Jangan Tutup Mata, Masalah The Nice Playland Kian Terbuka

    Tonaas Noldy Lila Minta Pemkab Minahasa Jangan Tutup Mata, Masalah The Nice Playland Kian Terbuka

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 1.342
    • 0Komentar

    MINAHASA, PRONEWS5.COM – Ketua DPD Laskar Manguni Indonesia (LMI) Minahasa, Tonaas Noldy Lila, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa tidak boleh menutup mata terhadap dugaan persoalan izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) serta dugaan penolakan doa di kawasan wisata The Nice Playland Sawangan. Pernyataan itu disampaikan menyusul kejadian pada Minggu, 5 April 2026, di Desa Sawangan, Kecamatan […]

  • Cicilan Rumah Subsidi Bisa 30 Tahun, Hunian Makin Terjangkau

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Jakarta- Rencana pemerintah memperpanjang tenor cicilan rumah subsidi hingga 30 tahun diyakini dapat membuka peluang kepemilikan rumah yang lebih luas bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Kebijakan ini diharapkan membuat besaran cicilan bulanan menjadi lebih ringan sehingga akses terhadap hunian layak semakin terjangkau. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan bahwa perpanjangan masa cicilan rumah […]

expand_less