Osco ‘Kepung’ Tomohon dengan Baliho, Ternyata Ini Maksudnya
- account_circle (**/ARP)
- calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
- visibility 797
- comment 0 komentar
- print Cetak

Baliho Osco Olfriady Letunggamu terpasang di sejumlah titik strategis di Kota Tomohon menjelang pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026. (Foto: ist/amd)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TOMOHON, PRONEWS5.COM – Maraknya baliho bergambar Osco Olfriady Letunggamu yang terpasang di berbagai ruas jalan Kota Tomohon akhirnya mendapat penjelasan.
Kehadiran baliho dalam jumlah besar tersebut disebut sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026.
Penjelasan itu disampaikan melalui Nisia Moraya Tewu, Asisten Konsul Kehormatan Belanda di Sulawesi, saat memberikan keterangan kepada media pada Sabtu (1/8/2026).
Dalam keterangannya, Nisia menjelaskan bahwa kehadiran Osco di Sulawesi Utara merupakan bagian dari dukungan terhadap penyelenggaraan TIFF 2026.
Ia juga mengajak masyarakat untuk datang ke Kota Tomohon dan menyaksikan Tournament of Flowers (TOF) yang akan digelar pada Sabtu, 8 Agustus 2026, sekaligus ikut menyukseskan festival bunga bertaraf internasional tersebut.
Sebelumnya, baliho Osco yang tersebar di hampir seluruh wilayah Kota Tomohon menjadi perbincangan warga.
Dari pantauan di lapangan, baliho tersebut terlihat berdiri di sejumlah ruas jalan utama, kawasan permukiman hingga area perkantoran.
Bahkan, sebagian warga menilai jumlah baliho Osco lebih banyak dibandingkan baliho milik Pemerintah Kota Tomohon, termasuk baliho Wali Kota Caroll J.A. Senduk, Wakil Wali Kota Sendy G.A. Rumajar maupun Ketua Panitia TIFF 2026, Levita G. Supit.
“Kalau memberikan dukungan untuk TIFF tentu sah-sah saja. Namun, TIFF merupakan hajatan bertaraf internasional yang mengedepankan keindahan bunga dan pariwisata, bukan ajang untuk berlomba memasang baliho terbanyak,” ujar tokoh masyarakat Tomohon yang meminta namanya tidak dipublikasikan.
Ia kemudian menambahkan, “Tunggu saja Pilkada 2029, baru pasang baliho sebanyak-banyaknya,” sindirnya.
Fenomena tersebut memunculkan beragam penilaian di tengah masyarakat.
Sebagian menganggap pemasangan baliho merupakan bentuk partisipasi dalam mempromosikan TIFF 2026, sementara sebagian lainnya berharap promosi dilakukan secara proporsional sehingga perhatian masyarakat tetap tertuju pada agenda utama festival.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari Osco Olfriady Letunggamu mengenai alasan banyaknya titik pemasangan baliho selain sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan TIFF 2026.
TIFF merupakan agenda pariwisata tahunan Kota Tomohon yang telah dikenal di tingkat nasional maupun internasional.
Puncak acara akan berlangsung pada 8 Agustus 2026 melalui Tournament of Flowers (TOF) yang menjadi daya tarik utama ribuan wisatawan.
- Penulis: (**/ARP)



Saat ini belum ada komentar