Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Diduga Kuasai Kawasan Hutan 80 Hektare Secara Ilegal, Polres Kotamobagu Lidik Aktivitas PETI PT SMG di Tanoyan Selatan

Diduga Kuasai Kawasan Hutan 80 Hektare Secara Ilegal, Polres Kotamobagu Lidik Aktivitas PETI PT SMG di Tanoyan Selatan

  • account_circle (**/NOX)
  • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
  • visibility 560
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOLMONG, PRONEWS5.COM – Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., menegaskan komitmennya untuk menindak aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang diduga dilakukan PT Sinar Mobagu Group (SMG) di kawasan hutan Jalur Tujuh, Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolres saat dikonfirmasi pada Sabtu (1/8/2026), menyusul mencuatnya informasi mengenai dugaan pembukaan kawasan hutan dalam skala besar yang digunakan sebagai lokasi pertambangan emas ilegal.

“Saya tetap berkomitmen tidak mendukung kegiatan penambangan ilegal, termasuk PETI yang kerap menimbulkan masalah sosial dan kerusakan lingkungan,” tegas AKBP Abdul Kholik.

Kapolres mengaku sebelumnya belum menerima laporan mengenai adanya aktivitas PETI berskala besar yang menggunakan alat berat jenis excavator di Desa Tanoyan Selatan, yang masih berada dalam wilayah hukum Polres Kotamobagu.

Namun demikian, ia memastikan akan segera memerintahkan penyelidikan terhadap dugaan aktivitas tersebut.

“Untuk kegiatan PETI yang dilakukan oleh PT SMG di Desa Tanoyan akan segera saya lidik,” ujarnya.

Penegasan itu berkaitan dengan dugaan aktivitas PETI di kawasan hutan Jalur Tujuh yang disebut telah membuka hutan dalam luasan mencapai puluhan hektare.

Berdasarkan informasi yang dihimpun PRONews5.com, aktivitas tersebut diduga menggunakan alat berat excavator dan berlangsung di dalam kawasan hutan. Warga setempat juga telah menyampaikan laporan mengenai dugaan pembukaan kawasan hutan secara besar-besaran.

Sejumlah sumber menyebutkan, lahan yang diduga dikuasai mencapai sekitar 80 hektare, terdiri dari sekitar 35 hektare yang disebut berada dalam area izin Koperasi Perintis dan sekitar 45 hektare lainnya diduga berada di luar area tersebut.

Selain dugaan aktivitas pertambangan tanpa izin, muncul pula dugaan adanya penguasaan kawasan hutan oleh pihak tertentu. Berdasarkan informasi yang diperoleh, sosok yang disebut-sebut menguasai lahan tersebut adalah seorang pria berinisial AS alias Adi. Dugaan ini masih memerlukan pembuktian melalui proses penyelidikan aparat penegak hukum.

Salah seorang sumber yang identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa lahan tersebut diduga diperoleh melalui transaksi dengan masyarakat.

“Yang masuk dalam izin Koperasi Perintis seluas 35 hektare, sementara yang berada di luar wilayah koperasi sekitar 45 hektare. Semuanya mereka beli dari masyarakat dengan harga yang bervariasi dan sepengetahuan Kepala Desa Tanoyan Selatan,” ujar sumber tersebut.

Secara hukum, kawasan hutan merupakan aset yang berada di bawah penguasaan negara. Penguasaan, pemanfaatan, maupun perubahan fungsi kawasan hutan hanya dapat dilakukan berdasarkan izin yang diterbitkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Apabila terbukti terjadi penguasaan kawasan hutan tanpa izin, maupun aktivitas pertambangan tanpa perizinan yang sah, pelaku dapat dikenai sanksi administratif hingga pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang kehutanan dan pertambangan.

Warga juga mengkhawatirkan pembukaan hutan dalam skala besar tersebut dapat menimbulkan dampak lingkungan yang serius, seperti meningkatnya risiko banjir, longsor, sedimentasi sungai, serta rusaknya ekosistem kawasan hutan.

