Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Viral! Nama Stevi Keintjem Disebut dalam Dugaan PETI Ratatotok, Warga Minta APH dan Partai Turun Tangan

Viral! Nama Stevi Keintjem Disebut dalam Dugaan PETI Ratatotok, Warga Minta APH dan Partai Turun Tangan

  • account_circle Red Pronews
  • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
  • visibility 235
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MITRA|PRONews5.com – Dugaan keterlibatan oknum anggota DPRD Minahasa Tenggara dalam aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Ratatotok viral di media sosial dan memicu reaksi keras masyarakat. Nama anggota DPRD Mitra dari Fraksi PDI Perjuangan, Stevi Keintjem, ikut disebut dalam pusaran isu tambang ilegal yang kembali memanas di wilayah pertambangan tersebut.

Postingan yang beredar luas di media sosial sejak Jumat (22/5/2026) memantik perhatian publik setelah menyinggung dugaan adanya keterlibatan oknum wakil rakyat dalam aktivitas tambang ilegal yang selama ini menjadi sorotan di Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara.

Viralnya isu tersebut langsung memunculkan desakan dari masyarakat agar aparat penegak hukum, khususnya Polres Minahasa Tenggara, segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan transparan tanpa pandang bulu.

Tidak hanya itu, warga juga meminta partai politik tempat oknum tersebut bernaung untuk turun tangan dan memberikan sikap tegas terhadap dugaan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Kalau benar ada keterlibatan oknum pejabat, maka harus diproses hukum. Jangan hanya masyarakat kecil yang ditindak,” ujar salah satu warga Ratatotok yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Menurut warga, dugaan tersebut menjadi tamparan serius terhadap citra lembaga legislatif. Sebab, seorang anggota DPRD seharusnya berada di garda terdepan dalam mengawasi aktivitas pertambangan dan memperjuangkan kepentingan rakyat, bukan justru dikaitkan dengan aktivitas ilegal yang berpotensi merusak lingkungan dan memicu konflik sosial.

Warga lain juga meminta agar Badan Kehormatan (BK) DPRD Minahasa Tenggara dan PDI Perjuangan ikut turun tangan menyikapi dugaan tersebut.

Menurut mereka, apabila dugaan keterlibatan oknum legislator dalam aktivitas PETI terbukti benar, maka hal itu dinilai telah mencoreng nama lembaga DPRD maupun partai politik yang menaunginya.

“BK DPRD jangan diam. Partai juga harus bersikap tegas kalau memang ada kader yang diduga terlibat aktivitas ilegal. Ini menyangkut marwah lembaga dan kepercayaan masyarakat,” ujar warga lainnya.

Sumber lain yang merupakan warga Kecamatan Ratatotok menyebut nama oknum tersebut bukan kali pertama dikaitkan dengan aktivitas tambang di wilayah itu. Dugaan keterlibatan itu, kata sumber, sudah lama menjadi pembicaraan di kalangan masyarakat lokal.

“Sudah lama disebut-sebut sebagai pemain lama di lingkaran tambang, cuma memang belum pernah tersentuh hukum,” ungkap sumber kepada media ini, Jumat (22/5/2026).

Ratatotok sendiri dikenal sebagai salah satu kawasan tambang emas yang selama bertahun-tahun menghadapi persoalan PETI.

Aktivitas pertambangan ilegal di wilayah itu kerap menimbulkan berbagai persoalan serius, mulai dari kerusakan lingkungan, konflik lahan, pencemaran, hingga dugaan adanya praktik beking dan permainan jaringan tertentu.

Dalam sejumlah operasi sebelumnya, aparat penegak hukum memang telah beberapa kali melakukan penertiban terhadap aktivitas tambang ilegal di Ratatotok. Namun, masyarakat menilai penanganan yang dilakukan belum menyentuh aktor-aktor besar yang diduga berada di balik praktik tersebut.

Kini, dengan mencuatnya nama seorang legislator dalam isu yang viral di media sosial, perhatian publik tertuju pada langkah aparat penegak hukum, Badan Kehormatan DPRD, serta sikap partai politik dalam merespons dugaan tersebut. Warga berharap tidak ada perlindungan terhadap pihak mana pun jika nantinya ditemukan adanya unsur pelanggaran hukum.

