Dipanggil Mendadak Hashim Djojohadikusumo, Santrawan Paparang Siap Emban Tugas Besar?
- account_circle Red Pronews
- calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
- visibility 287
- comment 0 komentar
- print Cetak

Dr. Santrawan T. Paparang (kiri) berbincang dengan pengusaha nasional sekaligus Owner Arsari Group, Hashim Djojohadikusumo (kanan), saat memenuhi undangan pertemuan di kediaman Hashim. Pertemuan tersebut memunculkan berbagai spekulasi terkait penugasan strategis di tingkat nasional. (**/ARP)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MANADO, PRONEWS5.COM – Pertemuan mendadak antara pakar hukum pidana Dr. Santrawan T. Paparang, SH., MH., M.Kn. dengan pengusaha nasional sekaligus pemilik Arsari Group, Hashim Djojohadikusumo, memunculkan berbagai spekulasi.
Foto yang diterima media pada Jumat (26/6) memperlihatkan keduanya berbincang akrab di ruang tamu kediaman Hashim.
Menariknya, mereka sama-sama mengenakan kemeja putih yang dipadukan dengan celana panjang berwarna cokelat muda, gaya busana yang identik dengan Presiden RI Prabowo Subianto.
Hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai agenda pertemuan tersebut.
Namun, di kalangan internal beredar kabar bahwa Santrawan Paparang disebut-sebut masuk dalam nominasi calon Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia (Wakajagung).
Salah seorang yang mengaku dekat dengan Santrawan, Andi, mengungkapkan bahwa pertemuan itu diduga berkaitan dengan keahlian dan rekam jejak Santrawan di bidang hukum.
“Kemungkinan ada tugas penting yang akan dipercayakan kepada Pak STP sesuai disiplin ilmu dan profesi beliau,” ujarnya.
Saat dikonfirmasi, Santrawan membenarkan bahwa dirinya menerima telepon langsung dari Hashim Djojohadikusumo pada Kamis malam sebelum akhirnya diminta datang ke kediamannya.
“Saya memang tadi malam dihubungi beliau untuk datang ke rumah.
Soal pembicaraannya, biarlah nanti pada waktunya akan diketahui. Kita berdoa saja, karena waktu Tuhan pasti yang terbaik,” kata Santrawan singkat.
Pertemuan tersebut semakin menyita perhatian publik karena berlangsung di tengah santernya isu perombakan sejumlah posisi strategis di lingkungan pemerintahan. Meski demikian, hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi yang mengonfirmasi adanya penunjukan atau pembahasan terkait jabatan tertentu.
[**/ARP]
- Penulis: Red Pronews



Saat ini belum ada komentar