Tiga Kartu Merah dan Air Mata Jimenez Warnai Kemenangan Meksiko di Laga Pembuka Piala Dunia 2026
- account_circle Red Pronews
- calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
- visibility 271
- comment 0 komentar
- print Cetak

Raul Jimenez merayakan gol saat membawa Meksiko mengalahkan Afrika Selatan 2-0 pada laga pembuka Piala Dunia 2026 di Estadio Azteca, Jumat (12/6/2026). (Foto: Tangkapan Layar)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MEXICO CITY, PRONews5.com – Piala Dunia 2026 dibuka dengan pertandingan sarat emosi dan drama di Estadio Azteca, Mexico City, Jumat (12/6/2026) dini hari WIB. Tuan rumah Meksiko sukses mengawali turnamen dengan kemenangan 2-0 atas Afrika Selatan pada laga perdana Grup A, dalam pertandingan yang diwarnai tiga kartu merah dan momen haru Raul Jimenez.
Kemenangan tersebut mengantarkan El Tri meraih tiga poin perdana sekaligus memuncaki klasemen sementara Grup A. Sebaliknya, Afrika Selatan harus menelan kekalahan setelah gagal mengimbangi dominasi tuan rumah sepanjang pertandingan.
Sejak menit awal, Meksiko tampil agresif di depan puluhan ribu pendukungnya yang memadati Estadio Azteca. Tekanan tinggi yang diterapkan pasukan Javier Aguirre membuat Afrika Selatan kesulitan mengembangkan permainan.
Atmosfer stadion langsung bergemuruh saat pertandingan baru berjalan sembilan menit. Julian Quinones mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai pencetak gol pertama Piala Dunia 2026 setelah berhasil memaksimalkan peluang di depan gawang Afrika Selatan.
Gol cepat tersebut membuat Meksiko semakin percaya diri mengendalikan jalannya pertandingan. Penguasaan bola lebih banyak berada di kaki para pemain El Tri, sementara Afrika Selatan dipaksa bertahan dan mengandalkan serangan balik yang kerap kandas sebelum memasuki area berbahaya.
Sepanjang babak pertama, Bafana Bafana nyaris tak mampu keluar dari tekanan. Meksiko bahkan hampir menggandakan keunggulan menjelang turun minum saat Quinones kembali memperoleh peluang emas pada menit ke-42. Namun sepakannya hanya membentur tiang gawang.
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan meningkat tajam. Petaka pertama menimpa Afrika Selatan pada menit ke-50 ketika Yaya Sithole diganjar kartu merah langsung akibat pelanggaran keras. Keputusan wasit itu sekaligus menjadikan Sithole sebagai pemain pertama yang diusir keluar lapangan pada ajang Piala Dunia 2026.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan maksimal oleh Meksiko. Tekanan bertubi-tubi akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-67. Roberto Alvarado melepaskan umpan akurat yang disambut sundulan Raul Jimenez untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Gol tersebut menjadi salah satu momen paling emosional dalam laga pembuka. Jimenez tampak menitikkan air mata saat merayakan gol di hadapan publik Azteca. Bagi striker veteran itu, gol tersebut menjadi simbol kebangkitan sekaligus hadiah bagi para pendukung yang memadati stadion kebanggaan Meksiko.
Situasi Afrika Selatan semakin sulit setelah Themba Zwane juga menerima kartu merah pada menit ke-84. Bermain dengan sembilan pemain membuat peluang mereka untuk mengejar ketertinggalan praktis tertutup.
Drama belum berakhir hingga penghujung pertandingan. Pada masa injury time, bek Meksiko Cesar Montes turut menerima kartu merah sehingga tuan rumah harus menuntaskan laga dengan 10 pemain. Namun kondisi tersebut tidak mengubah hasil akhir.
Data statistik menunjukkan dominasi penuh Meksiko sepanjang 90 menit pertandingan. El Tri menguasai bola sekitar 62 persen dan melepaskan 16 tembakan ke arah pertahanan lawan. Sebaliknya, Afrika Selatan hanya mampu menciptakan tiga percobaan tembakan dan lebih banyak bertahan menghadapi tekanan tuan rumah.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Meksiko dalam perburuan tiket ke babak gugur. Dukungan publik, performa meyakinkan, serta tiga poin perdana memberi sinyal bahwa El Tri siap menjadi salah satu kekuatan yang patut diperhitungkan pada Piala Dunia 2026.
Sementara bagi Afrika Selatan, kekalahan di laga pembuka menjadi peringatan keras untuk segera melakukan evaluasi. Disiplin permainan dan efektivitas serangan menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi apabila ingin menjaga peluang lolos dari fase grup.
Malam pembukaan Piala Dunia 2026 pun berakhir dengan cerita lengkap: kemenangan tuan rumah, sejarah gol pertama turnamen, air mata Raul Jimenez, dan tiga kartu merah yang membuat laga perdana langsung menyajikan drama kelas dunia.
[**/CS]
- Penulis: Red Pronews



Saat ini belum ada komentar