Hingga berita ini diterbitkan, PT Sinar Mobagu Group (SMG) belum memberikan keterangan atau tanggapan resmi terkait dugaan aktivitas PETI maupun dugaan penguasaan kawasan hutan tersebut. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

  • Penulis: (**/NOX)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Kami Cuma Mau Cari Makan”, Jeritan Penambang Bakan Minta Presiden Prabowo dan Gubernur Sulut Turun Tangan

    “Kami Cuma Mau Cari Makan”, Jeritan Penambang Bakan Minta Presiden Prabowo dan Gubernur Sulut Turun Tangan

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 420
    • 0Komentar

    BOlMONG, PRONews5.com —Jeritan ratusan penambang rakyat di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara, kembali menggema dan viral di ruang publik setelah mereka meminta langsung perhatian Presiden Prabowo dan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, terkait penertiban aktivitas pertambangan yang dinilai mengancam mata pencaharian warga. Dalam aksi dan video yang beredar, para penambang […]

  • 9 Nyawa Melayang FSR Kota Desak Kapolda Bongkar Izin Drag Race Upai

    9 Nyawa Melayang FSR Kota Desak Kapolda Bongkar Izin Drag Race Upai

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 129
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM — LSM Forum Suara Rakyat Kota (FSR Kota) mendesak Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Yudho Hermanto mengusut lebih dalam seluruh proses perizinan dan pihak yang berada di balik pelaksanaan drag race maut di Jalan A.P. Mokoginta, Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara. Desakan itu disampaikan FSR Kota dalam pernyataan sikap yang dikeluarkan di Kotamobagu, […]

  • Aktivis Sulut Desak Kejari Minahasa Usut Temuan BPK, Eddy Rompas Minta Periksa Pengelola Retribusi Pasar

    Aktivis Sulut Desak Kejari Minahasa Usut Temuan BPK, Eddy Rompas Minta Periksa Pengelola Retribusi Pasar

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 209
    • 0Komentar

    MINAHASA,PRONEWS5.COM — Aktivis antikorupsi Sulawesi Utara, Eddy Rompas, dari Lembaga Investigasi Negara (LIN) Sulut, mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa segera menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terkait pengelolaan retribusi pasar di Kabupaten Minahasa Tahun Anggaran 2024. Menurut Eddy, hasil audit BPK yang mengungkap adanya kekurangan penyetoran retribusi sebesar Rp444.547.000 serta potensi kehilangan pendapatan daerah […]

  • Sekolah Rakyat Prioritaskan Desil 1–2 Berbasis Data DTSEN

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 425
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan program Sekolah Rakyat benar-benar menyasar masyarakat paling membutuhkan dengan memprioritaskan peserta dari kelompok desil 1 dan 2, yakni lapisan masyarakat paling miskin dan rentan secara ekonomi. Penetapan sasaran tersebut dilakukan secara ketat dengan mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sehingga proses seleksi peserta didik berjalan objektif, […]

  • Belgia Gagal Pecahkan Tembok Iran, Bermain 10 Orang dan Dipaksa Imbang Tanpa Gol

    Belgia Gagal Pecahkan Tembok Iran, Bermain 10 Orang dan Dipaksa Imbang Tanpa Gol

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 162
    • 0Komentar

    LOS ANGELES, PRONEWS5.COM – Tim Nasional Belgia harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang Tim Nasional Iran dengan skor 0-0 pada laga kedua Grup G Piala Dunia 2026 di Stadion SoFi, California, Amerika Serikat, Minggu (21/6/2026) waktu setempat atau Senin pagi WIB. Hasil ini menjadi pukulan bagi skuad berjuluk Setan Merah yang tampil dominan sepanjang […]

  • Wartawan Muslim Terima Daging Kurban dari PWI Sulut, Kamrin Sebut AA-RS Rawat Persaudaraan

    Wartawan Muslim Terima Daging Kurban dari PWI Sulut, Kamrin Sebut AA-RS Rawat Persaudaraan

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 217
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com — Momentum Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara untuk memperkuat nilai solidaritas dan toleransi antarumat beragama. Bertempat di Kantor PWI Sulut, Kamis (27/5/2026), pengurus PWI Sulut bersama Pokja PWI Manado menyerahkan bantuan daging kurban kepada wartawan Muslim di Kota Manado. Kegiatan tersebut menjadi penyaluran perdana pada masa […]

expand_less