Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Diduga Jadi Predator Anak, Oknum ASN Pemkab Minahasa Jalani Sidang, Yosadi Beri Bantuan Hukum Pro Bono

Diduga Jadi Predator Anak, Oknum ASN Pemkab Minahasa Jalani Sidang, Yosadi Beri Bantuan Hukum Pro Bono

  • account_circle (**/ARP)
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
  • visibility 530
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MINAHASA, PRONEWS5.COM— Advokat senior Sofyan Jimmy Yosadi, SH kembali menegaskan komitmennya memberikan bantuan hukum pro bono secara gratis kepada korban anak dengan mengawali proses perdebatan dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah umur yang menyeret seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Minahasa. Perkara tersebut kini sedang disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Tondano.

Kasus yang menjadi perhatian publik itu melibatkan seorang oknum ASN yang bertugas di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Minahasa.

Terdakwa juga diketahui merupakan pembina kegiatan ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) dan Pramuka di lingkungan sekolah.

Ia didakwa melakukan perbuatan cabul terhadap seorang murid laki-laki berusia 12 tahun yang merupakan peserta kegiatan pramuka.

Melihat posisi korban yang masih anak-anak dan membutuhkan perlindungan hukum, Sofyan Jimmy Yosadi menyatakan dirinya mendampingi korban tanpa memungut biaya sebagai bentuk komitmen yang telah dijalankannya selama sekitar dua dekade sebagai advokat.

“Saya tetap konsisten membela korban anak dan perempuan dengan memberikan bantuan hukum pro bono tanpa biaya.

Komitmen ini sudah saya jalankan selama kurang lebih 20 tahun untuk membantu para korban yang mencari keadilan tetapi tidak mampu membayar jasa pengacara,” ujar Sofyan.

Menurutnya, pendampingan tersebut merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat, terutama bagi korban dari kelompok kurang mampu yang membutuhkan akses terhadap keadilan.

Ia menegaskan aktivitas pendampingan hukum gratis yang dilakukannya tidak dilandasi oleh kepentingan politik maupun pencitraan.

“Saya bukan politisi dan tidak memiliki ambisi untuk mencalonkan diri di mana pun.

Apa yang saya lakukan murni sebagai bentuk komitmen membela korban yang membutuhkan perlindungan hukum,” katanya.

Selain mendampingi perkara yang kini bergulir di PN Tondano, Sofyan mengaku masih menangani sejumlah perkara pro bono lainnya yang berkaitan dengan perlindungan anak, perempuan, masyarakat kurang mampu, tokoh lintas agama, wartawan, hingga seniman di berbagai daerah di Sulawesi Utara.

Persidangan yang berlangsung pada Rabu (8/7/2026) memasuki agenda pemeriksaan Saksi korban dan sejumlah Saksi dari lingkungan sekolah korban.

Tahapan tersebut dinilai menjadi salah satu proses yang paling berat secara psikologis karena korban harus memberikan keterangan langsung di hadapan majelis hakim.

Sofyan mengungkapkan, dalam konferensi korban menyampaikan bahwa dugaan perbuatan asusila tersebut terjadi lebih dari satu kali. Sementara penipuan, menurutnya, hanya mengakui satu kali perbuatan sebagaimana disampaikan dalam konferensi.

“Korban menerangkan perbuatan itu dilakukan berkali-kali, sedangkan pelaku hanya mengakui satu kali perbuatan asusila,” ungkapnya.

Untuk menjaga kondisi psikologis korban, proses konferensi juga mendapat pendampingan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Minahasa.

Hadir mendampingi korban antara lain Kepala Bidang DP3A Minahasa Inneke Rumagit beserta tim pendamping, selain kuasa hukum korban.

Dua orang guru serta teman sekolah korban juga hadir sebagai saksi sesuai agenda konferensi yang ditetapkan majelis hakim.

Sementara itu, terdakwa saat ini menjalani pengasingan di Rutan Papakelan sambil menunggu proses persidangan hingga putusan pengadilan.

Sofyan berharap seluruh proses hukum berjalan secara profesional, objektif, dan mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak.

Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan orang tua terhadap potensi kekerasan seksual yang dapat dilakukan oleh siapa saja, termasuk orang yang memiliki hubungan kuasa dengan anak.

