Qatar Ukir Sejarah, Tahan Imbang Swiss 1-1 dan Raih Poin Perdana di Piala Dunia
- account_circle Red Pronews
- calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
- visibility 228
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gelandang tim nasional Swiss Dan Ndoye (atas) berebut bola dengan pemain Qatar Assim Madibo dalam laga penyisihan Grup B Piala Dunia 2026 di Stadion Levi's, California, AS, Sabtu (13/6/2026). Pertandingan perdana kedua tim tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1. (Foto: Dok)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SANTA CLARA, PRONews5.com – Timnas Qatar mencatat sejarah baru di ajang Piala Dunia 2026 setelah berhasil menahan imbang Swiss dengan skor 1-1 pada laga pembuka Grup B yang berlangsung di Levi’s Stadium, Santa Clara, California, Minggu (14/6/2026) dini hari WIB.
Hasil tersebut menjadi sangat bersejarah bagi Qatar karena menghadirkan poin pertama mereka sepanjang keikutsertaan di putaran final Piala Dunia.
Swiss sempat berada di atas angin setelah unggul lebih dahulu melalui eksekusi penalti Breel Embolo pada menit ke-17. Namun kemenangan yang sudah di depan mata buyar setelah Boualem Khoukhi mencetak gol penyeimbang pada menit keempat masa injury time babak kedua.
Sejak awal pertandingan, Qatar sebenarnya tampil berani. Saat laga baru berjalan dua menit, Edmilson Junior hampir membawa negaranya unggul setelah memanfaatkan kesalahan bek Swiss Manuel Akanji. Namun peluang emas tersebut berhasil digagalkan kiper Gregor Kobel.
Setelah terlepas dari ancaman awal, Swiss mulai mengambil kendali permainan. Dan Ndoye beberapa kali mengancam gawang Qatar, sementara tekanan terus dibangun melalui lini tengah yang dikomandoi Granit Xhaka.
Gol pembuka Swiss lahir pada menit ke-17 setelah Remo Freuler dijatuhkan di kotak penalti. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih dan Breel Embolo sukses menuntaskan tugasnya untuk membawa Swiss unggul 1-0.
Sepanjang babak pertama hingga sebagian besar babak kedua, Swiss tampil dominan. Sejumlah peluang diperoleh melalui Denis Zakaria, Ruben Vargas, Michel Aebischer, hingga Ndoye. Namun penampilan gemilang penjaga gawang Qatar membuat keunggulan Swiss tidak bertambah.
Qatar yang lebih banyak bertahan tetap berusaha mencari celah melalui serangan balik. Meski peluang mereka relatif minim, semangat juang skuad asuhan Julen Lopetegui tidak pernah surut.
Ketidakmampuan Swiss memanfaatkan sejumlah peluang akhirnya harus dibayar mahal. Saat pertandingan memasuki masa injury time, Qatar mendapatkan kesempatan melalui sebuah serangan dari sisi kiri. Umpan silang yang mengarah ke kotak penalti berhasil disambut Boualem Khoukhi dengan sundulan terukur yang tidak mampu dihentikan Kobel.
Gol pada menit 90+4 itu langsung memicu kegembiraan besar di kubu Qatar sekaligus memastikan laga berakhir imbang 1-1.
Hasil ini membuat persaingan Grup B semakin ketat. Pada pertandingan lainnya, Kanada dan Bosnia-Herzegovina juga bermain imbang 1-1 sehingga seluruh tim di Grup B sama-sama mengoleksi satu poin usai laga perdana.
Bagi Qatar, satu angka dari laga melawan Swiss bukan sekadar tambahan poin, melainkan catatan sejarah baru yang mempertegas perkembangan mereka di panggung sepak bola dunia.
[**/FRANK]
- Penulis: Red Pronews



Saat ini belum ada komentar