Hingga berita ini diturunkan, media ini masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Stevi Keintjem terkait dugaan yang beredar di media sosial tersebut.

[**/VIC]

 

  • Penulis: Red Pronews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Victor Mailangkay Kini Gideon Longkutoy Mundur dari NasDem Bitung Siapa Lagi Menyusul?

    Usai Victor Mailangkay Kini Gideon Longkutoy Mundur dari NasDem Bitung Siapa Lagi Menyusul?

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 242
    • 0Komentar

    BITUNG, PRONEWS5.COM — Gelombang dinamika internal Partai NasDem Sulawesi Utara kembali berlanjut. Setelah Wakil Gubernur Sulawesi Utara Johannes Victor Mailangkay (JVM) resmi mengundurkan diri dari Partai NasDem sekaligus melepas jabatan sebagai Ketua DPW NasDem Sulut, kini giliran kader muda di Kota Bitung, Gideon Longkutoy, yang dikabarkan memilih meninggalkan partai. Gideon sebelumnya dipercaya menjalankan tugas sebagai […]

  • Proyek Fiktif Rp27 M di Kementan, Dua Tersangka Ditahan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 419
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONews5.com – Polda Metro Jaya menahan dua tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait proyek fiktif di lingkungan Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Kedua tersangka berinisial IM dan DSK kini ditahan untuk kepentingan proses penyidikan lebih lanjut. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, mengatakan bahwa kedua tersangka diamankan oleh tim penyidik di […]

  • Peringati Hari Proklamasi Polisi, Kapolri Pimpin Upacara Hari Juang Polri 2026 di Surabaya

    Peringati Hari Proklamasi Polisi, Kapolri Pimpin Upacara Hari Juang Polri 2026 di Surabaya

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle (**/BEN)
    • visibility 121
    • 0Komentar

    SURABAYA, PRONEWS5.COM – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, memimpin Upacara Hari Juang Polri Tahun 2026 di Monumen Polisi Istimewa, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (21/8/2026). Peringatan ini menjadi momentum untuk mengenang perjuangan Polisi Istimewa Surabaya sekaligus menghidupkan kembali semangat pengabdian Polri dalam menjaga keamanan, mendukung pembangunan, dan mendorong kemajuan bangsa. Hari Juang Polri diperingati setiap […]

  • Ujian Perdana Kapolri Jenderal Suyudi: Berani Sikat ‘Bisnis Gelap’ Solar Buang & Ci Eby di Minahasa?

    Ujian Perdana Kapolri Jenderal Suyudi: Berani Sikat ‘Bisnis Gelap’ Solar Buang & Ci Eby di Minahasa?

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 173
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM — Slogan anyar “Polisi Bersama Masyarakat” yang diusung Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto langsung diuji di lapangan. Baru sepekan dilantik menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada 1 Oktober 2026, komitmen korps bhayangkara dalam memberantas mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kini ditagih masyarakat Sulawesi Utara. Di Kabupaten […]

  • NOEL INGATKAN PRABOWO, Isyaratkan Ada Gerakan Politik Besar Juni–Juli 2026

    NOEL INGATKAN PRABOWO, Isyaratkan Ada Gerakan Politik Besar Juni–Juli 2026

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 398
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONews5.com – Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, sekaligus mantan Ketua Relawan Jokowi Mania (JoMan), Immanuel Ebenezer Gerungan (Noel), melontarkan peringatan serius kepada Presiden Prabowo Subianto terkait potensi gejolak politik nasional yang diperkirakan terjadi dalam periode Juni hingga Juli 2026. Pernyataan itu disampaikan Noel usai menjalani sidang vonis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, […]

  • Film Pig Feast Tuai Kritik, Dinilai Abaikan Pembangunan Energi Nasional

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita (Pig Feast) yang mengkritik Program Strategis Nasional (PSN) di Papua menuai kritik dari berbagai pihak. Sejumlah kalangan menilai narasi yang diangkat dalam film yang juga tayang secara terbatas di Selandia Baru itu cenderung provokatif karena tidak melihat secara utuh konteks pembangunan energi nasional serta masa depan Papua. […]

expand_less