“Orang tua harus lebih waspada. Predator anak bisa berasal dari berbagai latar belakang, termasuk orang yang seharusnya melindungi anak. Korbannya bukan hanya anak perempuan, tetapi juga anak laki-laki,” tutupnya.

  • Penulis: (**/ARP)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejar Target, Ribuan Koperasi Merah Putih Disiapkan untuk Sejahterakan Petani

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Jakarta – Pakar Kebijakan Publik, Trubus Rahadiansyah, mendukung langkah pemerintah menata ulang kebijakan Dana Desa melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 7 Tahun 2026 tentang Dana Desa. Kebijakan ini merupakan bentuk penataan ulang agar pemanfaatannya lebih terarah dan berdampak jangka panjang. Ia menilai, selama ini sebagian Dana Desa habis untuk belanja rutin yang kurang memberikan […]

  • Hadiri Forum Bisnis Indonesia-Jepang, Presiden Prabowo Dorong Kemitraan Indonesia-Jepang Naik Kelas dan Lebih Cepat

    Hadiri Forum Bisnis Indonesia-Jepang, Presiden Prabowo Dorong Kemitraan Indonesia-Jepang Naik Kelas dan Lebih Cepat

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle IND
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Jepang – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Forum Bisnis Indonesia-Jepang yang digelar di Imperial Hotel Tokyo pada Senin, 30 Maret 2026. Kehadiran Kepala Negara ini menjadi momentum untuk memperkuat kemitraan strategis antara Indonesia dan Jepang di bidang ekonomi, investasi, serta pembangunan industri masa depan. Presiden Prabowo menegaskan bahwa Jepang merupakan mitra yang sangat penting […]

  • “Hadiah Tahun Baru” yang Menyakitkan: Pajak Kendaraan di Sulut Naik, Warganet Meledak

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 825
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com — Alih-alih membawa harapan baru, awal Tahun 2026 justru menghadirkan “hadiah Tahun Baru” yang pahit bagi ribuan pemilik kendaraan bermotor di Sulawesi Utara. Kenaikan signifikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) pada Januari 2026 memicu gelombang protes, kemarahan, dan kritik tajam dari masyarakat, terutama di media sosial. Kenaikan PKB tersebut diketahui warga saat melakukan pengecekan […]

  • Prabowo Larang Pemerintah Foya-foya: Daripada Rayakan Ultah, Lebih Baik Naikkan Gaji Guru

    Prabowo Larang Pemerintah Foya-foya: Daripada Rayakan Ultah, Lebih Baik Naikkan Gaji Guru

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle (**/VAN)
    • visibility 151
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM — Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan pentingnya efisiensi dalam pengelolaan anggaran negara. Pemerintah di semua tingkatan diminta memangkas pengeluaran yang tidak efisien, termasuk belanja seremonial seperti perayaan ulang tahun kementerian dan lembaga, dan mengarahkan anggaran kepada kebutuhan yang lebih langsung dirasakan masyarakat, seperti pendidikan, kesejahteraan guru, sekolah, dan layanan kesehatan. Arahan tersebut disampaikan […]

  • Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik Perkuat Sinergi dengan Kunjungi Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI

    Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik Perkuat Sinergi dengan Kunjungi Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 230
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM – Kapolres Kotamobagu, AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., M.A.P., melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kotamobagu, Selasa (28/7/2026), sebagai upaya memperkuat sinergitas dan koordinasi antarinstansi dalam mendukung pelayanan publik serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kota Kotamobagu. Kedatangan Kapolres disambut langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI […]

  • SPBU Matali Diduga Jadi Sarang Mafia Solar, Masyarakat Minta Polres Kotamobagu Bertindak Tegas

    SPBU Matali Diduga Jadi Sarang Mafia Solar, Masyarakat Minta Polres Kotamobagu Bertindak Tegas

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 307
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONews5.com — Dugaan praktik mafia bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar di wilayah Kota Kotamobagu kembali menuai keresahan warga. Aktivitas pengisian solar bersubsidi oleh kendaraan diduga telah dimodifikasi disebut berlangsung bebas di sejumlah SPBU, termasuk di kawasan Matali, Kecamatan Kotamobagu Timur. Pantauan warga dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan antrean truk diduga milik pelangsir […]

expand_less